Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Aturan Harus Ditegakan Demi Bali, Tegas Suyasa Ketua Komisi III DPRD Bali

Aturan Harus Ditegakan Demi Bali, Tegas Suyasa Ketua Komisi III DPRD Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR , Matakompas.com – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suyasa, ST, menegaskan pentingnya penegakan aturan dan pengawasan ketat terhadap setiap aktivitas pembangunan di Bali, terutama yang berpotensi merusak lingkungan. Legislator asal Dapil Karangasem dari Partai Gerindra ini menyampaikan pandangannya saat ditemui di Gedung DPRD Bali, Denpasar, pada Selasa (11/11/2025).

Menurut Suyasa, keberadaan Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) yang tengah bekerja progresif harus dijadikan momentum untuk menegakkan kembali ketertiban pembangunan di Pulau Dewata. Ia menilai, selama ini banyak aktivitas pembangunan yang berjalan bebas tanpa kendali dan tanpa mengindahkan aturan tata ruang maupun perizinan yang berlaku.

“Semua ketentuan harus berlaku dan dipatuhi, siapapun itu. Kalau sudah melanggar, ya harus ditindak. Ini momentum penting untuk menjaga Bali agar kedepan tidak ada lagi kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Perizinan Harus Transparan dan Berbasis Persetujuan Daerah

Suyasa menyoroti maraknya pembangunan yang mengandalkan sistem Online Single Submission (OSS) dari pusat tanpa koordinasi yang matang dengan pemerintah daerah. Padahal, kata dia, dasar perizinan dari pusat pun tetap bersumber dari rekomendasi pemerintah daerah.

“Kalau daerah tidak menyetujui, seharusnya tidak mungkin izin itu keluar. OSS tidak bisa main comot begitu saja tanpa tahu kondisi di lapangan dan persetujuan masyarakat sekitar,” ujarnya menegaskan.

Ia meminta pemerintah daerah agar lebih berani menolak rekomendasi bagi proyek-proyek yang tidak sesuai dengan tata ruang dan peruntukan wilayah. “Kalau sudah di luar zonasi, di luar peruntukan, jangan diberi rekomendasi. Sehingga pusat pun tidak akan menjalankan itu,” tambahnya.

Soroti Pelanggaran Hukum di Kawasan Lindung dan Hutan

Selain pembangunan fisik, Suyasa juga menyoroti maraknya pelanggaran hukum di kawasan hutan dan daerah lindung yang berakibat pada rusaknya ekosistem. Ia menegaskan, aktivitas penebangan liar maupun penanaman tanaman yang tidak sesuai dengan karakter tanah harus segera dihentikan.

“Penebangan hutan yang tidak terkendali itu penyebab utama banjir, abrasi, dan erosi. Kalau mau menanam, tanamlah pohon yang bisa menjaga struktur tanah seperti beringin. Jangan pohon yang mempercepat longsor,” tegasnya.

Ia juga menolak keras penanaman komoditas seperti kelapa sawit atau tanaman lain yang tidak mendukung konservasi tanah. “Cengkeh pun tidak boleh di area tertentu kalau tidak bisa memperkuat struktur tanah,” tambahnya.

Masyarakat Didorong Aktif Awasi Lingkungan

Dalam kesempatan itu, Nyoman Suyasa mengajak seluruh masyarakat Bali untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pengawasan lingkungan dan pembangunan di wilayahnya masing-masing. Ia menilai, pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga Bali tetap lestari.

“Masyarakat berhak mengawasi. Kalau melihat hal-hal yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan. Tapi harus disertai bukti yang jelas, jangan asal unggah di media sosial tanpa dasar,” pesannya.

Politisi Gerindra ini menutup dengan penegasan, bahwa aturan harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Ia mengingatkan semua pihak baik pengembang, pejabat, maupun masyarakat bahwa masa depan Bali bergantung pada kepatuhan terhadap aturan dan kelestarian alam.

“Aturan harus ditegakkan demi Bali, demi anak cucu kita ke depan. Kalau kita biarkan pelanggaran terus terjadi, nanti bukan hanya lingkungan yang rusak, tapi juga warisan budaya dan keseimbangan alam kita ikut hilang,” pungkas Suyasa. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Pansus TRAP DPRD Bali Temukan 5 Pelanggaran Berat, Gubernur Koster Beri Waktu 6 Bulan Pembongkaran Lift Kaca di Pantai Kelingking

    Kajian Pansus TRAP DPRD Bali Temukan 5 Pelanggaran Berat, Gubernur Koster Beri Waktu 6 Bulan Pembongkaran Lift Kaca di Pantai Kelingking

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Klungkung, I Made Satria menyikapi rekomendasi DPRD Provinsi Bali Nomor B.08.500.5.7.15/31529/PSD/DPRD menyatakan pembangunan Lift Kaca (Glass Viewing Platform) dengan penyelenggara PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group berlokasi di Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Wilayah dan Jenis Bangunan dalam Lift Kaca […]

  • Pengempon Pura dan Merajan Ageng Sampaikan Aspirasi, Harapkan Bantuan Perbaikan dari Pemkab Badung

    Pengempon Pura dan Merajan Ageng Sampaikan Aspirasi, Harapkan Bantuan Perbaikan dari Pemkab Badung

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Sejumlah perwakilan Pengempon Pura dan Merajan Ageng di wilayah Kabupaten Badung menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Daerah terkait kondisi bangunan suci yang membutuhkan perhatian dan perbaikan secara serius. Aspirasi tersebut disampaikan dalam sebuah audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Kwanji, Kabupaten Badung, Kamis, 12 Maret 2026. Audiensi tersebut menjadi wadah bagi para pengempon […]

  • BRI Cabang Atambua Apresiasi Imigrasi Berbhakti, Sinergi Kemanusiaan di Momentum HBI ke-76

    BRI Cabang Atambua Apresiasi Imigrasi Berbhakti, Sinergi Kemanusiaan di Momentum HBI ke-76

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 1
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Momentum Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 dimanfaatkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua untuk menegaskan peran sosialnya melalui kegiatan Imigrasi Berbhakti. Syukuran sederhana digelar sebagai wujud rasa syukur dan refleksi pelayanan. Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Jusup Pehulisa Ginting, mengatakan bahwa nilai kemanusiaan menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi layanan keimigrasian. “Kami ingin berbagi […]

  • Suara dari Reses: Yos Dogon Desak Pemkot Kupang Perbaiki Jalan HTI Maulafa yang Rusak Parah

    Suara dari Reses: Yos Dogon Desak Pemkot Kupang Perbaiki Jalan HTI Maulafa yang Rusak Parah

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 1
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar, Jemari Yoseph Dogon atau yang akrab disapa Yos Dogon, mendesak Pemerintah Kota Kupang agar segera memperbaiki Jalan HTI Maulafa yang kini rusak parah dan sering digenangi air setiap musim hujan. Jalan tersebut menjadi akses utama penghubung wilayah Maulafa ke kawasan BTN melalui Jalan S.D. Laning, serta […]

  • Langgaran Aturan, Tagel Winarta Tegaskan Bangunan di Kelingking Beach Harus Dibongkar

    Langgaran Aturan, Tagel Winarta Tegaskan Bangunan di Kelingking Beach Harus Dibongkar

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, I Wayan Tagel Winarta dari Komisi I Dapil Gianyar menegaskan sikap tegas lembaganya terhadap pembangunan di kawasan Kelingking Beach, Nusa Penida, Klungkung, yang dinilai telah melanggar sejumlah aturan tata ruang dan estetika lingkungan. Menurutnya, DPRD Bali melalui Komisi I telah merekomendasikan penutupan sementara terhadap […]

  • Agung Wirapramana Sebut LNG di Bali Sebagai “solusi palsu”, Terlebih Dengan Anggapan Pulau Dewata Mengalami Surplus Listrik.

    Agung Wirapramana Sebut LNG di Bali Sebagai “solusi palsu”, Terlebih Dengan Anggapan Pulau Dewata Mengalami Surplus Listrik.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Isu transisi energi di Bali mencuat dalam forum internasional MIT ASEAN: Powering Southeast Asia Through 2050 di Bangkok. Ditengah diskusi agenda besar dekarbonisasi kawasan Asia Tenggara, aksi protes nelayan Serangan justru menjadi sorotan tajam pengamat kebijakan energi, Agung Wirapramana. Aksi turun ke laut yang dilakukan nelayan Serangan pada 15 Januari 2026 dinilai […]

expand_less