Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Kendali Tata Ruang Pulau Dewata

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Isu krusial mengenai masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mengemuka. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali akan mengangkat tema strategis bertajuk “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?” dalam acara Diskusi Publik Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, di gelar Sabtu, 11 April 2026.

Diskusi ini berlangsung di Gedung Merdeka Warmadewa College mulai pukul 13.00 WITA ini menghadirkan Anggota DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta SH, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha, SH, MH, Akademisi dan Dosen Fakultas Hukum Warmadewa Dr I Wayan Rideng, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Provinsi Bali Dr. I Made Herman Susanto sebagai narasumber utama dan Dr Rhesa Anggara sebagai moderator.

Dalam paparannya, I Made Supartha S.H., M.H, menegaskan bahwa persoalan tata ruang Bali tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan administratif semata. Ia menilai, dinamika pembangunan yang semakin masif telah memunculkan ketegangan antara kepentingan investasi dan kewajiban menjaga kelestarian lingkungan serta budaya Bali.

Menurutnya, perubahan fungsi ruang—baik di kawasan hulu seperti gunung dan hutan, hingga wilayah pesisir dan mangrove—harus dikendalikan melalui mekanisme hukum yang ketat dan terukur. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pembangunan tetap berada dalam batas daya dukung dan daya tampung lingkungan.

“Pertanyaan mendasar yang harus dijawab bersama adalah, siapa sebenarnya pengendali tata ruang Bali: pemerintah atau investor?” tegasnya.

Pansus TRAP memandang bahwa dalam sistem hukum tata ruang, negara seharusnya menjadi pengendali utama. Namun dalam praktiknya, perizinan kerap hanya diperlakukan sebagai formalitas administratif, bukan sebagai instrumen seleksi yang mampu menyaring kegiatan yang berpotensi merusak ruang hidup Bali.

Padahal, perizinan sejatinya memiliki fungsi strategis sebagai spatial gatekeeper atau penjaga gerbang ruang. Melalui instrumen ini, pemerintah seharusnya mampu memastikan bahwa setiap pemanfaatan ruang selaras dengan rencana tata ruang wilayah serta karakteristik ekologis dan kultural Bali.

Lebih jauh, Pansus TRAP menekankan bahwa konsep daya dukung dan daya tampung lingkungan harus ditempatkan sebagai parameter hukum yang mengikat. Bukan sekadar konsep teoritis, melainkan dasar utama dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan.

Dalam forum diskusi publik ini, Pansus TRAP juga akan mendorong pentingnya pendekatan terpadu dalam pengelolaan Bali sebagai satu kesatuan wilayah. Konsep one island, one management dinilai menjadi kunci dalam menjaga konsistensi tata ruang di tengah tekanan investasi yang terus meningkat.

Selain itu, gagasan pembentukan Satuan Tugas Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Satgas TRAP) Bali turut mengemuka sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengendalian lintas sektor. Satgas ini diharapkan menjadi wadah kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan.

Diskusi ini juga akan menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bali dalam kebijakan tata ruang, termasuk konsep Tri Mandala dan Tri Wana, sebagai landasan menjaga harmoni antara ruang sakral dan ruang pemanfaatan.

Melalui forum ini, Pansus TRAP berharap muncul kesadaran kolektif bahwa pembangunan Bali tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjamin keberlanjutan alam, manusia, dan kebudayaan.

Di tengah derasnya arus investasi, Bali dihadapkan pada pilihan penting: mempertahankan jati dirinya atau tergerus oleh kepentingan jangka pendek. Dan dari forum Diskusi Publik IWO Bali inilah, arah itu kembali dipertanyakan—siapa yang benar-benar memegang kendali atas ruang Pulau Dewata. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penandatanganan Komitmen Bersama, Kanwil Imigrasi Bali Tegaskan Layanan Bebas Pungli

    Penandatanganan Komitmen Bersama, Kanwil Imigrasi Bali Tegaskan Layanan Bebas Pungli

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas, Pakta Integritas, serta Perjanjian Kinerja Tahun 2026, Rabu, 11 Pebruari 2026.  Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Bali dan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali. Acara tersebut memiliki makna strategis dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas […]

  • Nuansa Budaya Bali Warnai Kick Off Soekarno Cup 2, Jabar dan DKI Siap Adu Kekuatan

    Nuansa Budaya Bali Warnai Kick Off Soekarno Cup 2, Jabar dan DKI Siap Adu Kekuatan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pembukaan Liga Kampung Soekarno Cup 2 dipastikan berlangsung megah di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat, 5 Desember 2025. Upacara pembukaan tahun ini mengangkat kekuatan budaya Bali dengan menampilkan ratusan seniman, budayawan, serta teatrikal kolosal khas Bali Dwipa. Delapan tim terbaik nasional resmi memastikan diri tampil pada gelaran tahun ini. Mereka merupakan juara […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Pemulangan 225 PMI yang di Deportasi dari Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Pemulangan 225 PMI yang di Deportasi dari Malaysia

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM — Sebanyak 225 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Sandakan dan Tawau, Malaysia, tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pemulangan ini dikawal oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad untuk memastikan proses berjalan lancar dan aman. Proses deportasi dilakukan menggunakan dua kapal motor (KM), yakni KM Francis […]

  • Relaksasi Terbatas di Suwung, Koster Tekankan Tantangan Utama Ada di Implementasi

    Relaksasi Terbatas di Suwung, Koster Tekankan Tantangan Utama Ada di Implementasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Pembukaan kembali akses terbatas sampah organik ke TPA Suwung selama dua hari dalam seminggu menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga keberlangsungan sistem di tengah kesiapan daerah yang belum merata. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi bersama antara pemerintah provinsi, Forkopimda, dan pemerintah kabupaten/kota. Evaluasi tersebut menyoroti meningkatnya tekanan di lapangan, termasuk […]

  • Napak Tilas Alumni Akabri 1974- AD Wira Sakti

    Napak Tilas Alumni Akabri 1974- AD Wira Sakti

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw, menyambut kedatangan Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo beserta rombongan dalam kegiatan Napak Tilas Alumni Akabri Angkatan 1974-AD Wira sakti (WS). Acara penyambutan berlangsung di Graha Utama Akademi Militer, turut dihadiri para pejabat utama Distribusi Akademi Militer. Kamis,(17/4/2025). Dalam sambutannya, Gubernur Akademi Militer menyampaikan rasa […]

  • 200 Juta dari APBD untuk Penyambutan, Pesta Rakyat Ditanggung Melki-Johni

    200 Juta dari APBD untuk Penyambutan, Pesta Rakyat Ditanggung Melki-Johni

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 947
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jelaskan secara resmi terkait penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma serta pesta rakyat. Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025 pagi, Sekda NTT, Kosmas D. Lana menegaskan bahwa rangkaian penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur dibiayai oleh Anggaran Pendapatan […]

expand_less