Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Kendali Tata Ruang Pulau Dewata

Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Kendali Tata Ruang Pulau Dewata

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Isu krusial mengenai masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mengemuka. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali akan mengangkat tema strategis bertajuk “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?” dalam acara Diskusi Publik Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, di gelar Sabtu, 11 April 2026.

Diskusi ini berlangsung di Gedung Merdeka Warmadewa College mulai pukul 13.00 WITA ini menghadirkan Anggota DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta SH, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha, SH, MH, Akademisi dan Dosen Fakultas Hukum Warmadewa Dr I Wayan Rideng, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Provinsi Bali Dr. I Made Herman Susanto sebagai narasumber utama dan Dr Rhesa Anggara sebagai moderator.

Dalam paparannya, I Made Supartha S.H., M.H, menegaskan bahwa persoalan tata ruang Bali tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan administratif semata. Ia menilai, dinamika pembangunan yang semakin masif telah memunculkan ketegangan antara kepentingan investasi dan kewajiban menjaga kelestarian lingkungan serta budaya Bali.

Menurutnya, perubahan fungsi ruang—baik di kawasan hulu seperti gunung dan hutan, hingga wilayah pesisir dan mangrove—harus dikendalikan melalui mekanisme hukum yang ketat dan terukur. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pembangunan tetap berada dalam batas daya dukung dan daya tampung lingkungan.

“Pertanyaan mendasar yang harus dijawab bersama adalah, siapa sebenarnya pengendali tata ruang Bali: pemerintah atau investor?” tegasnya.

Pansus TRAP memandang bahwa dalam sistem hukum tata ruang, negara seharusnya menjadi pengendali utama. Namun dalam praktiknya, perizinan kerap hanya diperlakukan sebagai formalitas administratif, bukan sebagai instrumen seleksi yang mampu menyaring kegiatan yang berpotensi merusak ruang hidup Bali.

Padahal, perizinan sejatinya memiliki fungsi strategis sebagai spatial gatekeeper atau penjaga gerbang ruang. Melalui instrumen ini, pemerintah seharusnya mampu memastikan bahwa setiap pemanfaatan ruang selaras dengan rencana tata ruang wilayah serta karakteristik ekologis dan kultural Bali.

Lebih jauh, Pansus TRAP menekankan bahwa konsep daya dukung dan daya tampung lingkungan harus ditempatkan sebagai parameter hukum yang mengikat. Bukan sekadar konsep teoritis, melainkan dasar utama dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan.

Dalam forum diskusi publik ini, Pansus TRAP juga akan mendorong pentingnya pendekatan terpadu dalam pengelolaan Bali sebagai satu kesatuan wilayah. Konsep one island, one management dinilai menjadi kunci dalam menjaga konsistensi tata ruang di tengah tekanan investasi yang terus meningkat.

Selain itu, gagasan pembentukan Satuan Tugas Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Satgas TRAP) Bali turut mengemuka sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengendalian lintas sektor. Satgas ini diharapkan menjadi wadah kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan.

Diskusi ini juga akan menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bali dalam kebijakan tata ruang, termasuk konsep Tri Mandala dan Tri Wana, sebagai landasan menjaga harmoni antara ruang sakral dan ruang pemanfaatan.

Melalui forum ini, Pansus TRAP berharap muncul kesadaran kolektif bahwa pembangunan Bali tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjamin keberlanjutan alam, manusia, dan kebudayaan.

Di tengah derasnya arus investasi, Bali dihadapkan pada pilihan penting: mempertahankan jati dirinya atau tergerus oleh kepentingan jangka pendek. Dan dari forum Diskusi Publik IWO Bali inilah, arah itu kembali dipertanyakan—siapa yang benar-benar memegang kendali atas ruang Pulau Dewata. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Deportasi 121 PMI dari DTI Tawau, Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Deportasi 121 PMI dari DTI Tawau, Malaysia

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Sebanyak 121 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari DTI Tawau, Malaysia, tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan. Pemulangan ini dikawal oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad untuk memastikan proses berjalan lancar dan aman. Proses deportasi dilakukan menggunakan kapal motor (KM), yakni KM Francis Express. Dari total PMI […]

  • GEBYAR PKRS (Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas) dan Bazar P5 Untuk Siswa SMPN 2 Indramayu.

    GEBYAR PKRS (Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas) dan Bazar P5 Untuk Siswa SMPN 2 Indramayu.

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 869
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas Untuk Siswa sangat penting diberikan kepada para siswa/i di Indonesia hal ini bertujuaan agar para siswa memahami bahaya dari pada seks bebas yang sudah dirasakan sangat memprihatikan dan mempengaruhi perkembamgan para remaja akhir ini. Selain itu pula diharapkan dengan adanya PKRS ini para siswa mempunyai pengetahui tentang seks […]

  • Pemkab Magelang Gelar Grebeg Kupat

    Pemkab Magelang Gelar Grebeg Kupat

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan Grebeg Kupat bagi masyarakat dengan sangat meriah di Lapangan drh. Soepardi, Kota Mungkid, Minggu (06/04/2025). Hadir dalam acara ini Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Wakil Bupati Magelang H. Sahid. Hadir pula Kapolresta Magelang Kombes Herbin Sianipar, S.I.K., S.H., Dandim 0705/ Pol Pada […]

  • Komjak : Tak Ada Indikasi Korupsi Jampidsus Febrie Ardiansyah

    Komjak : Tak Ada Indikasi Korupsi Jampidsus Febrie Ardiansyah

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Komisi Kejaksaan (Komjak) RI menegaskan bahwa tidak ada dugaan korupsi terhadap Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah sebagaimana laporan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini. “Terhadap proses pelaporan itu, kami juga pernah mengonfirmasi kepada Pak Jampidsus bahwa clear tidak ada,” kata Ketua Komjak RI […]

  • Kapolresta Cirebon Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

    Kapolresta Cirebon Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Papolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Polri Polresta Cirebon, Senin (17/3/2024). Kegiatan tersebut bertempat di lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan kegiatan rutin yang diperingati setiap bulannya pada tanggal 17, dan sekaligus sebagai momen untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah mendahului […]

  • Kalapas Kerobokan Dinonaktifkan, Sidak Ditjenpas Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

    Kalapas Kerobokan Dinonaktifkan, Sidak Ditjenpas Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR — Aroma pembenahan serius di lingkungan pemasyarakatan Bali mulai terasa menyusul temuan mengejutkan dalam inspeksi mendadak (sidak) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Badung. Buntut dari temuan narkotika, telepon genggam, hingga minuman keras di dalam lapas tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Kerobokan, Hudi Ismono, resmi dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Penonaktifan itu dibenarkan […]

expand_less