Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apel Siaga Pilah Sampah Dipusatkan di Bali, Gubernur Koster Ajak Tuntaskan dari Sumber

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sebagai barometer nasional, Bali menjadi provinsi pertama yang mengawali gerakan pilah sampah. Gerakan itu ditandai dengan Apel Siaga Pilah Sampah yang dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Selasa (7/7) sore. Kegiatan ini adalah rangkaian dari agenda ground breaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilaksanakan pada Rabu (8/7).

Apel Siaga Pilah Sampah yang dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster melibatkan ribuan peserta dari berbagai unsur. Kegiatan ini diikuti pelajar SD, SMP, SMA, jajaran Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat merupakan bentuk penguatan gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Gubernur Koster dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi agenda penting untuk menjaga masa depan lingkungan Bali sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Bali sebagai tuan rumah Apel Siaga Pilah Sampah. Momentum ini sangat tepat karena Bali sedang bergerak secara masif dan konsisten menuju Bali bersih sampah,” ujarnya.

Menurutnya, keindahan alam, kelestarian lingkungan hingga ketahanan pangan Bali sangat bergantung pada cara masyarakat memperlakukan sampah. Karena itu, paradigma pengelolaan sampah harus bergeser dari penyelesaian di TPA menuju penyelesaian dari sumber.

“Kita ingin memastikan sampah selesai di tempat dihasilkannya. Baik di rumah tangga, desa, pasar, hotel, restoran, kawasan pariwisata, rumah ibadah, sekolah maupun perkantoran,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menambahkan, gerakan ini sejalan dengan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.

Ditekankan olehnya, pemilahan sampah bukan sekadar memisahkan sampah organik dan nonorganik, tetapi merupakan perubahan budaya masyarakat dalam menjaga kesucian alam Bali sesuai visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Sampah organik dapat langsung diolah menjadi pupuk yang menyuburkan tanah pertanian, sedangkan sampah nonorganik dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak mencemari lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali dua periode ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, desa adat, sektor swasta, TNI, Polri hingga kalangan pelajar untuk menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Melalui Apel Siaga Pilah Sampah ini, mari jadikan pilah sampah sebagai gerakan harian di setiap rumah tangga di Bali. Small actions, global impact,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq memberikan apresiasi terhadap capaian Bali dalam bidang ketahanan pangan nasional.

 Berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan Nasional, Bali menempati posisi ketiga terbaik di Indonesia dengan nilai indeks 79,89, setelah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

 “Bali menjadi provinsi dengan ketahanan pangan terbaik ketiga secara nasional. Bahkan Kabupaten Badung menjadi kabupaten terbaik dalam ketahanan pangan nasional. Ini merupakan hasil kerja keras pemerintah provinsi bersama seluruh kabupaten dan kota di Bali,” katanya.

Namun demikian, Hanif mengingatkan bahwa saat ini Bali menghadapi tantangan besar dalam persoalan sampah yang produksinya mencapai 3.500 ton per hari. Dalam penanganan sampah, ia mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Bali, mulai dari deklarasi Bali Bebas Sampah pada April 2025 hingga deklarasi percepatan pengelolaan sampah bersama Menteri Lingkungan Hidup dan seluruh kepala daerah di Bali pada 10 Juni 2026.

“Hari ini kita melangkah lebih jauh lagi melalui Gerakan Pilah Sampah se-Bali. Berdasarkan data kami, Bali merupakan provinsi yang paling masif melakukan aksi pilah sampah di Indonesia, terutama Kota Denpasar dan Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Masih dalam sambutannya, Hanif juga mengingatkan pentingnya percepatan pengurangan sampah yang masuk ke TPA karena tingginya risiko kebakaran dan pencemaran lingkungan lainnya.

“TPA Suwung pernah mengalami kebakaran besar pada 2023 bersamaan dengan TPA di daerah lainnya,” ujar dia.

Menurutnya, sampah organik yang ditimbun di TPA menghasilkan gas metana yang mudah terbakar sehingga meningkatkan risiko kebakaran saat musim kemarau.

“Kita tidak ingin kejadian seperti kebakaran TPA Suwung terulang kembali. Bali adalah wajah Indonesia dan destinasi wisata dunia. Karena itu Bali bersih tidak bisa ditawar lagi,” tegasnya.

Hanif berharap seluruh pemerintah kabupaten/kota di Bali segera mempercepat pembangunan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber sehingga target penyelesaian persoalan sampah di Bali dapat tercapai paling lambat Desember 2026.

“Kami berharap Bali benar-benar mampu menyelesaikan persoalan sampahnya paling lambat Desember 2026. Langkah ini memang berat, tetapi menjadi sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan bersama,” pungkasnya.

*10 Desa di Bali Jadi Motor Penggerak Pilah Sampah dari Sumber*

Apel Siaga Pilah sampah juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada 10 desa dan desa adat di Bali yang telah melakukan pemilahan dan pengolahan sampah di sumber. Kesepuluh desa dan desa adat itu yaitu Desa Sanur Kauh dan Desa Tegal Kerta Kota Denpasar, Desa Kutuh, Gulingan dan Pelaga Kabupaten Badung, Desa Taro, Desa Adat Cemenggoan, Desa Adat Padang Tegal Kabupaten Gianyar, Desa Bengkel Kabupaten Tabanan dan Desa Bakti Seraga Kabupaten Buleleng.

Selain menerima piagam penghargaan, sepuluh desa dan desa adat terbaik dalam penanganan sampah ini juga menerima bantuan alat pengolah sampah organik skala rumah tangga hasil pengembangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diberi nama Lahsamor (Pengolah Sampah Organik).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turut hadir dalam Apel Siaga Pilah Sampah.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SOUL Action “Berbagi Cahaya”, Ruang Refleksi di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

    SOUL Action “Berbagi Cahaya”, Ruang Refleksi di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com — Di tengah ritme cepat kehidupan Jakarta yang nyaris tak pernah berhenti, sekelompok masyarakat memilih melambat sejenak. Bukan sekadar berkumpul, melainkan untuk merenung, berbagi, dan menyalakan kembali cahaya dalam diri melalui kegiatan bertajuk SOUL Action “Berbagi Cahaya”, Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan yang digagas Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Community Jabodetabek […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar 21 Temuan Pelanggaran Vila, Mal Hingga Reklamasi Mangrove

    Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar 21 Temuan Pelanggaran Vila, Mal Hingga Reklamasi Mangrove

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkap maraknya pelanggaran tata ruang dan lingkungan yang dinilai mengancam keberlanjutan Pulau Dewata. Temuan ini menjadi alarm serius di tengah pesatnya pembangunan pariwisata yang kerap mengabaikan aturan ruang dan kelestarian alam. Pansus TRAP dibentuk pada 3 September 2025 sebagai instrumen […]

  • Kebun Raya Bali dan Nusantara Wilderness Ajak Publik Telusuri Keanekaragaman Hayati Malam Hari

    Kebun Raya Bali dan Nusantara Wilderness Ajak Publik Telusuri Keanekaragaman Hayati Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Kebun Raya Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan berkolaborasi bersama Nusantara Wilderness menggelar kegiatan eksplorasi biodiversitas flora dan fauna. Kegiatan ini berfokus pada pengamatan kunang-kunang, herping (amfibi dan reptil), burung, serta beragam jenis flora yang ada di kawasan kebun raya. Eksplorasi tersebut menjadi bagian dari edukasi publik untuk meningkatkan pemahaman […]

  • Respon Cepat Piket Siaga Satreskrim Polresta Cirebon Menjemput Anak Korban TPPO

    Respon Cepat Piket Siaga Satreskrim Polresta Cirebon Menjemput Anak Korban TPPO

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Piket Siaga Satreskrim Polresta Cirebon merespon cepat dalam Penjemputan Anak korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Rabu (15/1/2025). Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, respon cepat tersebut berdasarkan laporan orang tua korban pada Selasa (14/1/2025). Saat itu, orang tua korban melaporkan kejadian dugaan tindak pidana perdagangan orang ke Polresta […]

  • Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DPRD Bali Dr. Somvir Sampaikan Ucapan Rahina Kuningan: Momentum Menjaga Cahaya Dharma dan Memuliakan Leluhur

    Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DPRD Bali Dr. Somvir Sampaikan Ucapan Rahina Kuningan: Momentum Menjaga Cahaya Dharma dan Memuliakan Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Menyambut perayaan Rahina Kuningan, Ketua Fraksi NasDem–Demokrat DPRD Bali, Dr. Somvir, menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Bali. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Hari Kuningan bukan hanya rangkaian penutup dari perayaan Galungan, tetapi juga simbol keheningan batin dan penghormatan mendalam kepada leluhur. Dengan gaya tutur yang lembut dan […]

  • Komisi I DPRD Bali Sidak Bea Cukai Ngurah Rai, Pastikan Barang Sitaan Cukai Ilegal Transparan dan Tak Disalahgunakan

    Komisi I DPRD Bali Sidak Bea Cukai Ngurah Rai, Pastikan Barang Sitaan Cukai Ilegal Transparan dan Tak Disalahgunakan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BADUNG – Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean I Gusti Ngurah Rai, Selasa (4/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 […]

expand_less