Breaking News
light_mode
Trending Tags

ARUN Bali Soroti 13 Indikasi Korupsi Tinggi di Daerah, Gung De: “Ayo Usut Tuntas”

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali, A.A. Gede Agung Aryawan, yang dikenal dengan sapaan Gung De menegaskan adanya 13 daerah yang terindikasi memiliki tingkat korupsi sangat tinggi.

Pernyataan tersebut disampaikan Gung De saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Rabu, 4 Maret 2026.

Gung De mengungkapkan berbagai persoalan serius yang dinilai terjadi secara terbuka, namun belum mendapatkan penindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Bangunan Langgar Aturan hingga Picu Kemacetan

Salah satu sorotan utama adalah banyaknya bangunan toko modern yang berdiri megah namun melanggar aturan Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan tidak memiliki area parkir maupun bongkar muat barang.

Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan yang semakin parah.

Selain itu, Gung De juga menyoroti keberadaan bangunan diatas sungai yang melanggar aturan tanpa tindakan tegas pembongkaran.

Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut dibiarkan hingga memperparah banjir di sejumlah wilayah.

Tak hanya itu, trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki disebut dipungut retribusi parkir.

Akibatnya, banyak pejalan kaki menjadi korban kecelakaan karena terpaksa berjalan di badan jalan.

Tata Ruang Dinilai Amburadul

Gung De juga menyinggung persoalan tata ruang yang dinilai amburadul. Gung De mencontohkan adanya kawasan jalur hijau yang justru memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan ITR zona kuning.

“Perumahan bebas tanpa lahan Fasum Fasos untuk Ruang Terbuka Hijau sebagai daerah resapan,” kata Gung De.

Gung De juga menyoroti rambu larangan parkir yang disebut diterapkan secara pilih kasih.

Menurutnya, toko dan usaha milik oknum dekat kekuasaan bebas parkir hingga ke badan jalan.

“Penindakan aturan hukum yang pilih kasih dan tebang pilih, hanya menyasar Wong Cilik sekelas Pengemis, Badut dan Manusia Silver lampu merah. Sedangkan, pelanggaran besar, seperti Museum Diatas Sungai, SPBU Diatas Sungai, Toko Modern Tanpa Area Parkir dan lain-lainnya tidak berani ditindak tegas,” kata Gung De.

Dugaan Pungli hingga LPG Oplosan

Gung De juga menegaskan adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) penyewaan lahan Fasilitas Sosial (Fasos) perumahan oleh oknum berpangkat yang disebut bebas tanpa tindakan hukum.

Berikutnya, Gung De menyebut praktik LPG 3 Kg yang dioplos secara vulgar tanpa tersentuh hukum tegas, termasuk dugaan oplosan BBM subsidi.

“Banyak villa bodong membayar gaji dibawah UMP yang jelas melanggar aturan, tapi tidak ada tindakan tegas,” paparnya.

Sorotan Dunia Pendidikan dan Narkoba

Di sektor pendidikan, Gung De menyoroti siswa yang masih membayar uang komite meskipun sudah ada dana BOS dan BOSda, tanpa audit maupun tindakan tegas aparat penegak hukum.

Selain itu, Gung De mengungkap dugaan penerimaan siswa baru sekolah negeri melalui jalur curang dan penggunaan piagam palsu tanpa tindakan hukum, meski sudah banyak laporan ke Ombudsman.

“Yang ke-13, Test Urine Narkoba yang indikasi tidak valid, banyak oknum pemakai bisa hasil testnya negatif,” tegasnya lagi.

Menurutnya, berbagai pelanggaran hukum tersebut terjadi secara terbuka dan dapat dilihat dengan kasat mata.

Gung De menilai lemahnya penegakan hukum berdampak pada kondisi kota yang semakin kumuh, rawan banjir, dan macet di berbagai titik.

“Ayo usut tuntas. Tegakan hukum seadil-adilnya demi masa depan anak cucu kita kedepan. Masa depan bangsa adalah tanggung jawab kita,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana Sepakat Jaga Tata Ruang Bali untuk Generasi Mendatang

    Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana Sepakat Jaga Tata Ruang Bali untuk Generasi Mendatang

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Komitmen menjaga masa depan Bali kian diperkuat melalui sinergi strategis antara Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali dengan jajaran Komando Daerah Militer IX/Udayana. Dalam audiensi yang digelar Senin (13/4/2026) di Makodam IX/Udayana, Denpasar, kedua pihak menegaskan kesepahaman untuk menjaga tata ruang Bali sebagai warisan bagi generasi […]

  • Ketua Pansus Lanang Umbara Tegaskan Ormas Positif Wajib Diberdayakan, Investasi Badung Jangan Diganggu

    Ketua Pansus Lanang Umbara Tegaskan Ormas Positif Wajib Diberdayakan, Investasi Badung Jangan Diganggu

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (raker) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Badung tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Raker berlangsung di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa (18/8/2026). Agenda tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam […]

  • Hari Jadi ke-68 Bali, Putu Eka Serukan Sinergi Jaga Bali dan Perkuat Semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali

    Hari Jadi ke-68 Bali, Putu Eka Serukan Sinergi Jaga Bali dan Perkuat Semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    TABANAN – Menyambut Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang diperingati pada 14 Agustus 2026, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, Putu Eka Putra Nurcahyadi, mengajak seluruh masyarakat Bali untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Bali yang semakin maju, sejahtera, harmonis, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Pesan tersebut disampaikannya […]

  • Bahas Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Koster Tegaskan Data Statistik Jadi Kompas Pembangunan Bali

    Bahas Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Koster Tegaskan Data Statistik Jadi Kompas Pembangunan Bali

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat, 6 Pebruari 2026. Pertemuan tersebut membahas capaian indikator sosial ekonomi Bali tahun 2025 sekaligus sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Dalam […]

  • Dede Yusuf Persilahkan APH Telusuri Polemik Pager Laut di Tangerang

    Dede Yusuf Persilahkan APH Telusuri Polemik Pager Laut di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf mengomentari polemik pagar laut yang berbuntut pemecatan kepada oknum pejabat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Menurut Dede, pihaknya menyerahkan tindakan di ranah pidana kasus sertifikat pagar laut ini kepada aparat penegak hukum. “Apakah bisa ATR BPN memberikan tindakan hukum kepada […]

  • Satgas Premanisme Polres Magelang Kota Berhasil Tangkap Pelaku Premanisme dan Tawuran

    Satgas Premanisme Polres Magelang Kota Berhasil Tangkap Pelaku Premanisme dan Tawuran

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 883
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Ramadan, Polres Magelang Kota Polda Jawa Tengah telah melaksanakan berbagai kegiatan cipta kondisi. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam mencegah aksi premanisme yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Aksi premanisme yang […]

expand_less