Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Bali Gandeng Akademisi Siapkan Pilot Project Atasi Sampah Rumah Tangga

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR | Upaya penanganan sampah rumah tangga di Bali kembali mendapat perhatian serius.

 Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Partai Golkar, Gede Komang Kresna Budi menerima kunjungan Yayasan Nusantara yang dipimpin oleh Ni Luh Kartini untuk membahas sinergi pengelolaan sampah di Ruang Kerja DPRD Provinsi Bali, Rabu, 15 April 2026.

Pertemuan tersebut menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah rumah tangga yang kian kompleks.

“Persoalan sampah rumah tangga butuh kolaborasi semua pihak. DPRD siap mendorong kebijakan yang berpihak pada pengelolaan sampah terpadu, termasuk penguatan TPS3R dan peran desa adat,” kata Gede Komang Kresna Budi.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat membentuk tim kecil guna menyusun program percontohan (pilot project) pengelolaan sampah rumah tangga di Bali.

Disisi lain, Prof. Luh Kartini menyoroti kondisi pengelolaan sampah di Bali yang dinilai masih bermasalah secara struktural.

 Ia menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan kebijakan, tetapi juga budaya konsumsi dan kebiasaan masyarakat.

Menurutnya, Bali saat ini berada di titik kritis pengelolaan sampah. Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung disebut telah berubah menjadi “gunung sampah” dengan tinggi mencapai 35-40 meter.

Bahkan, TPA seluas 32 hektare tersebut dinyatakan ilegal oleh Dinas Kehutanan Provinsi Bali dan akhirnya resmi ditutup pada awal 2026.

Selain itu, produksi sampah di Bali mencapai lebih dari 3.400 ton per hari. Namun, hanya sekitar 29 persen yang berhasil diolah secara maksimal. Sampah tersebut didominasi oleh jenis organik dengan kadar air tinggi, sehingga metode KAB (Kumpul-Angkut-Buang) dinilai tidak lagi efektif dan berpotensi merusak lingkungan.

Dampak dari sistem tersebut tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga memicu pencemaran air laut serta berpotensi merusak citra pariwisata Bali sebagai destinasi kelas dunia.

Lebih lanjut, Prof. Luh Kartini menegaskan pentingnya perubahan paradigma menjadi “Pilah-Angkut-Proses”, yang sejalan dengan regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 serta Peraturan Presiden terbaru terkait pengelolaan sampah.

Meski infrastruktur seperti TPS3R telah tersedia, hasil survei di 15 titik di Denpasar dan Badung menunjukkan sebagian besar fasilitas tersebut masih berstatus “belum optimal”.

 Temuan ini mengindikasikan adanya masalah berulang dalam pengelolaan di lapangan.

Ia juga mendorong peningkatan edukasi lingkungan kepada masyarakat, pembangunan fasilitas ramah lingkungan, serta pemanfaatan teknologi inovatif dalam pengolahan sampah.

Penggunaan incinerator, menurutnya, harus memenuhi standar ketat, mulai dari uji emisi hingga pengelolaan limbah berbahaya.

Tak kalah penting, masyarakat diimbau melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber. Jenis plastik sekali pakai seperti kantong kresek, styrofoam, sedotan plastik, dan air minum dalam kemasan (AMDK) juga kembali diingatkan sebagai produk yang dilarang penggunaannya di Bali.

Peran swasta pun dinilai krusial dalam mendukung pengelolaan sampah. Masyarakat diharapkan mampu mengelola sampah secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi sederhana seperti tong komposter maupun teba modern dengan pemisahan sampah organik dan non-organik. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

    Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Tata Kelola Ruang Bali

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Wacana mengenai siapa yang sebenarnya mengendalikan tata ruang Bali kembali mengemuka dalam ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengambil peran penting dalam mengangkat isu strategis tersebut melalui Diskusi Publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali. Mengusung tema “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah […]

  • Empat Pelaku Penganiayaan di Mertoyudan Magelang Terungkap

    Empat Pelaku Penganiayaan di Mertoyudan Magelang Terungkap

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 920
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang ungkap peristiwa penganiayaan yang terjadi di jalan masuk Perumahan Rayyan, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang pada Hari Minggu (23/03/2025) sekira pukul 16.00 WIB. Peristiwa yang melibatkan 4 (empat) Pelaku dan 3 (tiga) Korban tersebut sempat viral di media sosial (Medsos) Magelang dan sekitarnya. Hal itu disampaikan Kapolresta Magelang Kombes Pol […]

  • Dua Raksasa Grup A Lolos! Citra Bakti Ngada dan Perse Ende Melenggang ke 16 Besar ETMC 2025

    Dua Raksasa Grup A Lolos! Citra Bakti Ngada dan Perse Ende Melenggang ke 16 Besar ETMC 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 24
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Citra Bakti Ngada dan Perse Ende resmi mengamankan tiket ke babak 16 besar El Tari Memorial Cup (ETMC) Ende 2025 setelah menuntaskan laga terakhir penyisihan Grup A, Rabu (19/11/2025) di Stadion Marilonga, Ende. Keduanya tampil meyakinkan di pertandingan penentuan dan memastikan langkah mulus ke fase gugur. Citra Bakti Ngada tampil menggila dengan kemenangan […]

  • Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Bali Dukung Tambahan Modal BPD Bali, Soroti Skema Sewa Aset Nusa Dua

    Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Bali Dukung Tambahan Modal BPD Bali, Soroti Skema Sewa Aset Nusa Dua

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dibawah kepemimpinan Dr. Somvir, Fraksi Partai Demokrat-Nasdem DPRD Provinsi Bali menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (19/1/2026). Mewakili Ketua Fraksi Dr. […]

  • Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Wayan Bawa Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Teladani Akhlak Rasulullah

    Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Wayan Bawa Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Teladani Akhlak Rasulullah

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BADUNG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum untuk kembali meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis. Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, Wayan Bawa, SH, menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW […]

  • Enam Lokasi yang Dikunjungi Gubernur NTT Selama Kunker di Kabupaten Belu

    Enam Lokasi yang Dikunjungi Gubernur NTT Selama Kunker di Kabupaten Belu

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 892
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya, Gubernur NTT beserta rombongan menuju ke Kabupaten Belu, setelah sebelumnya kunker di Kabupaten Malaka pada Sabtu (29/3/2025). Turut mendampingi Gubernur NTT, yakni Plt. Kadis PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak dan Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Oemboe Wanda dan Kepala Satuan Kerja Bendung I BWS NT […]

expand_less