Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Mulai 1 April, Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Suwung: Bali Percepat Revolusi Pengelolaan dari Sumber

Mulai 1 April, Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Suwung: Bali Percepat Revolusi Pengelolaan dari Sumber

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Pemerintah Provinsi Bali bersiap memasuki babak baru dalam pengelolaan sampah. Mulai 1 April 2026, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung hanya akan menerima sampah anorganik atau residu. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, yang menegaskan bahwa sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional menghentikan praktik open dumping sekaligus mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Fokusnya jelas: pengurangan sampah dimulai dari rumah tangga dan kawasan, bukan lagi bertumpu pada TPA.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons atas dominasi sampah organik di Bali yang mencapai sekitar 65 persen dari total timbulan.

“Selama ini sampah organik mendominasi timbulan di TPA. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gas metana yang mudah terbakar, bau tidak sedap, hingga pencemaran lingkungan akibat lindi,” ujarnya.

Menurut Arbani, jika tidak segera ditangani dari hulu, sampah organik tidak hanya mempercepat penuhnya TPA, tetapi juga meningkatkan risiko lingkungan dan kesehatan.

Dorong Pengolahan dari Rumah

Melalui kebijakan ini, masyarakat didorong untuk mengelola sampah organik secara mandiri. Sisa makanan, limbah dapur, daun, hingga sampah upakara kini diharapkan dapat diolah langsung menggunakan metode sederhana seperti komposter atau teba modern.

Langkah ini sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi kompos yang bernilai guna. Selain menyuburkan tanah, kompos juga mampu meningkatkan daya serap air dan mendukung pertumbuhan tanaman.

“Ini bukan sekadar pengurangan sampah, tetapi juga bagian dari penerapan ekonomi sirkular dan zero waste di tingkat masyarakat,” tambah Arbani.

Daerah Mulai Bergerak

Sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Bali telah menunjukkan kesiapan menghadapi kebijakan ini.

Di Kabupaten Badung, misalnya, telah dibangun 42 unit TPS3R dengan kapasitas pengolahan mencapai 52,2 ton per hari. Selain itu, ratusan ribu sarana pengolahan seperti bag komposter, tong komposter, dan teba modern telah disalurkan ke masyarakat.

Sementara di Denpasar, penguatan pengelolaan sampah berbasis desa dan kelurahan dilakukan melalui 23 unit TPS3R dengan kapasitas mencapai 72,83 ton per hari. Ribuan sarana pengolahan juga telah didistribusikan, termasuk komposter dan tabung pengolahan.

Langkah-langkah ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mengurangi beban TPA secara bertahap.

Pemerintah Pastikan Tidak Membebani Warga

Meski menuntut perubahan pola pengelolaan sampah, pemerintah memastikan kebijakan ini tidak akan memberatkan masyarakat. Berbagai dukungan telah disiapkan, mulai dari penyediaan sarana, penguatan TPS3R dan TPST, hingga pendampingan di tingkat desa dan banjar.

Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan, fasilitas pengolahan komunal menjadi solusi yang disiapkan pemerintah daerah.

“Kami lakukan secara bertahap dengan pembinaan yang berkelanjutan. Ini adalah upaya bersama, bukan beban sepihak,” tegas Arbani.

Transformasi Menuju Bali Bersih

Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam sistem pengelolaan sampah di Bali. TPA tidak lagi menjadi pusat penampungan utama, melainkan titik akhir untuk residu yang tidak dapat diolah.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sebelumnya menegaskan bahwa langkah ini penting untuk mengurangi tekanan terhadap TPA Suwung.

“Mulai April, yang boleh masuk ke Suwung hanya sampah anorganik. Sampah organik harus selesai di hulu,” ujarnya dalam kunjungan di Kabupaten Badung awal Maret lalu.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Bali kini bergerak menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri, bersih, dan berkelanjutan.

“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Memilah dan mengolah sampah dari sumber adalah kunci menjaga Bali tetap bersih dan sehat,” pungkas Arbani. (Rls)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Groundbreaking Renovasi TK Kemala Bhayangkari 31 Kandanghaur, Wakil Bupati Indramayu Tekankan Pentingnya PAUD.

    Hadiri Groundbreaking Renovasi TK Kemala Bhayangkari 31 Kandanghaur, Wakil Bupati Indramayu Tekankan Pentingnya PAUD.

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 838
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Pendidikan yang layak merupakan salah satu hak yang harus didapatkan oleh seorang anak guna membantu mereka mengembangkan potensi dan kemampuannya, terlebih Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan anak usia dini menjadi penting sebagai fondasi bagi pembentukan karakter dan kecerdasan anak pada masa depan. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin saat […]

  • Jalankan Arahan Presiden RI, Gubernur Koster Pimpin Rakor Forkopimda se-Bali, Perkuat Penanganan Sampah dan Tata Kelola Pariwisata

    Jalankan Arahan Presiden RI, Gubernur Koster Pimpin Rakor Forkopimda se-Bali, Perkuat Penanganan Sampah dan Tata Kelola Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi nasional beberapa waktu lalu, Gubernur Bali Wayan Koster menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus tingkat Provinsi serta Kota/Kabupaten se-Bali, bertempat di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar pada Kamis (19/2/2026). Rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh […]

  • LHMB Kota Dumai Berikan Teguran Kepada Manajemen, Minta Disnakertrans Sidak Perekrutan Ketenaga Kerjaan Di Hypermart

    LHMB Kota Dumai Berikan Teguran Kepada Manajemen, Minta Disnakertrans Sidak Perekrutan Ketenaga Kerjaan Di Hypermart

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 3
    • 0Komentar

        Mata kompas. Com Dumai – Dewan Pimpinan Daerah Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (DPD LHMB) Kota Dumai menyampaikan teguran kepada manajemen Hypermart yang akan segera melakukan grand opening di Kota Dumai. Teguran tersebut disampaikan karena proses rekrutmen tenaga kerja dinilai tidak dilakukan secara terbuka kepada masyarakat setempat.(06/03/26) Ketua DPD LHMB Kota Dumai, Wan Ade […]

  • Bank Bengkulu Digital Ramadan, Merchant Transaksi Paling Tinggi Dapat Hadiah Spesial

    Bank Bengkulu Digital Ramadan, Merchant Transaksi Paling Tinggi Dapat Hadiah Spesial

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 793
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Bank Bengkulu kembali berbagi melalui program Bank Bengkulu Digital Ramadan, yang berlangsung khusus bagi merchant di Bengkulu. Program ini memberikan kesempatan bagi para merchant yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Bengkulu mulai 1 hingga 31 Maret 2025 untuk mendapatkan reward menarik. Merchant dengan transaksi tertinggi selama Ramadan akan mendapatkan hadiah spesial dari Bank […]

  • Imigrasi Ngurah Rai dan Polres Badung Kompak Sebut Tak Ada Konten Porno, Namun WNA Terancam Deportasi

    Imigrasi Ngurah Rai dan Polres Badung Kompak Sebut Tak Ada Konten Porno, Namun WNA Terancam Deportasi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Perkembangan terbaru terkait dugaan pembuatan konten porno oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA) di Pererenan, Mengwi, akhirnya diungkap Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dan Polres Badung, dalam konferensi pers, Kamis, 11 Desember 2025. Imigrasi Ngurah Rai dan Polres Badung menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur pornografi dalam aktivitas para WNA […]

  • Keluhkan Rencana FSRU LNG, Bendesa Serangan : Itu Sangat Menakutkan Bagi Masyakarat Kami

    Keluhkan Rencana FSRU LNG, Bendesa Serangan : Itu Sangat Menakutkan Bagi Masyakarat Kami

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali menerima keluhan dari Bendesa Adat Serangan I Nyoman Gede Pariatha saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali (KKB), Senin (2/1). Hal itu diungkapkan saat Pansus TRAP DPRD Bali Sidak ke PT BTID, Bendesa Adat Serangan Gede Pariatha, […]

expand_less