Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp11,2 Miliar, Selamatkan Penerimaan Negara Rp4,4 Miliar

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGUPURA – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran barang ilegal melalui pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan kepabeanan dan cukai. Bertempat di Bali, Kamis (23/7/2026), Kantor Wilayah DJBC Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Bea Cukai Ngurah Rai dan Bea Cukai Denpasar memusnahkan barang sitaan hasil penindakan sepanjang September 2025 hingga Juni 2026.

Pemusnahan tersebut menjadi tahapan akhir dari proses penegakan hukum terhadap berbagai barang yang masuk, beredar, maupun diperdagangkan secara melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban negara dalam memastikan barang-barang ilegal tidak kembali beredar di tengah masyarakat.

Nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp11.242.663.248, sementara potensi kerugian penerimaan negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp4.416.351.787. Barang yang dimusnahkan terdiri atas 16.138 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA), 3.780.297 batang sigaret dan cerutu, 540 cartridge rokok elektronik (vape), 132 unit handphone, laptop, dan tablet, 3.384 paket obat-obatan dan kosmetik, 2.110 paket pakaian, 410 paket alat kesehatan, serta 1.111 paket berbagai jenis barang lainnya yang berasal dari penindakan terhadap barang bawaan penumpang maupun barang kiriman.

Keberhasilan pengungkapan berbagai pelanggaran tersebut merupakan hasil kerja berkelanjutan Bea Cukai bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, merugikan pelaku usaha yang taat aturan, sekaligus mengurangi penerimaan negara.

Selain di Bali, pemusnahan barang hasil penindakan juga dilakukan di wilayah kerja Bea Cukai NTB dan NTT, meliputi Bea Cukai Mataram, Sumbawa, Labuan Bajo, Kupang, dan Atambua. Total nilai barang yang telah maupun akan dimusnahkan di wilayah tersebut mencapai Rp15.262.809.798 dengan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp9.653.234.949.

Barang-barang tersebut meliputi 1.447 botol MMEA, 9.427.475 batang sigaret, 123.273 gram tembakau iris, 21 bale pakaian bekas (balepress), serta 3.207 paket berbagai jenis barang pelintas batas dan barang lainnya.

Sepanjang Semester I Tahun 2026, Kanwil Bea Cukai Bali Nusra bersama seluruh kantor pelayanan di Bali, NTB, dan NTT mencatat 887 kali penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, termasuk pengungkapan kasus narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP), dengan total nilai barang hasil penindakan mencapai Rp109,6 miliar.

Di bidang penegakan hukum, Bea Cukai juga telah menyelesaikan dua perkara penyidikan tindak pidana cukai yang telah dinyatakan lengkap (P-21) dan dilimpahkan ke Kejaksaan. Selain itu, melalui mekanisme ultimum remedium, Bea Cukai berhasil merealisasikan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp5,36 miliar atas berbagai pelanggaran di bidang cukai.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Iyan Rubiyanto, menegaskan bahwa pemusnahan barang ilegal bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen negara dalam melindungi masyarakat dan menjaga iklim usaha yang sehat.

> “Setiap barang ilegal yang berhasil kami amankan bukan hanya menyelamatkan potensi penerimaan negara, tetapi juga melindungi masyarakat dari risiko kesehatan, keselamatan, serta dampak negatif terhadap perekonomian nasional. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum dan masyarakat untuk menciptakan iklim perdagangan yang sehat, adil, dan berkeadilan,” ujar Iyan.

Menurutnya, Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi sebagai Revenue Collector, tetapi juga sebagai Community Protector, yakni melindungi masyarakat dari peredaran barang berbahaya, ilegal, dan tidak memenuhi ketentuan. Di sisi lain, Bea Cukai juga berperan sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance, yang memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang patuh sehingga tercipta persaingan usaha yang sehat dan peningkatan daya saing ekonomi nasional.

Melalui kegiatan pemusnahan ini, DJBC berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi ketentuan kepabeanan dan cukai semakin meningkat. Bea Cukai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, serta memiliki daya saing ekonomi yang kuat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP Tegaskan Pura di Serangan Bukan Milik Investor: “Sudah Ada Jauh Sebelum BTID Masuk”

    Pansus TRAP Tegaskan Pura di Serangan Bukan Milik Investor: “Sudah Ada Jauh Sebelum BTID Masuk”

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, — Polemik keberadaan pura-pura suci di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Pulau Serangan, kembali menghangat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali merespons langkah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali yang melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pura di kawasan PT Bali Turtle Island Development (BTID). Dalam responsnya, Pansus TRAP menegaskan bahwa […]

  • Kadispora Sumut Sesali Berita Pemotongan Gaji Securiti

    Kadispora Sumut Sesali Berita Pemotongan Gaji Securiti

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Sumatera Utara M Mahfullah Pratama Daulay SSTP, MAP, menyesali munculnya berita di suatu media mengenai pemotongan gaji para security di jajaran Dispora Sumut. “Ipunk (panggilan beliau) dengan santai menanggapi berita itu. Untuk diketahui bahwa penyediaan jasa tenaga kebersihan, keamanan atau security dilakukan melalui tenaga alih daya atau outsourcing […]

  • Fery Radiansyah: Konsolidator Desa di Balik Sukses Seminar Nasional KDKMP Makassar

    Fery Radiansyah: Konsolidator Desa di Balik Sukses Seminar Nasional KDKMP Makassar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Matacompas.com Makassar – Memperjuangkan kepentingan desa bukanlah jalan yang selalu lurus dan tenang. Di dalamnya terdapat perbedaan kepentingan, dinamika organisasi, tekanan kebijakan, serta tantangan besar menyatukan kekuatan desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Di tengah dinamika itulah sosok H. Fery Radiansyah, S.T., M.M., Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), […]

  • LPD Desa Adat Yehembang Tahun ini Raih Untung Rp. 1,2 Milyar Lebih, 20 Persen untuk Dana Pembangunan Desa Adat

    LPD Desa Adat Yehembang Tahun ini Raih Untung Rp. 1,2 Milyar Lebih, 20 Persen untuk Dana Pembangunan Desa Adat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com ! LPD Desa Adat Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, tahun ini kembali menorehkan prestasi gemilang. Lembaga Perkreditan Desa yang berdiri sejak tahun 1991 silam tersebut, kini telah memiliki aset senilai Rp 60.789.805.500.32 atau hampir Rp 61 Milyar. Sementara untuk keuntungan dalam setahun terakhir ini (tahun buku 2025), LPD Desa Adat Yehembang berhasil […]

  • Aufaa Gugat Jokowi ke PN Surakarta

    Aufaa Gugat Jokowi ke PN Surakarta

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    SURAKARTA,JARRAKPOS.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Surakarta oleh warga bernama Aufaa Luqmana Re A, yang mengaku kesulitan membeli mobil Esemka. Selain Jokowi, gugatan juga ditujukan kepada mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) selaku produsen mobil Esemka. Penggugat yang merupakan putra dari Koordinator Masyarakat […]

  • Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran

    Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankan remaja yang terlibat aksi tawuran di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (09/3/2025) malam sekira Pukul 21.30 WIB. Petugas juga mengamankan 17 orang yang diduga pelaku aksi tawuran. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 handphone, 9 sepeda motor, 2 bendera, […]

expand_less