Breaking News
light_mode
Trending Tags

Putri Koster Dorong Endek Jembrana Naik Kelas lewat Seni, Bisnis, dan Perlindungan Hukum.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA, Matakompas.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, mendorong penguatan ekosistem kain tenun tradisional endek dengan mengintegrasikan tiga aspek utama, yakni seni, bisnis, dan perlindungan hukum. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai ekonomi endek sekaligus menjamin keberlanjutan perajin dan melindungi kekhasan motif yang diwariskan secara turun-temurun.

Hal itu disampaikan Ibu Putri Koster saat mengisi talkshow di Radio Dirgantara Jembrana, Kamis (27/8), dalam rangkaian Dekranasda Bali Fashion Road Show. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Gede Agus Astapa.

Menurut Ibu Putri Koster, salah satu tantangan yang dihadapi industri tenun tradisional saat ini adalah semakin berkurangnya jumlah penenun tanpa diikuti regenerasi yang memadai. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari persoalan nilai ekonomi yang diterima penenun dibandingkan dengan proses dan kualitas karya yang mereka hasilkan.

“Secara global, penenunan kain tradisional endek Bali saat ini mengalami kesulitan penerus yang mau mengerjakan. Tenaga penenun saat ini semakin menipis tanpa ada generasi pengganti. Mungkin karena karya dan harga tidak sesuai,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan akan terus mengawal perkembangan kain tenun tradisional endek Bali, termasuk mendorong terciptanya keseimbangan antara kualitas produk dan harga jual.

“Selain kualitas, saya akan terus mengawal penyesuaian harga agar kain yang dihasilkan seimbang antara kualitas dan harga,” tegasnya.

Jembrana menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena merupakan sentra penghasil kain tenun tradisional dengan motif khas. Kekhasan tersebut, menurut Ibu Putri Koster, harus dijaga agar pengembangan desain dan industri fesyen tidak menghilangkan identitas yang melekat pada karya masing-masing daerah.

Untuk itu, perlindungan hukum terhadap motif tradisional maupun karya yang dikembangkan secara kontemporer menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem wastra Bali. Pemerintah, menurutnya, harus hadir melalui politik kebudayaan yang tidak hanya menjaga warisan leluhur tetap lestari, tetapi juga memberikan ruang agar karya tersebut berkembang dan memiliki nilai ekonomi.

“Kain itu bisa memberikan dampak estetika yang indah dan juga dampak pada perputaran ekonomi. Dengan desain yang kontinu dan konsisten, saya yakin akan membangkitkan kemampuan kita semua dalam melindungi karya cipta lokal agar mampu bersaing di kancah nasional dan internasional,” katanya.

Ibu Putri Koster menyebut upaya tersebut sebagai trilogi pengembangan fesyen yang mencakup **seni, bisnis, dan perlindungan hukum**. Seni menjaga identitas dan nilai budaya, bisnis memastikan karya memberi manfaat ekonomi kepada perajin, sedangkan perlindungan hukum diperlukan untuk menjaga hak atas karya dan motif tradisional.

Di sisi lain, ia mendorong masyarakat untuk ikut memperkuat pasar kain tenun dengan menyerap produk yang dihasilkan perajin di daerah masing-masing. Perputaran ekonomi di tingkat lokal dinilai penting agar aktivitas menenun tetap memiliki prospek dan mampu menarik minat generasi berikutnya.

“Seraplah kain tenun yang masyarakat hasilkan sehingga warga yang ingin mencari kain tenun akan mendatangi sentra tenun di wilayahnya. Dengan demikian, tenun itu bisa bergerak melalui trilogi fashion show, yakni seni, bisnis, dan perlindungan hukum,” ungkapnya.

Ia menilai upaya mengangkat kembali endek mulai menunjukkan perkembangan. Kain tenun tradisional Bali semakin banyak digunakan dalam berbagai bentuk busana modern, baik oleh masyarakat Bali maupun kalangan dari luar daerah.

“Saya merasa perjalanan kami terengah-engah. Namun, karya tenun tradisional endek Bali saat ini semakin disukai oleh warga Bali. Bahkan, tidak sedikit wisatawan lokal dan pejabat dari luar Bali mulai melirik dan menggunakan pakaian berbahan endek Bali,” katanya.

Melalui Dekranasda Bali Fashion Day, Dekranasda Bali Fashion Week, dan Dekranasda Bali Fashion Road Show, Dekranasda Bali berupaya mempertemukan kekuatan tradisi dengan kreativitas desainer dan kebutuhan pasar.

Pengembangan tersebut diarahkan agar endek tidak berhenti sebagai warisan budaya, tetapi berkembang menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua KPID Bali Gede Agus Astapa menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan budaya, termasuk motif khas kain tenun yang dimiliki masing-masing daerah.

“Sebagai warga Provinsi Bali, tentu tanpa aba-aba sekalipun kita memiliki kewajiban dan kesadaran untuk menjaga seni, tradisi, dan budaya Bali, termasuk memberikan ruang bagi perajin lokal untuk berkarya, dan kita gunakan hasilnya,” ujarnya.

Pesan mengenai penguatan ekosistem wastra Bali tersebut juga disampaikan Ibu Putri Koster saat mengisi talkshow di Radio Swara Bahana dalam rangkaian Dekranasda Bali Fashion Road Show di Jembrana. (red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan di Tol Gempol – Pasuruan Bus Tabrak Truk Wing Box, Sopir Meninggal Dunia

    Kecelakaan di Tol Gempol – Pasuruan Bus Tabrak Truk Wing Box, Sopir Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PASURUAN,JARRAKPOS.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (14/4/2025) pagi. Sebuah bus menabrak bagian belakang truk wing box, menyebabkan sopir bus tewas dan empat penumpang luka. Kronologi Kecelakaan : Truk Hino wing box melaju dari Jakarta menuju Denpasar, namun ditabrak dari belakang oleh bus Akas di KM 796,200 jalur A. […]

  • Keterlibatan Sekolah dalam MBG, Bisa Atasi Potensi Makanan Basi

    Keterlibatan Sekolah dalam MBG, Bisa Atasi Potensi Makanan Basi

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Salah satu terjadinya banyaknya makanan basi dan bahkan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebabkan oleh jarak dapur yang terlalu jauh dari sekolah. Hal tersebut menyebabkan makanan tidak sampai tepat waktu dalam kondisi baik, sehingga tidak efektif dalam mencapai tujuan program untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak. Lamanya distribusi makanan yang […]

  • Dukung Program Pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan dan BGN Sepakat Lindungi Seluruh Pekerja Di Ekosistem MBG

    Dukung Program Pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan dan BGN Sepakat Lindungi Seluruh Pekerja Di Ekosistem MBG

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita dan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) dan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja yang terlibat dalam program Pemenuhan Gizi Nasional atau Makan […]

  • RDP Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Reklamasi dan Izin Dermaga PT Pasir Toya Anyar di Karangasem

    RDP Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Reklamasi dan Izin Dermaga PT Pasir Toya Anyar di Karangasem

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tim Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali mendalami dugaan pelanggaran tata ruang yang dilakukan PT Pasir Toya Anyar Kubu, Karangasem. Pendalaman dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pansus TRAP DPRD Bali bersama PT Pasir Toya Anyar Kubu, Karangasem di Ruang Rapat Banmus Kantor DPRD Bali, […]

  • DPR RI Restui Percepatan Infrastruktur Bali, Komitmen Jaga Pariwisata Berkelas Dunia

    DPR RI Restui Percepatan Infrastruktur Bali, Komitmen Jaga Pariwisata Berkelas Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Komisi V DPR RI secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dan transportasi di Provinsi Bali dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat yang digelar di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Rapat yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, serta Gubernur Bali, Wayan […]

  • Ratusan Warga Ditanggung BPJS ketenagakerjaan, Kontribusi hingga Rp 600 Juta per Tahun, LPD Desa Adat Batuan Perkuat Perlindungan Sosial

    Ratusan Warga Ditanggung BPJS ketenagakerjaan, Kontribusi hingga Rp 600 Juta per Tahun, LPD Desa Adat Batuan Perkuat Perlindungan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Pemucuk LPD Desa Adat Batuan, I Wayan Patra, mengungkap kiprah nyata lembaga keuangan adat ini dalam memberikan perlindungan sosial dan kontribusi langsung bagi masyarakat. Melalui berbagai program strategis, LPD Batuan kini tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga pilar kesejahteraan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat desa. Awal Program: Perlindungan untuk Para Pemangku […]

expand_less