Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setahun Berdiri dan Hampir 30 Anggota, IWO Bali Sampaikan Harapan Punya Sekretariat kepada Gubernur Koster

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) dan HUT ke-1 IWO Provinsi Bali menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi pers di tengah pesatnya perkembangan media digital. Namun, di balik semarak perayaan tersebut, IWO Bali menyampaikan satu harapan penting kepada Pemerintah Provinsi Bali, yakni memiliki sekretariat sebagai rumah bersama bagi para wartawan online.

Harapan tersebut disampaikan dalam perayaan HUT ke-14 IWO dan satu tahun IWO Bali yang mengusung tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali” di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Minggu (30/8/2026).

Rangkaian kegiatan diisi dengan seremoni HUT, lomba karya jurnalistik tingkat kampus, dialog publik bertajuk “Meneropong Bali dari Sudut yang Berbeda”, hingga kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada 15 anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan IWO Bali, Direktur PT Jamkrida Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Kasatpol PP Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, perwakilan BNN Provinsi Bali, Ketua KPU Provinsi Bali, serta unsur organisasi perusahaan pers seperti JMSI dan SMSI.

Turut hadir jajaran pengurus dan anggota IWO Bali serta sejumlah undangan lainnya.

Ketua Panitia HUT IWO Bali, I Wayan Agus Pebriana, mengatakan perayaan HUT ke-14 IWO secara nasional dan satu tahun perjalanan IWO Bali tidak sekadar dimaknai sebagai pertambahan usia organisasi.

Momentum tersebut, kata dia, menjadi kesempatan bagi IWO Bali untuk melakukan konsolidasi organisasi, reposisi gerakan dan memperkuat komitmen menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, bersih dan bertanggung jawab.

“Momentum ulang tahun ini tidak hanya kami maknai sebagai pertambahan usia, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan konsolidasi organisasi, reposisi gerakan, termasuk melakukan proses pers dengan benar dan bersih,” ujar Agus Pebriana.

Menurutnya, tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali” dipilih atas kesadaran bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai kebijakan dan anggaran.

Pembangunan, menurutnya, juga membutuhkan proses diseminasi informasi kepada masyarakat yang dilakukan secara benar, bertanggung jawab, berimbang dan mengedepankan objektivitas.

Atas dasar itu, IWO Bali menggelar sejumlah kegiatan untuk memperingati HUT ke-14 IWO dan satu tahun perjalanan organisasi di Bali.

Salah satunya adalah lomba karya jurnalistik tingkat kampus sebagai upaya membuka ruang regenerasi dan mencari potensi mahasiswa yang nantinya tertarik berkecimpung dalam dunia pers.

Selain lomba karya jurnalistik, IWO Bali juga menggelar talk show atau dialog publik dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan seremoni HUT sekaligus kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada 15 anak yang membutuhkan dukungan.

Agus Pebriana mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, baik instansi, perusahaan maupun perorangan.

Ia menyebut terdapat sisa dana dari pelaksanaan kegiatan yang direncanakan akan digunakan untuk peningkatan kapasitas anggota IWO Bali.

Selain itu, sebagian dana tersebut juga diharapkan dapat menjadi modal awal dalam upaya IWO Bali mencari dan memiliki sekretariat.

Setahun Berdiri, Belum Punya Rumah Bersama

Keinginan memiliki sekretariat secara langsung disampaikan Ketua IWO Bali Tri Widiyanti di hadapan Gubernur Bali Wayan Koster.

Dengan gaya santai dan disambut perhatian peserta, Tri menyampaikan bahwa IWO Bali yang kini terus bertumbuh masih belum memiliki tempat tetap untuk menjalankan aktivitas organisasi.

Padahal, jumlah anggota IWO Bali kini terus bertambah dan telah mendekati 30 orang.

“Kami sudah setahun ini belum memiliki tempat. Sekarang anggota kami hampir 30 orang,” ujar Tri Widiyanti.

Menurutnya, keberadaan sekretariat sangat penting agar anggota IWO Bali memiliki tempat untuk berdiskusi, menjalankan kegiatan organisasi hingga melakukan aktivitas jurnalistik.

Selama belum memiliki sekretariat, para anggota kerap menggunakan tempat-tempat umum untuk berkumpul dan berdiskusi.

Tri bahkan secara terbuka menyampaikan harapannya kepada Gubernur Bali agar IWO Bali dapat memperoleh ruang sederhana dari aset pemerintah yang belum dimanfaatkan.

Ia menyebut IWO Bali tidak membutuhkan tempat yang mewah. Sebuah ruangan kecil pun dinilai sudah cukup untuk menjadi rumah bersama organisasi.

“Kalau ada aset pemerintah provinsi yang kosong, jangan sampai menjadi rumah hantu. Kami minta ukuran 3×4 pun tidak apa-apa, supaya kami bisa berdiskusi di sana dan bisa menulis berita di sana,” ujarnya.

Permintaan tersebut disampaikan dengan suasana penuh keakraban, namun mengandung harapan serius dari organisasi pers yang baru memasuki usia satu tahun tersebut.

Tri menilai sekretariat akan menjadi kebutuhan penting bagi IWO Bali dalam memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kapasitas organisasi ke depan.

“Daripada terus berdiskusi di kafe dan harus mengeluarkan biaya, tentu lebih baik kalau kami memiliki tempat sendiri untuk berkumpul dan bekerja,” katanya.

Permintaan sekretariat tersebut sekaligus menjadi simbol perjalanan IWO Bali yang sedang bertumbuh.

Setelah satu tahun berdiri, organisasi ini mulai memperkuat struktur dan konsolidasi anggota serta menjalankan berbagai kegiatan jurnalistik dan sosial.

Pers Bukan Sekadar Meliput, tetapi Mengawal Arah Bali

Dalam sambutannya, Tri Widiyanti mengatakan perayaan HUT IWO tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan seremoni.

IWO Bali juga menghadirkan lomba karya jurnalistik yang telah menghasilkan lima karya terbaik serta dialog publik bertajuk “Meneropong Bali dari Sudut yang Berbeda”.

Tema dialog tersebut dipilih karena IWO Bali melihat Bali saat ini menghadapi berbagai persoalan yang perlu dilihat dari beragam perspektif.

Menurutnya, pers harus berpihak kepada kepentingan publik dan memberikan ruang terhadap aspirasi masyarakat.

Dalam menjalankan peran tersebut, IWO Bali ingin melihat pembangunan tidak hanya dari apa yang terjadi hari ini, tetapi juga mempertanyakan arah Bali ke depan.

“IWO Bali mengambil peran bukan hanya meliput apa yang terjadi saat ini, tetapi juga melihat bagaimana Bali ini mau dibawa ke mana,” ujar Tri.

Menurutnya, persoalan lingkungan, pariwisata, ekonomi hingga berbagai isu sosial membutuhkan perhatian dan pengawalan yang konsisten.

Ia menegaskan pemberitaan terhadap persoalan yang muncul di Bali tidak seharusnya selalu dianggap sebagai upaya merusak citra daerah.

Pers memiliki tanggung jawab memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat sekaligus mendorong munculnya perbaikan.

IWO Bali, kata dia, meyakini informasi yang disampaikan secara objektif dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak dalam membangun Bali yang lebih baik.

Masukan masyarakat juga harus mendapatkan ruang karena pembangunan pada akhirnya harus berpijak pada kepentingan publik.

Sekretariat untuk Memperkuat Konsolidasi Pers Online

Permintaan sekretariat yang disampaikan dalam momentum HUT ke-14 IWO dan HUT pertama IWO Bali bukan semata persoalan kebutuhan fisik sebuah ruangan.

Bagi IWO Bali, keberadaan sekretariat diharapkan menjadi pusat konsolidasi organisasi dan ruang bersama bagi para anggota untuk berdiskusi mengenai persoalan publik serta meningkatkan kualitas kerja jurnalistik.

Sekretariat juga diharapkan dapat menjadi tempat untuk mengembangkan kapasitas anggota dan melakukan berbagai kegiatan organisasi.

Sejalan dengan semangat “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali”, IWO Bali ingin terus memperkuat posisinya sebagai organisasi pers yang berpihak pada kepentingan publik.

Memasuki usia satu tahun, IWO Bali kini menghadapi tantangan untuk terus bertumbuh tanpa kehilangan independensi dan idealisme jurnalistik.

Di tengah perkembangan media digital yang bergerak cepat, IWO Bali berkomitmen untuk menjalankan peran pers secara profesional, kritis, objektif dan bertanggung jawab.

Perayaan HUT ke-14 IWO Nasional dan satu tahun IWO Bali pun menjadi penanda perjalanan baru.

Di satu sisi, organisasi pers ini merayakan pertumbuhan dan konsolidasi. Di sisi lain, IWO Bali menyampaikan harapan sederhana namun penting kepada pemerintah, memiliki sebuah tempat untuk bernaung.

Sebuah ruang yang mungkin tidak perlu luas dan mewah, tetapi cukup untuk menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, menulis, mengembangkan gagasan dan memperkuat kerja jurnalistik.

Karena bagi IWO Bali, mengawal pembangunan tidak cukup hanya dilakukan dari balik layar ponsel atau meja di sebuah kafe.

Setelah setahun berjalan, IWO Bali berharap memiliki sebuah rumah bersama untuk memperkuat langkah dan terus menjalankan perannya sebagai bagian dari pers yang mengawal kepentingan publik di Pulau Dewata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Made Sumerta Tagih Realisasi Perumda Tirta Mangutama Segera Bangun Reservoir Pecatu Belum Dapatkan Akses Air Bersih

    Made Sumerta Tagih Realisasi Perumda Tirta Mangutama Segera Bangun Reservoir Pecatu Belum Dapatkan Akses Air Bersih

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Anggota Komisi III DPRD Badung, I Made Sumerta menagih realisasi pembangunan reservoir di Desa Pecatu kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama yang hingga kini belum juga terealisasi. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Badung, I Made Sumerta, dalam Rapat Kerja (Raker) antara Komisi III DPRD Badung dengan Perumda Air Minum Tirta […]

  • Kawal Terus, Dugaan Mega Korupsi Grup Astra Agro Lestari Dilaporkan ke Jampidsus Kejagung

    Kawal Terus, Dugaan Mega Korupsi Grup Astra Agro Lestari Dilaporkan ke Jampidsus Kejagung

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Dugaan mega korupsi yang melibatkan Grup PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) resmi dilaporkan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia oleh Kantor Hukum HJ Bintang & Partners, Rabu siang (25/6). Langkah ini dilakukan setelah laporan serupa yang telah disampaikan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat pada awal […]

  • Waterbom Bali Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Terbaik, Buktikan Pariwisata Bisa Tinggalkan Dampak Positif

    Waterbom Bali Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Terbaik, Buktikan Pariwisata Bisa Tinggalkan Dampak Positif

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BADUNG – Waterbom Bali kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan mendorong transformasi industri pariwisata menuju arah yang lebih bertanggung jawab. Destinasi rekreasi air yang berada di kawasan Kuta, Kabupaten Badung ini meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali atas “Penerapan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) dan Pemilahan Sampah Terbaik di Daya Tarik Wisata Tahun 2026.” […]

  • Selama Ramadan: Pengemis di Yogya Sehari Bisa Mendapat 1 Juta

    Selama Ramadan: Pengemis di Yogya Sehari Bisa Mendapat 1 Juta

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 893
    • 0Komentar

    YOGYA,JARRAKPOS.COM – Pengemis musiman di Yogyakarta dapat meraup hingga Rp 1 juta per hari selama bulan Ramadan. Plt Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, menyebutkan bahwa angka Rp 500 ribu per hari pun sudah tergolong kecil bagi mereka. Rata-rata, pengemis bisa membawa pulang uang sebanyak Rp 1 juta setiap hari, dari pagi hingga sore. Noviar […]

  • KPK Diminta Usut Proyek Mangkrak Terminal LPG Jatim Senilai Rp2,7 Triliun

    KPK Diminta Usut Proyek Mangkrak Terminal LPG Jatim Senilai Rp2,7 Triliun

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Center for Budget Analysis (CBA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyidik proyek pembangunan Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur (Tahap-2) yang dikerjakan oleh Konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan China Petroleum Pipeline Engineering Co., Ltd. Proyek tersebut disebut mangkrak tanpa progres selama tahun 2022. Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menyebut bahwa […]

  • Kos-Kosan Warga Lokal Terdesak Modal Bule, Agung Alit Wiraputra: Jangan Biarkan Nominee Merusak Investasi Bali

    Kos-Kosan Warga Lokal Terdesak Modal Bule, Agung Alit Wiraputra: Jangan Biarkan Nominee Merusak Investasi Bali

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gelombang investasi asing di Bali kembali menjadi sorotan. Di tengah derasnya modal yang masuk ke Pulau Dewata, pelaku usaha lokal mengaku semakin sulit bersaing, terutama di sektor properti, akomodasi, hospitality, hingga usaha rumah kos. Kondisi tersebut disampaikan Ketua Masyarakat Agrobisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) Bali, Dr. AA Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.Kn., saat […]

expand_less