Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gung Cok Warning Keras Soal Hibah Pemprov Bali: APBD Jangan Cuma Jadi Formalitas Anggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan belanja hibah Pemerintah Provinsi Bali dalam APBD 2026.

Gung Cok mengingatkan pemerintah daerah agar anggaran hibah tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan untuk memenuhi daftar usulan kelompok atau lembaga penerima. Menurutnya, setiap rupiah yang bersumber dari uang rakyat harus memiliki tujuan yang jelas, manfaat yang terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Pernyataan tersebut disampaikan Gung Cok di tengah besarnya postur APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Dalam APBD tersebut, pendapatan daerah ditetapkan sekitar Rp6,33 triliun, sementara belanja daerah mencapai sekitar Rp7,16 triliun.

Menurut Gung Cok, besarnya belanja daerah harus berbanding lurus dengan kualitas manfaat yang diterima masyarakat. Karena itu, belanja hibah tidak boleh hanya dipandang sebagai pos anggaran yang harus direalisasikan.

«“Jangan sampai hibah hanya menjadi rutinitas anggaran. Setiap rupiah uang rakyat harus bisa dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun manfaatnya,” tegas Gung Cok.»

Politisi Golkar tersebut menilai pemerintah daerah harus memperkuat mekanisme verifikasi sebelum sebuah usulan hibah ditetapkan sebagai penerima anggaran.

Kelengkapan proposal, kata dia, tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran. Pemerintah perlu melihat tingkat urgensi, skala prioritas, pemerataan, manfaat sosial, hingga kemampuan penerima dalam mempertanggungjawabkan penggunaan dana.

Gung Cok meminta agar jangan sampai proposal yang secara administratif lengkap justru mengalahkan kebutuhan masyarakat yang jauh lebih mendesak.

“Harus ada skala prioritas. Jangan sampai kebutuhan yang lebih mendesak justru kalah dengan usulan yang sifatnya tidak prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, APBD memiliki ruang fiskal yang terbatas sementara kebutuhan pembangunan Bali sangat besar. Anggaran daerah harus mampu menjawab berbagai persoalan strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, hingga perlindungan sosial.

Karena itu, menurut Gung Cok, kebijakan hibah harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah, bukan sekadar mekanisme distribusi anggaran.

Gung Cok Soroti Transparansi Penerima Hibah

Selain soal prioritas, Gung Cok juga menyoroti aspek transparansi. Ia menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara jelas siapa penerima hibah, berapa nilai anggaran yang diberikan, untuk kepentingan apa dana tersebut digunakan, serta apa hasil yang diperoleh setelah anggaran direalisasikan.

Transparansi tersebut penting untuk memastikan tidak terjadi kesenjangan antara tujuan pemberian hibah dengan realisasi di lapangan.

Bagi Gung Cok, pengawasan terhadap hibah juga tidak boleh dilakukan hanya setelah muncul persoalan. Pengawasan harus dimulai sejak tahap perencanaan, verifikasi penerima, penetapan nilai, pencairan, hingga pertanggungjawaban.

«“Pengawasan jangan hanya dilakukan setelah ada masalah. Dari awal harus dipastikan perencanaannya benar, penerimanya tepat, penggunaannya sesuai dan pertanggungjawabannya jelas,” katanya.»

Ia menilai semakin besar anggaran yang digelontorkan melalui skema hibah, semakin besar pula tuntutan publik terhadap keterbukaan dan akuntabilitas pemerintah.

Karena itu, Fraksi Golkar DPRD Bali mendorong agar belanja hibah benar-benar diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Bali.

Gung Cok menegaskan, APBD bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Di balik setiap rupiah yang dibelanjakan, terdapat kepentingan masyarakat yang harus dipastikan mendapatkan manfaat.

Jangan sampai APBD hanya selesai sebagai formalitas anggaran, tetapi minim dampak dan tidak menjawab kebutuhan rakyat.

Reporter: Gung K

Redaktur Ivan Ernawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras di Lebak

    Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras di Lebak

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Pemerintah memulai penyaluran bantuan pangan beras kepada penerima manfaat. Untuk di Lebak dan Pandeglang, bantuan pangan beras yang disalurkan Perum Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang dilakukan perdana di Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung. Kepala Cabang (Kacab) Perum Bulog Lebak-Pandeglang Agung Trisakti menyebut bahwa Penyaluran Beras Bantuan Pangan di Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung sebanyak 366 Penerima […]

  • Ekonomi Bali Tumbuh 6,91 Persen, Bali Interfood 2026 Jadi Etalase Industri F&B Bertaraf Internasional

    Ekonomi Bali Tumbuh 6,91 Persen, Bali Interfood 2026 Jadi Etalase Industri F&B Bertaraf Internasional

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BALI – Pertumbuhan ekonomi Bali pada Triwulan II 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Bali tumbuh sebesar 6,91 persen pada Triwulan II 2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Triwulan I 2026. Secara tahunan, perekonomian Bali juga mencatat pertumbuhan sebesar 5,78 persen. Penguatan tersebut tidak terlepas dari aktivitas sektor pariwisata dan […]

  • DPR RI dan Aktivis Dorong PKN Laporkan Galian di Pintu Tol Mandala ke Bareskrim Polri

    DPR RI dan Aktivis Dorong PKN Laporkan Galian di Pintu Tol Mandala ke Bareskrim Polri

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menyoroti aktifitas galian tanah merah di depan pintu Tol Mandala, Kabupaten Lebak yang disebut ugal-ugalan. Pasalnya, kata Uchok aktifitas galian tanah merah lokasi tersebut sempat viral karena pernah makan korban jiwa dua orang operator alat berat tertimbun material tanah dan diduga meninggal. […]

  • Safari Ramadan di Desa Sumber Lor, Bupati Imron Bicara Perbaikan Pertanian dan Infrastruktur

    Safari Ramadan di Desa Sumber Lor, Bupati Imron Bicara Perbaikan Pertanian dan Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 770
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Bupati Cirebon Imron menyampaikan rencananya untuk kemajuan pertanian dan infrastruktur di wilayah timur, khususnya di Desa Sumber Lor, Kecamatan Babakan. Hal itu disampaikan Imron saat menghadiri Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman Desa Sumber Lor, Kecamatan Babakan, Senin (10/3/2025). Imron berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan. Selain menyampaikan […]

  • Klaim Mengejutkan dari Dalam Rutan: Dugaan TPPU Holywings Kembali Jadi Sorotan

    Klaim Mengejutkan dari Dalam Rutan: Dugaan TPPU Holywings Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DENPASAR – Isu mengenai pengelolaan bisnis hiburan malam Holywings kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pengakuan dari seorang pengacara yang saat ini berstatus sebagai tahanan di Rumah Tahanan (Rutan). Pengakuan tersebut memunculkan dugaan baru mengenai sumber permodalan sejumlah gerai Holywings di Indonesia. Sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu menyampaikan adanya dugaan bahwa sekitar 30 […]

  • Jangan Sia-siakan Potensi Olahraga! Dispora Bengkulu Ajak Bangun Industri Olahraga

    Jangan Sia-siakan Potensi Olahraga! Dispora Bengkulu Ajak Bangun Industri Olahraga

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 780
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com – Industri olahraga memiliki potensi besar sebagai sektor ekonomi yang dapat berkembang pesat di Indonesia, termasuk di Bengkulu. Oleh karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mendorong pemuda, komunitas olahraga, serta pelaku usaha untuk mengembangkan industri olahraga sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Kepala Dispora Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos., M.M., menyatakan bahwa […]

expand_less