Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bertajuk “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali Menggelar Aksi Sosial Sasar Tiga Desa di Karangasem

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARANGASEM, Matacompas.com – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali kembali menggelar Aksi Sosial (Aksos) bertajuk “Bergerak dan Berbagi” di Kabupaten Karangasem, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan sosial tersebut menyasar masyarakat di tiga lokasi, yakni Banjar Anyar, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis; Dusun Dukuh, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem; serta Banjar Dresta Sudharma Wates Tengah, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster hadir langsung dalam pelaksanaan Aksos di Balai Banjar Anyar, Desa Selumbung.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing lokasi menyasar 50 penerima manfaat yang terdiri atas 10 lansia, 10 ibu hamil, 10 penyandang disabilitas, 10 kader PKK, dan 10 balita.

Pada setiap lokasi disalurkan 1.500 kilogram beras, 3.000 butir telur, dan 100 kotak susu.

Dengan demikian, total bantuan utama yang disalurkan di tiga lokasi mencapai 4.500 kilogram beras, 9.000 butir telur, dan 300 kotak susu.

Aksi sosial tersebut juga mendapat dukungan sejumlah perangkat daerah dan mitra kerja TP PKK Provinsi Bali.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, misalnya, menyalurkan 50 paket Gemarikan di setiap lokasi. Masing-masing paket berisi 1 kilogram ikan tuna blue fin, 1 kilogram ikan nila, dan 1 kilogram ikan kembung.

Sementara itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali memberikan 10 paket sembako untuk lansia di setiap lokasi. Paket tersebut berisi minyak goreng, gula pasir, kopi bubuk, serta makanan ringan.

Pengurus Daerah IBI Provinsi Bali turut menyerahkan bantuan susu formula bagi ibu hamil dan balita.

Bantuan lainnya berupa paket multivitamin dari Dinas Kesehatan, telur dan 1.000 bibit cabai dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta 50 bibit tanaman manggis, alpukat dan durian dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali juga mendukung kegiatan melalui pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) memasak.

Dalam arahannya, Putri Koster mengatakan Aksos “Bergerak dan Berbagi” merupakan program TP PKK Provinsi Bali untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga pusat.

“Apapun yang menjadi program pemerintah untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, mari kita dukung bersama. Jangan asal protes yang bisa menghambat pembangunan,” ujarnya.

Putri Koster juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat terhadap gerakan Bali bersih. Ia mengajak masyarakat mengubah pola pengelolaan sampah dengan tidak sekadar mengumpulkan dan menimbun sampah.

“Ubah pola lama yang keliru, sampah jangan hanya dikumpulkan dan ditimbun, tapi harus dikelola dari sumber,” sebutnya.

Selain persoalan lingkungan, Putri Koster turut memberikan edukasi mengenai tata laksana pencegahan rabies kepada masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Aksos yang menyasar tiga desa di wilayah Karangasem.
Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali selalu dinantikan masyarakat.

“Terima kasih, bantuan ibu untuk warga kami tentunya sangat bermanfaat,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah perangkat daerah juga memberikan edukasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada kembali mengingatkan pentingnya pencegahan rabies melalui perawatan hewan peliharaan.

Ia juga menyinggung cakupan vaksinasi rabies di Karangasem yang disebut baru mencapai 24 persen.
“Ini menjadi perhatian serius kita saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Bali Mandara dr. I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, M.Kes dan Direktur RSU Dharma Yadnya dr. Kadek Iwan Darmawan, M.P.H memperkenalkan layanan unggulan fasilitas kesehatan milik Pemprov Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan berbagai penyakit, termasuk influenza.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal.

Sedangkan, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani menegaskan pentingnya memastikan lansia, anak dan penyandang disabilitas tidak terlantar.

Reporter : Putu Ivan
Editor      : Agus Jaya
Sumber   : Rilis Pemprov Bali

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Wayan Bawa Dorong Pencabutan SE dan Ajak Takbiran di Rumah

    Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Wayan Bawa Dorong Pencabutan SE dan Ajak Takbiran di Rumah

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Wayan Bawa menilai penerbitan Surat Edaran (SE) terkait Hari Raya Idul Fitri sebelum adanya keputusan resmi dari pemerintah pusat dinilai terlalu prematur. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Wayan Bawa, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I dan Komisi IV DPRD […]

  • Tim Akselerasi NTT Dibentuk, Harapan Baru Percepat Pembangunan Daerah

    Tim Akselerasi NTT Dibentuk, Harapan Baru Percepat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 22
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Upaya mempercepat pembangunan di daerah terus dilakukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui pembentukan Tim Akselerasi Percepatan Pembangunan. Tim ini melibatkan sekitar 50 orang dari lintas perangkat daerah dan dirancang untuk mengawal program prioritas. Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Yusuf Lery Rupidara, menyebut tim ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat roda […]

  • Upah Minimum Bali : Rendah di Angka Tinggi di Dampak.

    Upah Minimum Bali : Rendah di Angka Tinggi di Dampak.

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – 4 September 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (BEM FH UNUD) menyampaikan aspirasi dan keprihatinan mereka terkait masalah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) pekerja di Bali yang masih jauh dengan standar kehidupan yang layak. Persoalan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Bali kembali menjadi sorotan di tengah […]

  • Gawat, Kader Gerindra Nistra Yohan Aman dan Immanuel Diduga Terlibat Korupsi

    Gawat, Kader Gerindra Nistra Yohan Aman dan Immanuel Diduga Terlibat Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dalam hitungan hari, publik dikejutkan oleh dua kabar yang sama-sama melibatkan kader Gerindra, tetapi berakhir dengan nasib berbeda. Di satu sisi, Immanuel Ebenezer alias Noel, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, ditangkap melalui operasi tangkap tangan KPK, ditetapkan sebagai tersangka, lalu ditahan dan segera diberhentikan Presiden Prabowo dari jabatannya. Di sisi lain, Nistra Yohan, nama yang muncul […]

  • Mulai 1 April, Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Suwung: Bali Percepat Revolusi Pengelolaan dari Sumber

    Mulai 1 April, Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Suwung: Bali Percepat Revolusi Pengelolaan dari Sumber

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Pemerintah Provinsi Bali bersiap memasuki babak baru dalam pengelolaan sampah. Mulai 1 April 2026, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung hanya akan menerima sampah anorganik atau residu. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, yang menegaskan bahwa sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya. Langkah […]

  • Gubernur Koster Dorong Jajarannya Inovatif dan Kerja Maksimal Genjot Realisasi PAD 2026.

    Gubernur Koster Dorong Jajarannya Inovatif dan Kerja Maksimal Genjot Realisasi PAD 2026.

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster minta jajaran perangkat daerah bekerja maksimal untuk mengejar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Penekanan itu disampaikannya saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8). Gubernur Koster dalam arahan singkat menyinggung pentingnya dukungan […]

expand_less