Pagerwesi Momentum Perkuat Benteng Diri, Made Supartha Ajak Umat Teguhkan Iman dan Jaga Pikiran
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, MATACOMPAS.COM – Hari Raya Pagerwesi yang jatuh pada Rabu, 4 November 2026, bertepatan dengan Rabu Kliwon Wuku Sinta, menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat sraddha (keyakinan) dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus meningkatkan kualitas diri melalui ilmu pengetahuan suci.
Dalam menyambut hari suci tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. C I Made Supartha, SH., MH., menyampaikan ucapan Rahajeng Rahina Suci Pagerwesi kepada seluruh umat Hindu, khususnya masyarakat Bali.
Pagerwesi secara etimologis berasal dari kata pager yang berarti pagar dan wesi yang berarti besi. Filosofi ini melambangkan perlunya membangun benteng perlindungan diri yang kuat, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga melalui penguatan pikiran, jiwa, pengetahuan, dan keteguhan iman.
Hari Raya Pagerwesi mengandung pesan mendalam bahwa manusia harus senantiasa membentengi dirinya dengan ilmu pengetahuan suci, kebijaksanaan, serta nilai-nilai dharma agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif dalam kehidupan.
Di tengah dinamika kehidupan modern dengan berbagai tantangan sosial, budaya, dan perkembangan teknologi, nilai-nilai Pagerwesi menjadi pengingat penting agar manusia tetap memiliki pegangan moral, kejernihan berpikir, serta keteguhan dalam menjalankan kebenaran.
Momentum Pagerwesi juga diharapkan menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat hubungan dengan Tuhan, menjaga keharmonisan antarsesama, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.
Made Supartha mengajak seluruh umat Hindu menjadikan Hari Raya Pagerwesi bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum untuk memperkuat karakter, meningkatkan kualitas spiritual, dan mengimplementasikan ajaran dharma dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pikiran yang tercerahkan, iman yang teguh, dan ilmu pengetahuan sebagai pedoman, manusia diharapkan mampu membangun benteng diri yang kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Rahajeng Rahina Suci Pagerwesi, Rabu, 4 November 2026.
Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan tuntunan, keselamatan, kedamaian, dan kerahayuan bagi seluruh umat.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar