Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Koster Tegas Panggil BTID, Mangrove Bali Tak Bisa Ditawar

Koster Tegas Panggil BTID, Mangrove Bali Tak Bisa Ditawar

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Polemik dugaan kerusakan mangrove di kawasan Serangan, yang berkaitan dengan proyek pengembangan KEK Kura-Kura Bali, kian memanas. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan sikap tegas dengan memastikan akan memanggil PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk dimintai klarifikasi.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya dugaan pembabatan mangrove serta kewajiban penggantian lahan yang dinilai belum sepenuhnya jelas. Koster menegaskan, pemanggilan dilakukan untuk memastikan komitmen BTID dalam mengganti kawasan mangrove yang terdampak pembangunan.

Dalam forum dialog publik yang digelar di Denpasar, Koster menyampaikan bahwa persoalan mangrove tidak bisa diselesaikan sekadar lewat pendekatan administratif. Ia menekankan bahwa penggantian lahan harus benar-benar setara secara ekologis, bukan sekadar formalitas di atas kertas.

“Saya tidak akan mundur. Mangrove harus kita bela bersama,” tegasnya, menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Bali.

Koster juga mengungkap bahwa berbagai izin di kawasan tersebut sebagian telah terbit sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak era 1990-an. Namun, Pemerintah Provinsi Bali kini mengambil arah berbeda dengan memperketat pengawasan serta menutup celah praktik yang berpotensi merusak lingkungan.

Melalui regulasi terbaru, Pemprov Bali secara tegas melarang alih fungsi lahan produktif, termasuk kawasan mangrove. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

Selain itu, mangrove dinilai memiliki peran vital sebagai benteng alami, habitat biota laut, hingga penyerap karbon. Karena itu, Koster menegaskan bahwa keberadaannya tidak bisa digantikan begitu saja oleh jenis vegetasi lain.

Di tengah polemik yang berkembang, langkah pemanggilan BTID dipandang sebagai titik krusial untuk menguji transparansi dan tanggung jawab pihak pengembang. Pemerintah daerah pun memastikan bahwa setiap proses akan dikawal ketat demi menjaga masa depan lingkungan Bali.

Dengan sikap tegas tersebut, Koster menegaskan satu hal: pembangunan boleh berjalan, tetapi kelestarian mangrove tetap menjadi harga mati.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sederet Kisah Pilu Warga Myanmar Korban Gempa Besar

    Sederet Kisah Pilu Warga Myanmar Korban Gempa Besar

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

    MYANMAR,JARRAKPOS.COM – Gempa dengan magnitudo (M) 7,7 membawa pilu untuk warga Myanmar. Saat jumlah korban terus meningkat, warga Myanmar masih harus menghadapi ketakutan akan serangan dari pasukan junta militer. Dilansir Reuters, Senin (31/3/2025), jumlah korban tewas akibat gempa di Myanmar telah mencapai 1.700 orang. Otoritas Myanmar juga menyebut ada 3.400 orang yang terluka dan 300 […]

  • Keren! SMK KarNas Satu-satunya di Jawabarat yang Launching National ShowCase

    Keren! SMK KarNas Satu-satunya di Jawabarat yang Launching National ShowCase

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – SMK Karya Nasional sebagai salah satu Sekolah Kejuruan di Kabupaten Kuningan yang terletak di Kecamatan Cirendang, terpilih sebagai Nasional Showcase-SMK Bisa tahun 2025 oleh PT Astra International, Tbk. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH.,MKn hadir dalam kegiatan launching tersebut, Selasa (25/02/2025). “Pendidikan vokasi harus semakin diperkuat agar lulusan SMK tidak hanya memiliki […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Gelar Sosialisasi Paritrana Award 2024, Dorong Perlindungan Pekerja

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Gelar Sosialisasi Paritrana Award 2024, Dorong Perlindungan Pekerja

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Provinsi Bengkulu menggelar sosialisasi Paritrana Award 2024 , sebuah penghargaan bagi pemerintah daerah, perusahaan, serta pelaku usaha yang berkomitmen dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Bengkulu pada Jumat (15/3/25). Sosialisasi ini dibuka oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil […]

  • Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Made Supartha Tata Ruang, Aset, dan Perizinan di Bali Sudah Brutal dan Ugal-Ugalan

    Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Made Supartha Tata Ruang, Aset, dan Perizinan di Bali Sudah Brutal dan Ugal-Ugalan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kondisi tata ruang, pengelolaan aset daerah, serta sistem perizinan di Bali mendapat sorotan tajam dari Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H M.H., Di hadapan ratusan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali, Supartha bahkan menyebut […]

  • Tokoh Puri Grenceng Melaporkan Dugaan Bangunan Gedung Pancasila Melanggar

    Tokoh Puri Grenceng Melaporkan Dugaan Bangunan Gedung Pancasila Melanggar

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Bangunan sebuah gedung yang menamakan diri sebagai “Gedung Pancasila” di Kota Denpasar menuai sorotan tajam. Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, melaporkan adanya dugaan pelanggaran serius terkait penyerobotan badan jalan publik dalam proses pembangunan gedung tersebut. Susruta menyayangkan ironi yang terjadi, di mana gedung yang […]

  • Bajak Laut Manggarai Barat & Persematim Manggarai Timur Melaju ke 16 Besar: Persab Belu Masih Punya Harapan

    Bajak Laut Manggarai Barat & Persematim Manggarai Timur Melaju ke 16 Besar: Persab Belu Masih Punya Harapan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 1
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Persaingan ketat di Grup D Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXIV Ende 2025 akhirnya mencapai puncaknya pada Kamis malam di Stadion Marilonga. Dua tim asal Manggarai, Bajak Laut Manggarai Barat dan Persematim Manggarai Timur, memastikan langkah mereka ke babak 16 besar setelah menutup laga terakhir fase grup dengan hasil gemilang. Dalam pertandingan penentuan, […]

expand_less