Breaking News
light_mode
Trending Tags

Koster Tegas Panggil BTID, Mangrove Bali Tak Bisa Ditawar

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Polemik dugaan kerusakan mangrove di kawasan Serangan, yang berkaitan dengan proyek pengembangan KEK Kura-Kura Bali, kian memanas. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan sikap tegas dengan memastikan akan memanggil PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk dimintai klarifikasi.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya dugaan pembabatan mangrove serta kewajiban penggantian lahan yang dinilai belum sepenuhnya jelas. Koster menegaskan, pemanggilan dilakukan untuk memastikan komitmen BTID dalam mengganti kawasan mangrove yang terdampak pembangunan.

Dalam forum dialog publik yang digelar di Denpasar, Koster menyampaikan bahwa persoalan mangrove tidak bisa diselesaikan sekadar lewat pendekatan administratif. Ia menekankan bahwa penggantian lahan harus benar-benar setara secara ekologis, bukan sekadar formalitas di atas kertas.

“Saya tidak akan mundur. Mangrove harus kita bela bersama,” tegasnya, menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Bali.

Koster juga mengungkap bahwa berbagai izin di kawasan tersebut sebagian telah terbit sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak era 1990-an. Namun, Pemerintah Provinsi Bali kini mengambil arah berbeda dengan memperketat pengawasan serta menutup celah praktik yang berpotensi merusak lingkungan.

Melalui regulasi terbaru, Pemprov Bali secara tegas melarang alih fungsi lahan produktif, termasuk kawasan mangrove. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

Selain itu, mangrove dinilai memiliki peran vital sebagai benteng alami, habitat biota laut, hingga penyerap karbon. Karena itu, Koster menegaskan bahwa keberadaannya tidak bisa digantikan begitu saja oleh jenis vegetasi lain.

Di tengah polemik yang berkembang, langkah pemanggilan BTID dipandang sebagai titik krusial untuk menguji transparansi dan tanggung jawab pihak pengembang. Pemerintah daerah pun memastikan bahwa setiap proses akan dikawal ketat demi menjaga masa depan lingkungan Bali.

Dengan sikap tegas tersebut, Koster menegaskan satu hal: pembangunan boleh berjalan, tetapi kelestarian mangrove tetap menjadi harga mati.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Percaya Giri Prasta Kembali Bawa Bali ke Top 5 PON

    Gubernur Koster Percaya Giri Prasta Kembali Bawa Bali ke Top 5 PON

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR — Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak kepengurusan KONI Bali periode 2026–2030 di bawah pimpinan I Nyoman Giri Prasta agar mampu kembali merebut peringkat kelima pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di NTB-NTT. Sebelumnya, Bali berhasil menduduki peringkat kelima pada PON XX di Papua, dan peringkat ketujuh pada PON XXI di Aceh-Medan. “Saya yakin setiap […]

  • Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

    Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Keberadaan kunang-kunang di kawasan Kebun Raya Bali menjadi penanda kuat bahwa ekosistem alam di wilayah tersebut masih terjaga dengan baik. Serangga bercahaya ini tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga memiliki peran penting sebagai indikator kualitas lingkungan. Kebun Raya Bali menjadi lokasi strategis dalam kegiatan eksplorasi kunang-kunang yang merupakan bagian dari upaya […]

  • Polres Dumai Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Tanam Jagung Pipil di Lahan Seluas 1 Hektar

    Polres Dumai Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Tanam Jagung Pipil di Lahan Seluas 1 Hektar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DUMAI,MATAKOMPAS.COM – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Dumai Kota melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di lahan Kebun Jagung Ketahanan Pangan Polsek Dumai Kota yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, RT 08, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh […]

  • Polres Magelang Kota Musnahkan 683 Botol Miras Berbagai Jenis

    Polres Magelang Kota Musnahkan 683 Botol Miras Berbagai Jenis

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 815
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota, Polda Jawa tengah, memusnahkan sebanyak 683 botol minuman beralkohol (minuman keras/miras) berbagai merek yang telah disita sebelumnya dalam rangka giat kepolisian yang ditingkatkan guna menciptakan situasi kondusif menjelang bulan Ramadhan 1446 H/2025 dan Hari Raya Idul Fitri. Jumat,(21/3/2025). Kapolres Magelang Kota AKBP Anita menyampaikan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol […]

  • Konsultan Klarifikasi Polemik Kondotel Predmet di Pantai Cemagi, Pengukuran Ulang Sebut Tinggi Bangunan 14,8 Meter

    Konsultan Klarifikasi Polemik Kondotel Predmet di Pantai Cemagi, Pengukuran Ulang Sebut Tinggi Bangunan 14,8 Meter

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Kontroversi pembangunan Kondotel Predmet di kawasan Pantai Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.mendapat klarifikasi dari pihak konsultan. Klarifikasi ini disampaikan menyusul pemberitaan media terkait dugaan ketidaksesuaian PKKPR atau Zona yg ada pada kawasan pertanian atau bangunan yang belum memiliki Izin atau ketinggian yang melebihi dari 15 meter. Konsultan Kondotel Predmet, Andianto Nahak […]

  • “Macan Dewan” I Dewa Nyoman Rai dan Dr. Somvir Bertemu Baba Bageshwar Dham, Bali Jadi Titik Temu Spiritualitas Dunia

    “Macan Dewan” I Dewa Nyoman Rai dan Dr. Somvir Bertemu Baba Bageshwar Dham, Bali Jadi Titik Temu Spiritualitas Dunia

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di balik kerasnya dinamika politik dan ketegasan menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat, ternyata ada ruang lain yang menjadi perhatian I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H. Dunia spiritual dan meditasi menjadi salah satu sisi kehidupan yang selama ini tidak banyak diketahui publik.   Sosok yang kerap dijuluki “Macan Dewan” itu pada Sabtu (8/8/2026) […]

expand_less