Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rekomendasi Pansus Dua Proyek di Kelingking Beach Resmi Diserahkan, Gubernur Koster Sebut Akan Ada Kejutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dua proyek wisata ekstrem di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung kini menunggu keputusan akhir dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Apakah lift kaca setinggi 180 meter dan wahana bungee jumping Extreme Park Bali akan dilanjutkan, dibongkar, atau dicarikan solusi lain, semua kini bergantung pada keputusan eksekutif.

Kepastian ini muncul, setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali resmi menyerahkan hasil rekomendasi kepada Gubernur Koster.

 Penyerahan dilakukan oleh Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack bersama Tim Pansus TRAP di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Selasa, 11 November 2025

Meski dokumen telah diserahkan, isi rekomendasi masih dirahasiakan. Gubernur Koster mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu sebelum mengumumkan keputusan resmi. Ia bahkan menyebut kemungkinan akan ada kejutan terkait langkah selanjutnya.

“Ini sudah ada rekomendasi pansus, nanti saya pelajari. Itulah sedang dikaji,” ujarnya.

Saat ditanya apakah pembongkaran menjadi opsi, Koster meminta publik bersabar. “Nanti kita kaji dulu. Tunggu dulu,” tegasnya.

 Ia juga menegaskan bahwa Bali tidak anti investor, namun yang dicari adalah investor yang taat pada aturan.

Ketua Pansus I Made Supartha, didampingi Wakil Sekretaris Dr. Somvir dan anggota I Gede Harja Astawa, menyatakan bahwa 18 anggota Pansus sepakat menyerahkan rekomendasi secara tertutup kepada Gubernur Koster.

“Kita sudah serahkan tadi rekomendasi. Karena ini kesepakatan rapat kita Pansus seluruhnya, kita serahkan dulu secara tertutup kepada Gubernur Bali, tadi beliau sudah kita dengar juga akan memberikan kejutan. Nanti ketika waktunya sudah harus disampaikan, saya kira tidak terlalu lama,” ujarnya.

Menurut Made Supartha, kerahasiaan ini dilakukan agar tidak menimbulkan kegaduhan sebelum keputusan resmi diambil. “Karena nanti kewenangan eksekutif yang melakukan kegiatan lebih lanjut daripada rekomendasi itu,” jelasnya.

Ia menegaskan evaluasi Pansus mencakup aspek teknis, regulasi tata ruang, kearifan lokal, hingga nilai warisan budaya. “Jangan sampai yang sudah warisan luar biasa dari alam dan daripada leluhur kita ini nanti berubah. Kan itu saya kira pertimbangannya sudah jelas,” katanya.

Menanggapi dugaan pelanggaran, Supartha menyebut indikasi pelanggaran tata ruang sudah tampak jelas. “Ya dekat pantai, dekat jurang kan gitu. Kemudian disana aturannya bagaimana, itu kegiatan yang disana itu secara aturan itu diberikan pelindungan apa tidak. Kan itu semua kita mengacu kepada pertimbangan regulasi. Kalau regulasinya sudah melanggar tidak itu? Iya sudah kelihatan seperti itu,” tegasnya.

Kendati demikian, ia enggan menyebut apakah rekomendasi itu mengarah pada pembongkaran atau penutupan permanen. “Nggak tahu, itu nanti kan biar eksekutif ya,” ujarnya.

Diketahui, Pansus TRAP sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada 31 Oktober 2025 dan menemukan sejumlah pelanggaran serius, terutama pada aspek tata ruang, izin, dan keselamatan. Proyek lift kaca disebut berdiri di zona perlindungan setempat dan hanya berjarak sekitar 15 meter dari tebing, padahal Perda RTRW Bali Nomor 4 Tahun 2019 mengatur larangan pembangunan dalam radius 100 meter dari tebing atau sempadan pantai.

Selain itu, proyek juga belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan hanya mengantongi dokumen UPL-UKL. Berdasarkan hasil kajian Dinas ESDM, instalasi lift belum memenuhi standar keselamatan kerja.

Sementara itu, wahana bungee jumping juga dihentikan karena izin tidak lengkap dan lokasi terlalu dekat dengan bibir tebing yang dinilai tidak stabil.

Menutup pernyataannya, Supartha menegaskan bahwa kedua lokasi wisata ekstrem tersebut masih dalam status ditutup sementara hingga keputusan final dikeluarkan oleh Gubernur Koster.

“Tunggu tanggal mainnya. Waktu tidak lama lagi, biar jelas,” tandasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian Bagi WNA Terdampak Berjalan Baik

    Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian Bagi WNA Terdampak Berjalan Baik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Keberlanjutan situasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah masih terus memberikan dampak signifikan terhadap dunia penerbangan internasional. Penutupan. sejumlah jalur udara di kawasan tersebut berimbas pada pembatalan berbagai rute penerbangan dari dan menuju Bali. Merespons situasi ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Bali memastikan bahwa pelayanan dan pengawasan terhadap Warga Negara […]

  • Ketut Boping Soroti Tata Tertib DPRD Bali: Minta Pembahasan Rekomendasi Pansus Lewat Bamus, Jangan Terburu-buru Diserahkan ke Eksekutif

    Ketut Boping Soroti Tata Tertib DPRD Bali: Minta Pembahasan Rekomendasi Pansus Lewat Bamus, Jangan Terburu-buru Diserahkan ke Eksekutif

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan Tabanan, I Ketut Suryadi S.Sos., M.Si atau yang akrab disapa Ketut Boping, menyatakan sependapat dengan pandangan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP), I Made Supartha, yang menginginkan rekomendasi Pansus diproses sesuai mekanisme dan tata tertib DPRD sebelum disampaikan kepada pihak eksekutif. […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Karya Bakti di Desa Tau Lumbis Pasca Banjir Bandang

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Karya Bakti di Desa Tau Lumbis Pasca Banjir Bandang

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Lumbis menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat pasca bencana dengan melaksanakan karya bakti membersihkan Gereja dan Puskesmas di Desa Tau Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan kesehatan serta mengantisipasi penyebaran penyakit pasca banjir bandang yang melanda daerah tersebut. Minggu,(12/1/2025). Dalam kegiatan […]

  • Polemik BTID Serangan Kian Memanas, For HATI Bali Desak Pemprov Segera Jalankan Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali

    Polemik BTID Serangan Kian Memanas, For HATI Bali Desak Pemprov Segera Jalankan Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik pembangunan mega proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan kembali menghangat. Kali ini sorotan mengarah kepada Pemerintah Provinsi Bali yang dinilai belum menindaklanjuti sembilan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, meski rekomendasi tersebut telah resmi diserahkan kepada pihak eksekutif hampir tiga pekan […]

  • PBVSI Sumut Fokus Pembinaan Usia Muda

    PBVSI Sumut Fokus Pembinaan Usia Muda

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Penyerahan sk pengprov pbvsi sumut masa bakti 2025-2029 Medan – Memasuki tahun 2025 ini Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utarafokus pembinaan usia muda untuk regenerasi atlet agar prestasi bola voli bisa semakin bagus dibandingkan sebelumnya.  Ketua PBVSI Sumatera Utara Wiko Lovino Siregar mengatakan, pembinaan usia muda menjadi fokus sebab dari sini nantinya akan […]

  • TMMD Sekardadi Ditutup, I Komang Carles Dorong Percepatan Pembangunan Desa yang Merata

    TMMD Sekardadi Ditutup, I Komang Carles Dorong Percepatan Pembangunan Desa yang Merata

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANGLI – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, resmi ditutup, Kamis (13/8/2026). Momentum penutupan yang dipusatkan di Kotis TMMD 129 tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Komang Carles, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat terkait. Hadir dalam kegiatan […]

expand_less