Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rekomendasi Pansus Dua Proyek di Kelingking Beach Resmi Diserahkan, Gubernur Koster Sebut Akan Ada Kejutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dua proyek wisata ekstrem di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung kini menunggu keputusan akhir dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Apakah lift kaca setinggi 180 meter dan wahana bungee jumping Extreme Park Bali akan dilanjutkan, dibongkar, atau dicarikan solusi lain, semua kini bergantung pada keputusan eksekutif.

Kepastian ini muncul, setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali resmi menyerahkan hasil rekomendasi kepada Gubernur Koster.

 Penyerahan dilakukan oleh Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack bersama Tim Pansus TRAP di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Selasa, 11 November 2025

Meski dokumen telah diserahkan, isi rekomendasi masih dirahasiakan. Gubernur Koster mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu sebelum mengumumkan keputusan resmi. Ia bahkan menyebut kemungkinan akan ada kejutan terkait langkah selanjutnya.

“Ini sudah ada rekomendasi pansus, nanti saya pelajari. Itulah sedang dikaji,” ujarnya.

Saat ditanya apakah pembongkaran menjadi opsi, Koster meminta publik bersabar. “Nanti kita kaji dulu. Tunggu dulu,” tegasnya.

 Ia juga menegaskan bahwa Bali tidak anti investor, namun yang dicari adalah investor yang taat pada aturan.

Ketua Pansus I Made Supartha, didampingi Wakil Sekretaris Dr. Somvir dan anggota I Gede Harja Astawa, menyatakan bahwa 18 anggota Pansus sepakat menyerahkan rekomendasi secara tertutup kepada Gubernur Koster.

“Kita sudah serahkan tadi rekomendasi. Karena ini kesepakatan rapat kita Pansus seluruhnya, kita serahkan dulu secara tertutup kepada Gubernur Bali, tadi beliau sudah kita dengar juga akan memberikan kejutan. Nanti ketika waktunya sudah harus disampaikan, saya kira tidak terlalu lama,” ujarnya.

Menurut Made Supartha, kerahasiaan ini dilakukan agar tidak menimbulkan kegaduhan sebelum keputusan resmi diambil. “Karena nanti kewenangan eksekutif yang melakukan kegiatan lebih lanjut daripada rekomendasi itu,” jelasnya.

Ia menegaskan evaluasi Pansus mencakup aspek teknis, regulasi tata ruang, kearifan lokal, hingga nilai warisan budaya. “Jangan sampai yang sudah warisan luar biasa dari alam dan daripada leluhur kita ini nanti berubah. Kan itu saya kira pertimbangannya sudah jelas,” katanya.

Menanggapi dugaan pelanggaran, Supartha menyebut indikasi pelanggaran tata ruang sudah tampak jelas. “Ya dekat pantai, dekat jurang kan gitu. Kemudian disana aturannya bagaimana, itu kegiatan yang disana itu secara aturan itu diberikan pelindungan apa tidak. Kan itu semua kita mengacu kepada pertimbangan regulasi. Kalau regulasinya sudah melanggar tidak itu? Iya sudah kelihatan seperti itu,” tegasnya.

Kendati demikian, ia enggan menyebut apakah rekomendasi itu mengarah pada pembongkaran atau penutupan permanen. “Nggak tahu, itu nanti kan biar eksekutif ya,” ujarnya.

Diketahui, Pansus TRAP sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada 31 Oktober 2025 dan menemukan sejumlah pelanggaran serius, terutama pada aspek tata ruang, izin, dan keselamatan. Proyek lift kaca disebut berdiri di zona perlindungan setempat dan hanya berjarak sekitar 15 meter dari tebing, padahal Perda RTRW Bali Nomor 4 Tahun 2019 mengatur larangan pembangunan dalam radius 100 meter dari tebing atau sempadan pantai.

Selain itu, proyek juga belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan hanya mengantongi dokumen UPL-UKL. Berdasarkan hasil kajian Dinas ESDM, instalasi lift belum memenuhi standar keselamatan kerja.

Sementara itu, wahana bungee jumping juga dihentikan karena izin tidak lengkap dan lokasi terlalu dekat dengan bibir tebing yang dinilai tidak stabil.

Menutup pernyataannya, Supartha menegaskan bahwa kedua lokasi wisata ekstrem tersebut masih dalam status ditutup sementara hingga keputusan final dikeluarkan oleh Gubernur Koster.

“Tunggu tanggal mainnya. Waktu tidak lama lagi, biar jelas,” tandasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Longsor, Anggota TNI dan Masyarakat Lakukan Kerjabakti di Wilayah Binaannya

    Pasca Longsor, Anggota TNI dan Masyarakat Lakukan Kerjabakti di Wilayah Binaannya

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Untuk mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa, serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pelda A Yahya selaku Babinsa Desa Pancalang, melaksanakan kerja bakti bersama warga melakukan pembersihan tanah dan perehaban kembali rumah milik Sayadi. Pelda A Yahya yang juga merupakan anggota Koramil 1514/Pancalang, menjelaskan […]

  • Bengkulu Siap Berlaga di Kejurnas Bola Tangan 2025 di Riau, Kadispora Optimis Raih Prestasi

    Bengkulu Siap Berlaga di Kejurnas Bola Tangan 2025 di Riau, Kadispora Optimis Raih Prestasi

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 888
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com  – Provinsi Bengkulu dipastikan aKejuaraan Nasional (Kejurnas) Handball yang akan digelar di Riau pada 19-24 April 2025 . Keikutsertaan ini menjadi kesempatan penting bagi para atlet handball Bengkulu untuk menunjukkan kualitas dan kemampuan terbaik di kancah nasional. Ketua umum ABTI Bengkulu, Bogy Restu Ilahi M.pd mengatakan saat ini para Atlet Abti sedang menjalani […]

  • Polemik Penjor Melebar, Tokoh Bali, Putu Suasta Minta PLN Lakukan Pembenahan Total

    Polemik Penjor Melebar, Tokoh Bali, Putu Suasta Minta PLN Lakukan Pembenahan Total

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pendiri LSM JARRAK dan Yayasan Wisnu, Putu Suasta menegaskan pentingnya pejabat PLN yang bertugas di Bali memahami budaya dan kearifan lokal demi mencegah kegaduhan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan menyusul polemik imbauan penjor yang sempat memicu reaksi publik menjelang Hari Raya Galungan. “Harapan kedepan mencegah kegaduhan dan banyak hal adat istiadat […]

  • Polemik Seng Berakhir, Penataan Jatiluwih Jadi Harapan Bangkitkan Wisata Tabanan

    Polemik Seng Berakhir, Penataan Jatiluwih Jadi Harapan Bangkitkan Wisata Tabanan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Upaya penataan kawasan hijau Jatiluwih mulai menunjukkan hasil positif. Polemik pemasangan seng di areal persawahan Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, yang sempat memicu penurunan tajam kunjungan wisatawan, kini berangsur mereda setelah dilakukan pembongkaran seng di kawasan Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Senin, 5 Januari 2026. Pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Kemenkum Jabar Gandeng Disbudpar Kota Bandung Jalin Kolaborasi Lindungi Kekayaan Budaya Tradisional

    Kemenkum Jabar Gandeng Disbudpar Kota Bandung Jalin Kolaborasi Lindungi Kekayaan Budaya Tradisional

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com. Bandung – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, yang bertindak sebagai perpanjangan tangan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), menghadiri rapat pertama awal tahun di 2025 bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung didasarkan pada Surat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Nomor: B/TU.01.02/023-Disbudpar/I/2025 perihal : Rapat Koordinasi HKI Tahun 2025 Sekretaris Dinas Nuzrul […]

expand_less