Breaking News
light_mode
Trending Tags

Masuk Angin, Kejagung Diminta Ambil Alih Penanganan Dugaan Penyelewengan BSPS di Sumenap

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta – Front Pemuda Madura (FPM) menyoroti kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep dalam mengusut dugaan penyelewengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

FPM menilai proses penyelidikan dugaan korupsi berjamaah itu berjalan lambat dan cenderung akan berhenti pada aktor-aktor kecil di lapangan, seperti kepala desa (kades) dan tenaga fasilitator lapangan (TFL) atau pendamping.

“Kami melihat tidak ada keseriusan dari Kejari Sumenep untuk membongkar kasus ini hingga ke akarnya,” kata Ketua Umum FPM, Asip Irama, Rabu (29/4/2025)

Asip berpandangan, Kejari Sumenep seharusnya juga memanggil aktor-aktor politik yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi tersebut. Hal itu penting supaya polemik BSPS ini segera menemui titik terang.

“Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat indikasi keterlibatan aktor-aktor politik yang berperan dalam pengondisian proyek milik Kementerian PUPR itu. Maka kami menilai Kejari Sumenep harus memanggil aktor-aktor politik ini untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

“Jangan sampai Kejari Sumenep justru hanya jadi pelindung bagi pelaku utama yang memiliki power,” imbuhnya.

Sebab itu, kata Asip, demi menjamin penegakan hukum yang objektif, profesional, dan bebas dari intervensi lokal, FPM mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk mengambil alih penanganan kasus BSPS di Sumenep.

“Langkah ini penting agar penyidikan tidak hanya menyasar ‘kambing hitam’, tetapi benar-benar membongkar struktur korupsi secara menyeluruh, termasuk jika ada keterlibatan elite politik atau pejabat publik,” tegas dia.

Menurut Asip, kasus BSPS bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap hak-hak masyarakat miskin.

“Kita tidak boleh membiarkan praktik korupsi merusak program sosial yang menyentuh langsung hak dasar masyarakat miskin. Jika aparat hukum hanya berhenti pada pemain kecil dan membiarkan aktor besar berlindung di balik kekuasaan, maka keadilan tidak pernah benar-benar ditegakkan,”tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispora Bengkulu Ajak Masyarakat Berolahraga Tenis di Hari Tenis Sedunia

    Dispora Bengkulu Ajak Masyarakat Berolahraga Tenis di Hari Tenis Sedunia

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com– Dalam rangka memperingati Hari Tenis Sedunia yang jatuh pada 4 Maret 2025, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat untuk menjadikan tenis sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos., menyampaikan bahwa tenis merupakan olahraga yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga melatih konsentrasi, strategi, […]

  • Sinergi PPNS Diperkuat, Kanwil Kemenkum Bali Gelar Pertemuan dan Koordinasi

    Sinergi PPNS Diperkuat, Kanwil Kemenkum Bali Gelar Pertemuan dan Koordinasi

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menyelenggarakan kegiatan Penguatan Legalitas PPNS Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah di Provinsi Bali pada Kamis (4/12), bertempat di Ruang Dharmawangsa Kanwil Kemenkum Bali. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, […]

  • Gubernur Koster Terima Dubes Slovakia Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Internasional Bali

    Gubernur Koster Terima Dubes Slovakia Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Internasional Bali

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan dan penguatan diplomasi daerah.  Komitmen tersebut kembali ditegaskan, saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi Duta Besar (Dubes) Republik Slovakia untuk Indonesia, Tomas Ferko di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin, 19 Januari 2026. Audiensi ini […]

  • Rahmayani Ketua KPKD Buka Ruang Jadi Jembatan Untuk Anak Tempatan Membuat CV Dan Peluang Kerja

    Rahmayani Ketua KPKD Buka Ruang Jadi Jembatan Untuk Anak Tempatan Membuat CV Dan Peluang Kerja

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Dumai, Matakompas. Com -Komunitas Pencari kerja Kota Dumai yang Diketuai oleh Rahmayani atau Yeni jati tergugah hatinya untuk membela dan membantu anak anak dan masyarakat Kota Dumai yang sedang menganggur maupun yang dalam masalah pada pekerjaannya.03/07/26 Berangkat dari sebuah keprihatinan dan miris melihat nasib anak tempatan dan masyarakat yang cuma jadi penonton, di zolimi di […]

  • Istana Kepresidenan Gelar Open House pada Hari Raya Idul Fitri 1446 H

    Istana Kepresidenan Gelar Open House pada Hari Raya Idul Fitri 1446 H

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 814
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Istana Kepresidenan Jakarta menggelar open house pada Hari Raya Idul Fitri 1446 H, yang akan berlangsung pada Senin, 31 Maret 2025. Dalam acara tersebut, masyarakat umum diundang untuk hadir, seperti yang disampaikan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, pada Minggu (30/3/2025). Yusuf menjelaskan bahwa acara ini bertujuan sebagai […]

  • Mahfud MD Melihat Pengadilan tidak Proporsional dalam Menangani Kasus Ijazah Jokowi

    Mahfud MD Melihat Pengadilan tidak Proporsional dalam Menangani Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi yang dikeluarkan Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi perbincangan hangat. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai, perkara ini semestinya sudah selesai dan tidak perlu terus dipersoalkan, apalagi menyeret UGM ke dalam pusaran konflik hukum yang tak berdasar. “UGM itu yang mengeluarkan ijazah bukan yang […]

expand_less