Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Desa Gesing Hidupkan Kembali Tradisi Gangsing dan Pindekan, Warisan Leluhur yang Tetap Digemari

Desa Gesing Hidupkan Kembali Tradisi Gangsing dan Pindekan, Warisan Leluhur yang Tetap Digemari

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu desa pelestari permainan tradisional Bali. Tradisi gangsing, yang telah puluhan tahun menjadi identitas budaya masyarakat setempat, resmi dibuka melalui pertandingan yang digelar pada pukul 11.00 WITA dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta perwakilan pemerintah daerah.

Acara tersebut dihadiri Perbekel Munduk Gesing Kadek Wira Wicaksana selaku tuan rumah, prajuru Desa Adat, tokoh-tokoh masyarakat, Camat Banjar, serta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng mewakili Kepala Dinas Pariwisata.

Gangsing, Identitas Leluhur yang Terus Dihidupkan

Perbekel Kadek Wira Wicaksana menegaskan bahwa gangsing bukan sekadar permainan, tetapi merupakan simbol warisan leluhur yang sudah mengakar kuat di kalangan masyarakat Gesing.

“Gangsing ini adalah warisan budaya dari melukur (leluhur) kami. Tradisi ini sudah ada sejak lama dan menjadi kebanggaan masyarakat Gesing,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa di masa lalu, terdapat dua jenis gangsing: gangsing lengisan yang menggunakan minyak dan gangsing lombaran yang tidak menggunakan minyak. Kini, Desa Gesing memilih fokus pada gangsing lombaran karena lebih praktis dan mudah dikembangkan.

“Gangsing lengisan membutuhkan perawatan lebih rumit. Karena itu, kami sekarang memaksimalkan permainan gangsing lombaran yang lebih sederhana, waktu mainnya lebih cepat, dan lebih mudah dikembangkan,” tambahnya.

Perbekel juga menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan tradisi ini dan berharap adanya kolaborasi masyarakat, pecinta budaya, serta pemerintah daerah agar tradisi gangsing terus hidup.

Tradisi Nunjuk Pindekan, Permainan Unik Berbahan Kayu Bambu

Selain gangsing, Desa Gesing juga memiliki tradisi nunjuk pindekan, permainan baling-baling bambu berukuran 4-7 meter yang hanya dapat dimainkan saat angin alam mendukung.

“Tradisi pindekan juga merupakan warisan dari leluhur kami. Bahannya dari kayu bambu panjang. Namun, karena membutuhkan angin alami, kami sedang menyiapkan koordinasi untuk menyediakan lokasi yang tepat di pohon gunud dekat panggung desa,” kata Perbekel.

Masyarakat meyakini bahwa tradisi gangsing dan pindekan memiliki dimensi spiritual karena di wilayah desa terdapat pelinggih perjuangan yang diyakini memberikan taksu bagi keberlangsungan tradisi budaya tersebut.

Pelestarian Budaya untuk Membangun Identitas Desa

Bagi Desa Gesing, pembukaan pertandingan gangsing bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebuah langkah nyata dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

“Kami berharap generasi muda Gesing terus mencintai dan mengembangkan tradisi ini. Gangsing dan pindekan adalah identitas budaya yang harus terus kita rawat,” tutupnya.

Dengan pelestarian aktif ini, Desa Gesing semakin menguatkan diri sebagai desa yang tidak hanya menjaga adat tetapi juga terus menghidupkan tradisi sebagai daya tarik budaya dan kebanggaan masyarakat Bali. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persewa Waingapu Tampil Perkasa, Jinakkan Bintang Timur 3–1 di Laga Panas Grup E ETMC 2025

    Persewa Waingapu Tampil Perkasa, Jinakkan Bintang Timur 3–1 di Laga Panas Grup E ETMC 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 0
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Babak penyisihan Grup E El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 kembali memanjakan publik sepak bola NTT. Pada Rabu (16/11/2025) malam, Stadion Marilonga menjadi saksi duel panas antara Persewa Waingapu dan Bintang Timur Atambua (BTA), pertarungan penuh tensi, gol indah, dan sorak suporter yang bergemuruh sepanjang laga. Sejak peluit awal, kedua tim menunjukkan hasrat […]

  • Pengamanan Nonton Bareng di Lapangan Renon, Polresta Denpasar Pastikan Situasi Kondusif

    Pengamanan Nonton Bareng di Lapangan Renon, Polresta Denpasar Pastikan Situasi Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    LDENPASAR, Matakompas.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Unit Turjawali Satuan Samapta Polresta Denpasar melaksanakan pengamanan kegiatan nonton bareng yang berlangsung di Lapangan Renon, Denpasar Timur, Jumat malam (27/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 20.40 WITA tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif. Pengamanan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kasat Samapta Polresta Denpasar, Kompol I […]

  • Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Residivis Pengedar Sabu

    Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Residivis Pengedar Sabu

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    LABUHANBATU Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Labuhanbatu kembali berhasil menggagalkan transaksi narkotika jenis sabu di wilayahnya. Seorang residivis berinisial MWH alias Ewin Buang (41) ditangkap saat berada di Jalan Asam Jawa, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, pada Sabtu (22/2/2025). Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Syafrudin menjelaskan […]

  • Syifak Muhammad Yus: Pertumbuhan Ekonomi RI Nyata, Bukan Ilusi

    Syifak Muhammad Yus: Pertumbuhan Ekonomi RI Nyata, Bukan Ilusi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Syifak Muhammad Yus, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada triwulan II 2025 yang mencapai 5,12% bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari perubahan nyata di lapangan. Hal ini disampaikan Syifak menyikapi kritik sejumlah pihak yang meragukan data resmi Badan Pusat Statistik […]

  • Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Matakompas.Com Dumai-Sejumlah masyarakat menyampaikan kritik terhadap pelayanan petugas tiket kapal Roro pada rute Rupat–Dumai. Keluhan ini muncul akibat proses pembelian tiket yang dinilai tidak jelas dan membingungkan. Warga mengaku harus berpindah-pindah lokasi untuk mendapatkan tiket, karena tempat penjualan yang tidak tetap. 23/03/26 Kondisi tersebut dinilai menyulitkan dan membuat calon penumpang merasa tidak nyaman. “Kami harus […]

  • Soekarno Cup II Resmi Bergulir di Bali, Alit Kelakan bersama Made Supartha Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

    Soekarno Cup II Resmi Bergulir di Bali, Alit Kelakan bersama Made Supartha Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gelaran Liga Kampung Soekarno Cup resmi memasuki edisi kedua dan dibuka di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Jumat, 5 Desember 2025. Penunjukan Bali sebagai tuan rumah menjadi bentuk apresiasi setelah berhasil meraih gelar juara pada perhelatan Soekarno Cup I 2023 yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Penyelenggaraan tahun ini membawa nuansa […]

expand_less