Breaking News
light_mode
Trending Tags

Harmoni Pendekatan Adat, Humanis, dan Profesional, LPD Desa Adat Peliatan Sukses Tekan Kredit Macet Rp 30 Miliar dalam 8 Bulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com – Sebuah kabar menggembirakan datang dari LPD Desa Adat Peliatan. Melalui kerja keras, kekompakan tim, serta pendekatan humanis dan berlandaskan adat, lembaga keuangan kerakyatan ini berhasil menyelesaikan kredit macet hingga Rp30 miliar hanya dalam waktu 8 bulan sebuah pencapaian besar yang jarang terlihat dalam dunia perkreditan desa adat di Bali.

Padahal, pada April 2024, total kredit macet LPD Desa Adat Peliatan sempat menyentuh angka Rp 44 miliar, sebuah angka yang menjadi beban berat sekaligus ancaman bagi kesehatan lembaga. Namun berkat strategi yang terukur, komunikasi yang baik, dan semangat gotong royong, kini tunggakan itu tersisa sekitar Rp14 miliar hingga akhir Oktober 2025

Kunci Sukses: Pendekatan Humanis dan ‘Case by Case’

Pengawas LPD Desa Adat Peliatan, Ir. I Wayan Sudiarsa, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hasil kebetulan. Menurutnya, penyelesaian kredit macet harus dilakukan dengan memahami akar permasalahan setiap nasabah.

“Pendekatan kami sangat humanis. Kami tidak menggunakan cara-cara keras. Setiap orang punya masalah berbeda, jadi penyelesaiannya juga tidak bisa disamaratakan,” ujarnya.

Wayan Sudiarsa menjelaskan bahwa LPD menghindari semua bentuk pemaksaan yang berpotensi menyakiti krama desa. Prinsip utama mereka adalah mencari win-win solution, memastikan LPD tidak dirugikan namun di sisi lain nasabah tidak semakin terbebani secara ekonomi.

“Tujuan kami bukan membuat krama menderita. Kami hindari lelang aset. Jika lelang dilakukan, artinya kita merusak keluarga kita sendiri. Itu sama dengan kegagalan LPD,” tambahnya.

Langkah penyelesaian ini diperkaya dengan pemberian keringanan bunga serta penyesuaian kemampuan bayar masing-masing nasabah.

Peran Penting Jero Bendesa dalam Psikologi Penyelesaian

Pengawas LPD lainnya, I Dewa Nyoman Oka, SE, menyampaikan bahwa keberadaan Jero Bendesa sebagai ketua pengawas di dampingi Pemucuk LPD sangat memberikan efek psikologis besar.

“Ketika Jero Bendesa hadir bersama Pemucuk dan jajaran pengurus Adat dalam forum penyelesaian, dampaknya luar biasa. Nasabah merasa dihargai, merasa dilindungi. Itu membuat proses penyelesaian lebih lancar,” jelasnya.

Struktur pengawasan LPD Peliatan melibatkan lima orang, termasuk Jero Bendesa sebagai ketua, yang membuat fungsi kontrol dan pendampingan berjalan lebih efektif.

Susah-Tidak Susah: Karena Niat Baik Kedua Pihak

Dewa Nyoman Oka mengakui bahwa proses penagihan tidak selalu mudah. Ada nasabah kooperatif, ada pula yang tidak. Namun sebagian besar menunjukkan sikap baik dan ingin menyelesaikan hutang mereka.

“Nasabah sebenarnya ingin lepas dari beban utang. Kami dari LPD ingin menurunkan kredit macet. Ketika dua niat ini bertemu, penyelesaian berjalan jauh lebih mudah,” ujarnya.

Jumlah nasabah dengan utang besar juga tidak banyak.

* Total debitur besar sekitar 20 orang

* Nominal utang bervariasi, beberapa mencapai 2–4 miliar

* Kasus terbesar berhasil diselesaikan mencapai Rp 10 miliar

Belajar dari Kesalahan: Kredit Harus Berdasarkan Analisa Usaha, Bukan Kolateral

Sudiarsa menegaskan bahwa salah satu penyebab kredit macet sebelumnya adalah proses pemberian kredit yang terlalu berorientasi pada kolateral.

“Jika kredit hanya mengandalkan jaminan, tinggal tunggu waktu saja untuk macet. Seharusnya kredit diberikan berdasarkan kemampuan usaha, proyeksi pendapatan, dan analisa ekonomi yang matang,” katanya.

Menurutnya, melelang aset nasabah bukan solusi, sebab tujuan LPD adalah menopang kehidupan adat, bukan merusak keluarga krama.

Target: NPL Turun ke Bawah 5% pada 2026

Walau pencapaian Rp 30 miliar ini sangat signifikan, kedua pengawas menegaskan bahwa mereka belum menyebut diri mereka “sukses”.

NPL (Non-Performing Loan) LPD saat ini berada di kisaran 7%, dan target ideal adalah di bawah 5%.

“Kalau sudah di bawah 5% baru kita boleh merasa sehat. Itu target 2026,” ujar Dewa Nyoman Oka.

Harapan Para Pengawas: Tonggak Kebangkitan LPD Peliatan

Baik Sudiarsa maupun Oka sepakat bahwa keberhasilan awal ini menjadi fondasi kuat untuk masa depan LPD.

“Harapan kami, setelah kredit macet ini turun signifikan, LPD dapat kembali produktif. Bunga bisa masuk rutin, lembaga menjadi sehat, dan semua krama merasakan manfaatnya,” ujar Sudiarsa.

Sementara Oka menambahkan:

“Filosofi LPD itu Mulati Kerahayuan Sareng Sami mewujudkan kesejahteraan bersama. Kredit harus membantu krama, bukan membuat mereka menjual aset atau jatuh dalam kesulitan baru.”

Penyelesaian kredit macet sebesar Rp30 miliar ini pun disebut-sebut sebagai tonggak kebangkitan LPD Desa Adat Peliatan transformasi dari masa krisis menuju era penguatan lembaga.

LPD Peliatan Membuktikan: Ketika Adat, Humanisme, dan Profesionalisme Bekerja Bersama, Masalah Besar Bisa Diselesaikan

Dan kini, hanya tersisa Rp 14 miliar yang sedang proses penyelesaian. Target Nya jelas: Bulan-bulan menuju 2026 akan menjadi perjalanan final menuju NPL sehat dan lembaga yang kembali kuat.

Sebuah teladan bagi LPD lain di Bali—bahwa pendekatan keras bukanlah jawaban. Adat, dialog, dan kemanusiaan adalah kunci penyelamatan krama. (Tim/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko: Kuningan Berpeluang Jadi Industri Pertanian

    Ketua BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko: Kuningan Berpeluang Jadi Industri Pertanian

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kabupaten Kuningan menjadi lokasi peluncuran pilot program linieritas pengentasan kemiskinan oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP Taskin RI), Senin (21/4/2025) yang langsung dikunjungi oleh Ketua BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko. Peluncuran program ini merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Bupati Kuningan dan BP Taskin RI. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan […]

  • Presiden Prabowo Diminta Pecat Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa

    Presiden Prabowo Diminta Pecat Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Desakan agar Presiden Prabowo Subianto segera mencopot Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kembali mengemuka. Kali ini datang dari pengamat politik Muslim Arbi. Ia menilai, keberadaan Listyo Sigit di pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak lagi relevan dalam era pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Menurut Muslim, Kapolri saat ini […]

  • Dorong Investasi Hijau Buat Masa Depan Pariwisata Bali , NCPI Bali Harapkan Gubernur Koster Siap Hadir dan Buka Acara BEIF 2026

    Dorong Investasi Hijau Buat Masa Depan Pariwisata Bali , NCPI Bali Harapkan Gubernur Koster Siap Hadir dan Buka Acara BEIF 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Dewan Pimpinan Wilayah Nawa Cita Pariwisata Indonesia (DPW NCPI) Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa, 10 Pebruari 2026. Pertemuan audensi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata dalam mendorong investasi berkelanjutan di Bali. Audiensi dihadiri Ketua DPW […]

  • Dispora Provinsi Bengkulu Ucapankan Selamat atas Dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu

    Dispora Provinsi Bengkulu Ucapankan Selamat atas Dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar
  • Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali, Anindya Bakrie Dorong Dukungan Penuh Program Nasional

    Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali, Anindya Bakrie Dorong Dukungan Penuh Program Nasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR — Made Ariandi resmi kembali menakhodai Kamar Dagang dan Industri Provinsi Bali masa bakti 2025–2030 dalam seremoni pengukuhan yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Sabtu (25/4/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, dan turut disaksikan Wayan Koster serta sejumlah tokoh nasional dan […]

  • Bangun Mushola di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tunjukan Keharmonisan Bersama Warga

    Bangun Mushola di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tunjukan Keharmonisan Bersama Warga

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Kebersamaan dan semangat gotong royong kembali diperlihatkan oleh personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad Pos Simanggaris Lama bersama masyarakat dalam pembangunan mushola di Desa Tabur Lestari, Kecamatan Simanggaris, Kabupaten Nunukan. Rabu(12/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam membantu masyarakat perbatasan, tidak hanya dalam […]

expand_less