Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Desa Gesing Hidupkan Kembali Tradisi Gangsing dan Pindekan, Warisan Leluhur yang Tetap Digemari

Desa Gesing Hidupkan Kembali Tradisi Gangsing dan Pindekan, Warisan Leluhur yang Tetap Digemari

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu desa pelestari permainan tradisional Bali. Tradisi gangsing, yang telah puluhan tahun menjadi identitas budaya masyarakat setempat, resmi dibuka melalui pertandingan yang digelar pada pukul 11.00 WITA dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta perwakilan pemerintah daerah.

Acara tersebut dihadiri Perbekel Munduk Gesing Kadek Wira Wicaksana selaku tuan rumah, prajuru Desa Adat, tokoh-tokoh masyarakat, Camat Banjar, serta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng mewakili Kepala Dinas Pariwisata.

Gangsing, Identitas Leluhur yang Terus Dihidupkan

Perbekel Kadek Wira Wicaksana menegaskan bahwa gangsing bukan sekadar permainan, tetapi merupakan simbol warisan leluhur yang sudah mengakar kuat di kalangan masyarakat Gesing.

“Gangsing ini adalah warisan budaya dari melukur (leluhur) kami. Tradisi ini sudah ada sejak lama dan menjadi kebanggaan masyarakat Gesing,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa di masa lalu, terdapat dua jenis gangsing: gangsing lengisan yang menggunakan minyak dan gangsing lombaran yang tidak menggunakan minyak. Kini, Desa Gesing memilih fokus pada gangsing lombaran karena lebih praktis dan mudah dikembangkan.

“Gangsing lengisan membutuhkan perawatan lebih rumit. Karena itu, kami sekarang memaksimalkan permainan gangsing lombaran yang lebih sederhana, waktu mainnya lebih cepat, dan lebih mudah dikembangkan,” tambahnya.

Perbekel juga menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan tradisi ini dan berharap adanya kolaborasi masyarakat, pecinta budaya, serta pemerintah daerah agar tradisi gangsing terus hidup.

Tradisi Nunjuk Pindekan, Permainan Unik Berbahan Kayu Bambu

Selain gangsing, Desa Gesing juga memiliki tradisi nunjuk pindekan, permainan baling-baling bambu berukuran 4-7 meter yang hanya dapat dimainkan saat angin alam mendukung.

“Tradisi pindekan juga merupakan warisan dari leluhur kami. Bahannya dari kayu bambu panjang. Namun, karena membutuhkan angin alami, kami sedang menyiapkan koordinasi untuk menyediakan lokasi yang tepat di pohon gunud dekat panggung desa,” kata Perbekel.

Masyarakat meyakini bahwa tradisi gangsing dan pindekan memiliki dimensi spiritual karena di wilayah desa terdapat pelinggih perjuangan yang diyakini memberikan taksu bagi keberlangsungan tradisi budaya tersebut.

Pelestarian Budaya untuk Membangun Identitas Desa

Bagi Desa Gesing, pembukaan pertandingan gangsing bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebuah langkah nyata dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

“Kami berharap generasi muda Gesing terus mencintai dan mengembangkan tradisi ini. Gangsing dan pindekan adalah identitas budaya yang harus terus kita rawat,” tutupnya.

Dengan pelestarian aktif ini, Desa Gesing semakin menguatkan diri sebagai desa yang tidak hanya menjaga adat tetapi juga terus menghidupkan tradisi sebagai daya tarik budaya dan kebanggaan masyarakat Bali. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

    Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Penyegelan Rumah milik Kuwu (Kepala Desa-Kades) Desa Wanasaba Kidul oleh warga terkait dugaan kasus proyek bersamaan dengan BLT yang belum di bayar  memunculkan ketidak percayaan warga kepada Pemerintah Desa Wabasaba Kidul. Atas ketidak percayaan tersebut Warga masyarakat Desa Wanasaba Kidul sempat melakukan demo pada  sabtu 1 Pebruari 2025 dan menuntut Kades Desa […]

  • Australia vs Indonesia, Hatunggal Siregar Optimis Timnas Raih Poin

    Australia vs Indonesia, Hatunggal Siregar Optimis Timnas Raih Poin

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    Medan – Pertandingan Timnas Australia vs Indonesia akan tersaji pada lanjutan Ronde ke-3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C di Sydney Football Stadium, Australia, Kamis, (20/3), pukul 16.10 WIB. Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ke-3 klasemen Grup C dengan koleksi 6 poin, Austalia unggul satu poin berada di posisi ke-2 dengan […]

  • Bali Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus

    Bali Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek hantavirus di wilayah Bali. Meski demikian, pengawasan dan langkah preventif terus diperkuat menyusul laporan temuan kasus hantavirus di beberapa wilayah Indonesia. Dalam pers rilis resmi di Denpasar, Selasa (12/5), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr. dr. I Nyoman […]

  • Buang Sampah Sembarangan di Keramas Kena Denda, Pemdes Pasang CCTV di Titik Rawan

    Buang Sampah Sembarangan di Keramas Kena Denda, Pemdes Pasang CCTV di Titik Rawan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com |  Pemerintah Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, semakin serius menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan. Menyusul maraknya pembuangan sampah sembarangan, terutama di wilayah barat Patung Hanoman, Pemdes Keramas menerapkan sanksi tegas berupa denda serta kewajiban membersihkan lokasi sampah bagi para pelanggar. Kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Desa (Perdes) yang telah disepakati bersama. […]

  • Warga Desa Wanasaba Datangi Tipidkor Polresta Cirebon Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Laporan Warga

    Warga Desa Wanasaba Datangi Tipidkor Polresta Cirebon Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Laporan Warga

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Polemik dugaan penyalah gunaan anggaran dana desa Wana Saba Kidul yang di duga di lakukan oleh Oknum Kuwu (Kepala Desa) dan oknum Sekertaris Desa telah di laporkan ke Unit Tipidkor Polresta Cirebon beberapa bulan lalu. Perwakilan Warga Wanasaba Kidul Endi beserta rekanya di dampingi oleh Kordinator aliansi Cirebon Bergerak Kusmin dan Juru […]

  • HUT Kostrad ke-64, Yonarmed 11 Kostrad Gelar Cakra Outbound

    HUT Kostrad ke-64, Yonarmed 11 Kostrad Gelar Cakra Outbound

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 826
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 11/2/2 Kostrad menggelar kegiatan Cakra Outbound di markas satuan,Jl. Dr. Koesen Hirohoesodo Selatan, Gelangan, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan, kekompakan, dan jiwa korsa prajurit serta keluarga besar Yonarmed 11/GG/2/2 […]

expand_less