Breaking News
light_mode
Trending Tags

Drama 120 Menit dan Adu Penalti: PSKK Kota Kupang Melaju ke Perempat Final ETMC 2025

  • account_circle Redaksi Matakompas
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NTT, Matakompas.com- PSKK Kota Kupang kembali membuktikan diri sebagai tim yang tak boleh diremehkan.

Dalam laga penuh tensi di babak 16 besar ETMC 2025, PSKK berhasil menaklukkan Persamba Manggarai Barat melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Sejak kick-off, kedua tim tampil agresif dan penuh determinasi. Serangan cepat saling dipertukarkan, namun ketangguhan lini pertahanan membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Irama permainan 26 November 2025 itu meningkat di babak kedua. Persamba mencoba menusuk lewat akselerasi dari kedua sayap, sementara PSKK beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.

Meski peluang tercipta di kedua kubu, skor tetap kacamata hingga peluit panjang.

PSKK yang sempat diragukan mampu bersaing, kembali menunjukkan karakter. Kehadiran gelandang Juned Putra, yang kembali merumput setelah masa sanksi, mampu menstabilkan lini tengah tim ibu kota ini. Permainan kedua tim berlangsung disiplin dan penuh perhitungan.

Memasuki perpanjangan waktu, tensi laga memuncak. Persamba lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Owentianus Nouvic. Namun PSKK tidak goyah.

Lini belakang yang dikomandoi Agung Apon Mone Ke dan Reksy Kurniawan mengirim bola panjang ke depan, dan Arki Tanesib menuntaskannya dengan tembakan indah untuk menyamakan kedudukan 1-1.

Adu penalti menjadi penentu. Dua penendang Persamba gagal menunaikan tugas, sementara dari kubu PSKK hanya eksekusi Agung yang berhasil ditepis kiper lawan.

Dengan ketenangan dan akurasi, PSKK mengunci kemenangan 4-3.

Kemenangan ini memastikan PSKK Kota Kupang melangkah ke perempat final, menandai perjalanan impresif mereka di ETMC 2025 dan sekaligus membungkam keraguan banyak pihak.

Tim ibu kota masih hidup, dan semakin percaya diri menatap babak berikutnya.*** Eky Luan

  • Penulis: Redaksi Matakompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jro Gede Sudibya Usulkan KEK Kura-Kura Bali Dihentikan Sementara, Minta Temuan Pansus TRAP Dituntaskan

    Jro Gede Sudibya Usulkan KEK Kura-Kura Bali Dihentikan Sementara, Minta Temuan Pansus TRAP Dituntaskan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Mantan Anggota MPR RI Utusan Daerah Bali, Jro Gede Sudibya, mengusulkan agar proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang berlokasi di Pulau Serangan diberlakukan status quo dan dihentikan sementara hingga seluruh persoalan hukum, tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang menjadi temuan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) […]

  • Biaya Hidup Bali Makin Tinggi, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta

    Biaya Hidup Bali Makin Tinggi, DPRD Bali Dorong UMP 2027 Tembus Rp5 Juta

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Persoalan upah pekerja kembali menjadi sorotan DPRD Provinsi Bali. Tingginya biaya hidup, khususnya di kawasan pariwisata seperti Denpasar dan Badung, dinilai tidak lagi sebanding dengan besaran upah minimum yang diterima pekerja saat ini. Ketua Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama, mengatakan pembahasan mengenai pengupahan ke depan akan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan […]

  • DPR RI Tekankan Skala Prioritas, Bali Harus Dijaga sebagai Wajah Pariwisata Indonesia

    DPR RI Tekankan Skala Prioritas, Bali Harus Dijaga sebagai Wajah Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com.- Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, serta Gubernur Bali pada Rabu (8/4/2026) menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di Bali sebagai tulang punggung pariwisata nasional. Dalam forum tersebut, Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, menyampaikan bahwa paparan Gubernur Bali telah menggambarkan secara komprehensif […]

  • Kemenkum Jabar dan Disbun Jawa Barat Bersinergi Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis

    Kemenkum Jabar dan Disbun Jawa Barat Bersinergi Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) bersama Dinas Perkebunan Jawa Barat mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna mengidentifikasi dan memetakan potensi Indikasi Geografis (IG) di wilayah tersebut. Program ini dirancang untuk mendukung pengakuan hukum, perlindungan, dan peningkatan nilai ekonomi produk unggulan lokal yang memiliki karakteristik geografis khas. Kepala Bidang Kekayaan […]

  • Tenaga Pendidik “Siluman” di SMA Negeri 2 Fatuleu Barat

    Tenaga Pendidik “Siluman” di SMA Negeri 2 Fatuleu Barat

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 924
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Kabar tak terduga datang dari SMA Negeri 2 Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Diduga terdapat oknum tenaga pendidik “siluman” yang menyusup berproses dalam seleksi PPPK tahap 2 tahun 2025. Oknum tersebut sebelumnya mengundurkan diri tanpa pesan dari lembaga tersebut sejak awal tahun 2024 lalu. Tenaga Pendidik Lidia Imelda […]

  • Kemenkum Pastikan Satu dari Tiga Jaringan Pengedar Narkoba Antarprovinsi di Kalimantan Tengah Bukan Pegawainya

    Kemenkum Pastikan Satu dari Tiga Jaringan Pengedar Narkoba Antarprovinsi di Kalimantan Tengah Bukan Pegawainya

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA , Matakompas.com – Nama Kementerian Hukum (Kemenkum) terseret saat operasi penangkapan jaringan pengedar narkoba antarprovinsi. Satu dari tiga orang tertangkap diduga merupakan pegawai Kantor Wilayah Kemenkum Kalimantan Tengah (Kalteng). Menanggapi berita tersebut, Kepala Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama (Karo Hukerma), Ronald Lumbuun, menegaskan bahwa oknum tersebut bukan bagian dari pegawai Kemenkum. “Kami […]

expand_less