Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bukan Sekadar Perizinan, Pansus TRAP Jaga Subak Jatiluwih dari Alih Fungsi Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan bahwa penataan kawasan Jatiluwih bukan semata persoalan perizinan, melainkan upaya menjaga keberlanjutan hidup petani dan martabat Bali di mata dunia.

Oleh karena itu, Pansus TRAP DPRD Bali memastikan akan memanggil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama unsur legislatif dan pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Bali, Kamis, 8 Januari 2026.

RDP tersebut menjadi langkah penentu sebelum Pansus menyerahkan rekomendasi resmi atas dugaan pelanggaran tata ruang di kawasan Jatiluwih yang telah menyandang status Warisan Budaya Dunia (WBD) UNESCO sejak 2012.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha menyebut seluruh tahapan evaluasi telah rampung, mulai dari inspeksi lapangan hingga koordinasi lintas lembaga.

“Hari ini Pak Bupati Tabanan turun langsung ke Jatiluwih. Kami juga sudah berkomunikasi sebelumnya, baik dengan Pak Bupati maupun Ketua DPRD Tabanan. Intinya membahas evaluasi hasil sidak Pansus di Jatiluwih,” kata Made Supartha di Denpasar, Senin, 5 Januari 2026.

Dalam sidak sebelumnya,

 Pansus menemukan adanya aktivitas pembangunan di lahan sawah dilindungi (LSD) dan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Data Pemkab Tabanan mencatat sedikitnya 13 usaha restoran telah menerima tiga kali surat peringatan karena diduga melanggar aturan tata ruang.

Menurut Made Supartha, kondisi tersebut tidak bisa dipandang ringan karena berpotensi merusak sistem subak yang menjadi ruh Jatiluwih. Alih fungsi lahan, kata dia, secara langsung mengancam keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani.

“Semua regulasi itu satu pesan, jangan ganggu sawah. Kalau sawah dialihfungsikan, ketahanan dan kedaulatan pangan daerah akan bermasalah. Yang paling terdampak tentu petani,” tegasnya.

Made Supartha juga mengungkapkan fakta penyusutan luas sawah Jatiluwih dari sekitar 303 hektare menjadi kurang lebih 270 hektare. Padahal kawasan ini merupakan bagian dari sistem Subak seluas 1.282 hektare di Kabupaten Tabanan yang diakui dunia internasional.

“Status UNESCO itu bukan tanpa alasan. Sistem subak Jatiluwih luar biasa dan tidak ada duanya. Kalau sampai status ini dicabut, itu tamparan keras bagi Bali dan Indonesia,” ujarnya.

Sebagai respons, Pansus TRAP telah mendorong langkah penertiban bersama Pemkab Tabanan, termasuk penutupan sementara sejumlah bangunan di kawasan sawah.

 Namun, Made Supartha menegaskan pendekatan Pansus tidak semata represif, melainkan juga solutif. “Wisata tetap boleh, tetapi manfaatnya harus langsung dirasakan petani,” terangnya.

Pansus TRAP menawarkan konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, seperti restoran rumahan, homestay warga, wisata edukasi pertanian, hingga penataan pondok petani berukuran seragam 3×6 meter yang ramah lingkungan dan menyatu dengan lanskap sawah.

Terkait bangunan yang sudah terlanjur berdiri, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, sementara pembangunan baru di lahan sawah akan dikenakan moratorium ketat. “Yang baru ke depan tidak boleh ada lagi. Kalau masih ada, harus dibongkar. Yang sekarang kita evaluasi dan rapikan,” tegas Made Supartha.

Selain itu, Pansus TRAP juga mendorong pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus pengelolaan kawasan Warisan Budaya Dunia Jatiluwih agar pengawasan, penataan, dan pengelolaan pariwisata berjalan satu pintu dan berpihak pada petani. “Pengelolaan harus satu pintu, kuat, dan benar-benar hadir untuk kepentingan petani serta pelestarian warisan budaya dunia,” paparnya.

Melalui skema tersebut, pendapatan kawasan diharapkan dikelola transparan dan adil serta dikembalikan untuk insentif petani, perbaikan irigasi subak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ending-nya harus happy. Pemerintah happy, masyarakat happy, dan petani sejahtera,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Sulit Fokus Saat Belajar? Ternyata Otot Core Berperan Penting dalam Konsentrasi

    Anak Sulit Fokus Saat Belajar? Ternyata Otot Core Berperan Penting dalam Konsentrasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kesulitan anak berkonsentrasi saat belajar tidak selalu disebabkan oleh kurangnya motivasi atau gangguan perhatian. Para ahli menjelaskan bahwa kemampuan fokus juga dipengaruhi kondisi fisik, terutama kekuatan otot inti atau core yang berfungsi menjaga stabilitas tubuh. Saat berada di kelas, tubuh anak terus bekerja mempertahankan keseimbangan. Kepala harus tetap stabil, mata mengikuti tulisan di […]

  • PBVSI Sumut Fokus Pembinaan Usia Muda

    PBVSI Sumut Fokus Pembinaan Usia Muda

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Penyerahan sk pengprov pbvsi sumut masa bakti 2025-2029 Medan – Memasuki tahun 2025 ini Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utarafokus pembinaan usia muda untuk regenerasi atlet agar prestasi bola voli bisa semakin bagus dibandingkan sebelumnya.  Ketua PBVSI Sumatera Utara Wiko Lovino Siregar mengatakan, pembinaan usia muda menjadi fokus sebab dari sini nantinya akan […]

  • PT Kristalin Ekalestari: Hormati Supremasi Hukum, Segera Tindak Lanjuti Tuduhan Fitnah

    PT Kristalin Ekalestari: Hormati Supremasi Hukum, Segera Tindak Lanjuti Tuduhan Fitnah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – PT Kristalin Ekalestari memastikan pihaknya akan mematuhi dan menghormati aturan-aturan hukum maupun kebijakan yang berlaku dari pemerintah. Menurut Direktur Utama (Dirut) PT Kristalin Ekalestari Andito Prasetyowan, pihaknya terbuka dan menyambut baik terhadap pemerintah melakukan pengawasan resmi terhadap perusahaan. Ia juga menambahkan komitmen perusahaan untuk bersikap kooperatif terhadap seluruh proses aturan dan kebijakan […]

  • Lawan Ombak dan Cuaca Ekstrem, PLN UPK Timor Berhasil Pulihkan Listrik di Pulau Terluar Salura

    Lawan Ombak dan Cuaca Ekstrem, PLN UPK Timor Berhasil Pulihkan Listrik di Pulau Terluar Salura

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Matakompas.com- Bagi masyarakat di Pulau Salura, sebuah pulau terluar yang berada di Desa Praisalura, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, listrik bukan sekadar penerangan. Di balik setiap lampu yang menyala, ada perjuangan panjang para petugas PLN ULPL Waingapu, unit yang berada di bawah Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor UIK Dwipantara dan bertugas mengelola pembangkit listrik di […]

  • Demokrat Jabar Komitmen Tegak Lurus Jalankan Arahan SBY

    Demokrat Jabar Komitmen Tegak Lurus Jalankan Arahan SBY

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jawa Barat Anton Sukartono Suratto memuji arahan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta seluruh kader Demokrat mengutamakan perjuangan untuk rakyat dan negara, yang harus di atas kepentingan partai. Menurut Anton pesan yang dikatakan oleh SBY merupakan sebuah prinsip fundamental yang harus terus […]

  • Monitoring Aktualisasi Latsar CPNS Kemenkum Bali: Wujud Pembentukan ASN Berintegritas dan Adaptif

    Monitoring Aktualisasi Latsar CPNS Kemenkum Bali: Wujud Pembentukan ASN Berintegritas dan Adaptif

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menerima kunjungan tim Monitoring Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) dari Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Hukum Jawa Tengah, pada Rabu (29/10), bertempat di Ruang Dharmawangsa. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badiklat Hukum Jawa Tengah Rinto Gunawan Sitorus, Kepala Bagian Tata Usaha dan […]

expand_less