Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Made Supartha Dorong Konsep Keamanan Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

Made Supartha Dorong Konsep Keamanan Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com |  Anggota Komisi I DPRD Bali sekaligus Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dr. (C). I Made Supartha, SH., MH., menegaskan pentingnya konsolidasi pengamanan secara intens menjelang perayaan hari raya besar keagamaan di Bali.

Hal ini dinilai krusial mengingat Bali merupakan daerah tujuan wisata dunia yang selalu dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pernyataan tersebut disampaikan Made Supartha, saat Komisi I dan Komisi IV DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurutnya, momentum hari raya seperti Nyepi maupun Idul Fitri harus diantisipasi secara matang melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk melibatkan unsur masyarakat adat seperti pecalang di seluruh Bali.

Made Supartha menilai kehadiran pecalang sangat penting untuk memastikan wisatawan yang datang ke Bali merasa aman dan nyaman selama berada di Pulau Dewata.

“Jadi, ada satu role model terkait keamanan, kenyamanan dan tata cara keamanan daripada wilayah pulau kita ini sebagai pulau surga. Tempat tamu-tamu datang dan kemudian akan bercerita nanti keluar bagaimana keamanan di Bali ini,” kata Made Supartha.

Made Supartha menambahkan bahwa keamanan di Bali memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan konsep pengamanan khusus yang melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, keamanan Bali harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk aparat kepolisian di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota yang harus bekerja dalam satu konsep pengamanan terpadu.

“Mungkin ini sebagai PR dulu, tidak sekarang mungkin disampaikan, mungkin pada kesempatan lain, kita yang semua bertanggung jawab untuk urusan keamanan Bali ini, ada role model dan konsep tersendiri,” kata Made Supartha.

Selain itu, Made Supartha juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat dan wisatawan terkait aturan serta nilai-nilai yang berlaku di Bali, guna menjaga kerukunan umat beragama dan kenyamanan bersama.

“Perlu kami tegaskan disini, karena di Bali ini banyak sekali tamu-tamu luar yang datang kemari, baik itu tamu-tamu asing, walaupun tamu-tamu sahabat-sahabat kita, saudara kita, dari dangin jurang dan dauh jurang, hal ini khan banyak kita di Bali, yang menimbulkan kadang-kadang kurang pemahaman terhadap bagaimana kita menjaga Bali. Kalau kita sudah ada konsep tentu kita akan berikan kepada mereka itu untuk sebagai pegangan, menjaga kerukunan umat beragama di Bali, menjaga wilayah kota Bali, sehingga orang bisa tinggal merasa aman dan nyaman,” kata Made Supartha.

Dalam kesempatan tersebut, Made Supartha juga menyoroti peran Direktorat Jenderal Imigrasi dalam pengawasan terhadap warga negara asing yang berada di Bali.

Made Supartha menyebutkan adanya sejumlah laporan mengenai wisatawan asing yang membuat keributan di jalan raya, tempat hiburan hingga lokasi lainnya.

“Kami dengar juga ada kampung bahkan itu, ada kampung Rusia, ada kampung-kampung lainnya. Maksud kami disini, agar Imigrasi melalui Pasal 76 itu, Bapak Imigrasi punya kewenangan ini. Oleh karena itu, bagaimana konsepnya Bapak, dari Imigrasi ini untuk mengevaluasi, mengatasi hal-hal yang sifatnya keamanan, kenyamanan pulau Bali ini,” tegasnya.

Made Supartha juga menyinggung sejumlah kasus kriminalitas yang belakangan ramai diberitakan, termasuk aksi penjambretan yang menimpa warga pada malam hingga dini hari.

Selain itu, Made Supartha menyoroti fenomena wisatawan asing yang memasuki tempat-tempat suci tanpa memperhatikan etika dan kesakralannya.

“Maka ini khan buat onar disini. Jadi, Pecalang, MDA dan lembaga umat beragama serta kita semualah, tiap pukul siang juga, jadi kan hadir tempat-tempat ibadah itu,” tegasnya.

Made Supartha juga mengingatkan pentingnya pengawasan di kawasan rawan bencana maupun lokasi berbahaya seperti tebing, jurang, dan area laut yang sering dilanggar wisatawan sehingga memicu kecelakaan hingga korban jiwa.

“Banyak yang terlanggar, yang mati, banyak yang jatuh, dari jurang, di wilayah-wilayah mitikasi bencana. Maka itu, bagaimana kita hadir, jangan sampai terjadi, kita kan berusaha, sebagai orang yang bertugas, bertanggung jawab di urusan keamanan, setidak-tidaknya kita meminimalkan, kegiatan-kegiatan keamanan yang menganggu nasib orang banyak,” pungkasnya.

Diketahui, RDP Komisi I dan Komisi IV DPRD Bali tersebut membahas kesiapan pengamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pertemuan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Bali, mengingat dua hari besar keagamaan tersebut berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat serta aktivitas sosial di wilayah Bali.

Rapat koordinasi itu juga dihadiri berbagai pihak, diantaranya perwakilan Polda Bali, para Kapolres se-Bali, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, Majelis Desa Adat (MDA), Pecalang Bali, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengejutkan, Durajat Beberkan Bukti Korupsi Oknum Kepala Desa Keduanan Sebesar 700 Juta.

    Mengejutkan, Durajat Beberkan Bukti Korupsi Oknum Kepala Desa Keduanan Sebesar 700 Juta.

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9.102
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Durajat warga Desa Keduanan Pelapor kasus dugaan korupsi beberkan bukti korupsi Rp. 539  – 700 juta yang di duga di lakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Keduanan, Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Bukti yang di beberkan Durajat secara tertulis dan fisik berdasarkan data dan fakta dilapangan, pada Selasa 14 Januari 2025. […]

  • Kunjungi RSU Dharma Yadnya, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Minta Nakes Berikan Pelayanan Prima bagi Pasien BPJS dan Non-BPJS

    Kunjungi RSU Dharma Yadnya, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Minta Nakes Berikan Pelayanan Prima bagi Pasien BPJS dan Non-BPJS

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, mewanti-wanti tenaga kesehatan agar selalu memberikan pelayanan prima kepada pasien tanpa melihat tingkat ekonomi maupun latar belakangnya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya di Denpasar, Minggu (15/3). “Sering ibu lihat di rumah sakit ada […]

  • Ditengah Pro Kontra Proyek FSRU LNG Bali,  Menteri LH Tetap Terbitkan SKKL

    Ditengah Pro Kontra Proyek FSRU LNG Bali,  Menteri LH Tetap Terbitkan SKKL

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq tetap menerbitkan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) Nomor 2832 Tahun 2025 terkait pembangunan infrastruktur terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Bali. SKKL tersebut mengatur pembangunan dan pengoperasian terminal LNG berkapasitas 170 MMSCFD di wilayah Desa Sidakarya, Desa […]

  • Sate Laut Khas Pesinggahan Hadir di PKB 2026, Anak Muda Klungkung Kenalkan Warisan Rasa Pesisir Klungkung

    Sate Laut Khas Pesinggahan Hadir di PKB 2026, Anak Muda Klungkung Kenalkan Warisan Rasa Pesisir Klungkung

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan budaya, tetapi juga menjadi panggung bagi kekayaan kuliner tradisional Bali yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satunya hadir melalui Kedai Soeltan by Pawon Mesari yang membawa cita rasa khas pesisir Kabupaten Klungkung melalui menu andalannya, Sate Laut Khas Pesinggahan. Di balik […]

  • Dorong Birokrasi Lebih Efisien Dan Peningkatan Layanan Publik, Pemkab Indramayu Terapkan Manajemen Talenta ASN.

    Dorong Birokrasi Lebih Efisien Dan Peningkatan Layanan Publik, Pemkab Indramayu Terapkan Manajemen Talenta ASN.

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12.373
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramyu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan memberlakukan sistem manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini merupakan salah satu kebijakan era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim – Syaefudin pada pemerintahan Indramayu Reang guna meningkatkan kinerja instansi melalui penempatan SDM berbasis […]

  • Disambut Tarian Likurai, Ketua TP PKK NTT Kunjungi Malaka: SBS–HMS Tegaskan Sinergi Penguatan Pemberdayaan Keluarga

    Disambut Tarian Likurai, Ketua TP PKK NTT Kunjungi Malaka: SBS–HMS Tegaskan Sinergi Penguatan Pemberdayaan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 4
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH, bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu, A.Md, secara resmi menerima kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Ny. Mindriyati Astiningsih Laka Lena, di Rumah Jabatan Bupati Malaka, Haitimuk, Kamis (4/12/2025). Penyambutan berlangsung hangat dan meriah, turut dihadiri Ketua DPRD Malaka Adrianus Bria Seran, SH, Ketua TP […]

expand_less