Breaking News
light_mode
Trending Tags

Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tekankan Jabatan Harus Bermakna bagi Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (1/4) di Jakarta. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan arah kebijakan dan pelayanan publik di sektor keimigrasian.

Dua pejabat yang dilantik adalah Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, serta Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.

Bersamaan dengan itu, dilakukan serah terima jabatan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi dari Yuldi Yusman kepada Hendarsam. Yuldi sebelumnya mengemban amanah sebagai Plt Dirjen Imigrasi selama hampir satu tahun.

Dalam sambutannya, Agus Andrianto menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang menuntut keteladanan dalam profesionalisme dan etika kerja. Ia mengingatkan bahwa kewenangan yang dimiliki kementerian merupakan pendelegasian langsung dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Setiap kewenangan yang kita miliki adalah amanah. Ini bukan sekadar tugas, tetapi tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Agus juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat. Ia menekankan bahwa setiap program dan kebijakan harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, ia menyampaikan pesan reflektif kepada para pejabat yang hadir, mengajak mereka memaknai jabatan sebagai kesempatan untuk memberi manfaat. “Setiap saat adalah baru, dan yang kita jalani adalah sisa. Jadikan sisa perjalanan ini sebagai ruang untuk memberi makna bagi orang lain,” ujarnya.

Menurutnya, pencapaian jabatan tinggi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk meninggalkan jejak kebaikan. Ia pun mendorong para pejabat agar tidak terjebak pada rutinitas, melainkan terus berinovasi dan memberikan dampak nyata.

Kepada Hendarsam Marantoko, Agus berpesan agar menjadikan 15 Program Aksi Kemenimipas sebagai pedoman dalam memperkuat kebijakan dan pelayanan keimigrasian. Ia berharap di bawah kepemimpinan baru, Imigrasi semakin responsif, profesional, dan mampu menjadi contoh bagi instansi lain.

Sementara itu, kepada Iwan Santoso, ia menegaskan bahwa posisi staf ahli memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan. “Staf ahli harus menjadi radar sekaligus kompas dalam menentukan arah kebijakan kementerian,” katanya.

Di tengah dinamika global yang terus berkembang, Agus menekankan pentingnya soliditas internal dan kolaborasi lintas sektor. Ia mengajak seluruh jajaran Kemenimipas untuk menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan sinergi baik secara internal maupun eksternal.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Yuldi Yusman atas dedikasinya selama menjabat sebagai Plt Dirjen Imigrasi. Ia menilai berbagai capaian positif selama masa kepemimpinan Yuldi menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kinerja institusi.

Menutup arahannya, Agus mengingatkan bahwa Kemenimipas adalah rumah bersama yang harus dijaga keutuhannya. Ia mengibaratkan institusi tersebut sebagai pohon besar yang menaungi seluruh insan di dalamnya.

“Jabatan adalah alat untuk memperluas manfaat. Gunakan kesempatan ini untuk menciptakan perubahan dan meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Langit Bali: Pansus TRAP Usulkan Skema Ketinggian Bangunan Berbasis Nilai dan Perlindungan Kawasan Suci

    Menjaga Langit Bali: Pansus TRAP Usulkan Skema Ketinggian Bangunan Berbasis Nilai dan Perlindungan Kawasan Suci

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong arah baru penataan ruang Pulau Dewata melalui pendekatan progresif berbasis nilai, termasuk usulan zonasi ketinggian bangunan hingga 45 meter di kawasan tertentu. Rekomendasi strategis tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 DPRD Bali, Senin (6/4/2026), dan diteruskan kepada Gubernur Bali, […]

  • Terima Delegasi Militer Inggris (RCDS), Pemprov Bali Paparkan Strategi Pariwisata Berkelanjutan dan Ketangguhan Ekonomi

    Terima Delegasi Militer Inggris (RCDS), Pemprov Bali Paparkan Strategi Pariwisata Berkelanjutan dan Ketangguhan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali secara resmi menerima kunjungan kehormatan delegasi strategis internasional asal Inggris, Royal College of Defence Studies (RCDS), di Ruang Rapat Media Center Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (21/5/2026). Kunjungan yang dipimpin langsung Wakil Komandan RCDS, Air Vice Marshal Tamara Jennings, bersama perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta tersebut bertujuan mendalami strategi […]

  • Truk Sampah yang Terekam di TPA Suwung Tidak Masuk Zona Pembuangan

    Truk Sampah yang Terekam di TPA Suwung Tidak Masuk Zona Pembuangan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang warga merekam sejumlah truk sampah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masuk ke kawasan TPA Suwung, Denpasar, pada Jumat (3/4) malam. Video tersebut sempat menimbulkan pertanyaan di masyarakat terkait pengelolaan sampah di lokasi tersebut. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan […]

  • Mantan Artis kolosal Angling Dharma Edarkan Uang Palsu, Akhirnya Ditangkap Polisi

    Mantan Artis kolosal Angling Dharma Edarkan Uang Palsu, Akhirnya Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Polres Jakarta Selatan mengungkap tersangka pengedar uang palsu yang merupakan mantan artis kolosal. Artis bernama Sekar Arum Widara pernah bermain pada sinetron Angling Dharma ditangkap karena diduga mengedarkan uang palsu saat berbelanja di Lippo Mall Kemang, Jakarta. “Tersangka yang merupakan mantan artis kolosal yang diamankan di Lippo Mall Kemang yaitu Sekar Arum Widara […]

  • Kapolresta Cirebon Terima Kunjungan Kapolda Jawa Barat ke Pos Terpadu

    Kapolresta Cirebon Terima Kunjungan Kapolda Jawa Barat ke Pos Terpadu

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyambut kunjungan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., ke Pos Terpadu KM 188 Palimanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025 di wilayah hukum Polresta Cirebon, pada Senin (24/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jabar didampingi oleh Dir Lantas Polda Jawa […]

  • Terlibat Narkoba 29 Anggota Sudah Diberhentikan dengan tidak Hormat

    Terlibat Narkoba 29 Anggota Sudah Diberhentikan dengan tidak Hormat

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.657
    • 0Komentar

    PEKANBARU,JARRAKPOS.COM – Sebanyak 429 anggota Polda Riau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba selama 5 tahun belakangan. Dari jumlah tersebut, 29 anggota telah diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH). Ke depannya, jumlah polisi yang akan dipecat bisa lebih banyak. Sebab, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengelvarkan peraturan baru, yakni ketika polisi positif narkoba usai tes urine, maka langsung […]

expand_less