Breaking News
light_mode
Trending Tags

Koster Kembali Dikaitkan dengan Isu Lama, Publik Diminta Jangan Terkecoh Narasi Viral

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Dunia maya kembali menunjukkan satu kebiasaan lama yang seolah sudah menjadi hukum tidak tertulis: jika sebuah isu pernah ramai, cukup hilangkan tahunnya, lalu kemas ulang sebagai “berita terbaru”.

Kali ini, sorotan kembali mengarah pada isu dugaan pembebasan lahan proyek Jalan Tol Mengwi–Gilimanuk. Nama Gubernur Bali, I Wayan Koster kembali beredar di linimasa media sosial, seolah publik baru saja disuguhi perkembangan terbaru dari sebuah kasus besar. Padahal, narasi yang viral itu sejatinya merupakan potongan isu lama yang diputar ulang tanpa konteks waktu yang utuh.

Fenomena tersebut bermula dari beredarnya kembali unggahan lama terkait proses klarifikasi yang pernah dilakukan Polda Bali melalui Ditreskrimsus pada 3 Januari 2024. Saat itu, proses yang berjalan masih berada pada tahap awal berupa pemeriksaan dan klarifikasi saksi, belum memasuki tahapan hukum yang lebih jauh sebagaimana dibayangkan sebagian pengguna media sosial hari ini.

Namun di ruang digital, detail mendasar seperti tanggal kejadian kerap menjadi hal pertama yang “dipangkas”. Potongan informasi lama dipoles ulang dengan narasi provokatif, dipasangkan caption emosional, lalu disebarkan seolah-olah merupakan fakta baru yang baru terjadi kemarin sore.

Akibatnya, unggahan yang semestinya sudah menjadi arsip justru kembali naik ke permukaan seperti episode lama yang diputar ulang dengan kemasan baru. Bedanya, kini hadir dengan algoritma yang lebih agresif, potongan visual yang lebih dramatis, dan audiens baru yang tidak sadar sedang menyaksikan tayangan lama.

Sejumlah akun bahkan terlihat membagikan ulang isu tersebut dengan nada penuh keyakinan, seakan ada perkembangan hukum terbaru. Padahal setelah ditelusuri, yang terjadi lebih menyerupai “re-run” ketimbang breaking news.

Fenomena semacam ini dinilai bukan lagi sekadar salah paham digital. Dalam praktiknya, pola tersebut sudah menyerupai “manajemen persepsi” di ruang media sosial, ketika informasi lama dihidupkan kembali dengan menghilangkan konteks waktu agar terlihat relevan dan mengundang emosi publik.

Pengamat komunikasi digital menilai, ketika penanda waktu sengaja atau tidak sengaja dihapus, publik diarahkan untuk mempercayai bahwa semua yang muncul di layar adalah peristiwa aktual. Padahal bisa jadi itu hanyalah arsip lama yang sedang dipoles ulang demi kepentingan viralitas.

Di sisi lain, penjelasan resmi dari aparat penegak hukum sebenarnya sudah cukup terang: pemeriksaan saksi tidak identik dengan vonis, dan proses klarifikasi bukan berarti penetapan tersangka. Namun di era media sosial yang bergerak serba cepat, penjelasan formal sering kalah laju dibanding judul sensasional dan potongan narasi tanpa konteks.

Yang menarik, pola seperti ini bukan pertama kali terjadi. Ia seolah menjadi “fitur musiman” yang rutin muncul ketika suhu politik mulai menghangat. Isu lama, tokoh lama, hingga kasus lama bisa sewaktu-waktu dihidupkan kembali selama masih cukup menarik untuk memenuhi kebutuhan algoritma.

Di tengah derasnya arus informasi digital, publik akhirnya kembali diingatkan pada satu hal paling sederhana yang justru paling sering diabaikan: cek tanggal sebelum percaya.

Sebab di media sosial, satu tahun bisa hilang hanya dengan satu kali crop gambar. Dan satu konteks bisa lenyap hanya karena satu tombol “share”.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Miswandi.S.A.B Didampingi Sekretaris DPRD Kota Dumai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Pekan Baru Ke 242 Tahun 2026

    Agus Miswandi.S.A.B Didampingi Sekretaris DPRD Kota Dumai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Pekan Baru Ke 242 Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PEKANBARU, MATAKOMPAS.COM – Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, S.A.B., bersama Sekretaris DPRD Kota Dumai, Hadiyono, S.Hut., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Balai Payung Sekaki DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Sekretariat Daerah Kota Dumai, Drs. H. […]

  • Reformasi KUHAP Dibedah di Universitas Bali Internasional: Risiko, Harapan, dan Gagasan Baru

    Reformasi KUHAP Dibedah di Universitas Bali Internasional: Risiko, Harapan, dan Gagasan Baru

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Seminar hukum digelar Program Studi Hukum Fakultas Bisnis, Sosial, dan Teknologi Humaniora (FBSTH) Universitas Bali Internasional kembali memantik perhatian publik. Dengan tema “KUHAP di antara Harapan Baru atau Kekhawatiran Baru: Perspektif Hukum dan Masyarakat”, kegiatan ini menjadi ajang pembahasan serius mengenai arah reformasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan dampaknya terhadap […]

  • Pemkab Cirebon Siapkan Solusi Konkret Atasi Bencana Banjir

    Pemkab Cirebon Siapkan Solusi Konkret Atasi Bencana Banjir

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Cirebon tengah menyiapkan langkah konkret untuk menangani dampak banjir yang melanda di lima kecamatan dan delapan desa. Salah satunya dengan melakukan penanganan infrastruktur serta distribusi bantuan kepada warga terdampak. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menyampaikan hal tersebut saat meninjau Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairiyah di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, yang […]

  • Ketua Komisi I DPRD Bali: Peran MDA dan Pararem Sangat Penting Cegah Kriminalitas, Pecalang Jangan Tumpang Tindih dengan Polisi

    Ketua Komisi I DPRD Bali: Peran MDA dan Pararem Sangat Penting Cegah Kriminalitas, Pecalang Jangan Tumpang Tindih dengan Polisi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Budiutama, menegaskan bahwa keterlibatan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata. Menurutnya, pencegahan kriminalitas tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan desa adat melalui aturan-aturan adat yang […]

  • Gubernur Koster Apresiasi RS Kasih Ibu Berhasil Sembuhkan Pasien WNA, Tingkatkan Citra Pariwisata di mata Dunia

    Gubernur Koster Apresiasi RS Kasih Ibu Berhasil Sembuhkan Pasien WNA, Tingkatkan Citra Pariwisata di mata Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com– Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi pelayanan kesehatan yang dilakukan Rumah Sakit Kasih Ibu kepada seorang Warga Negara Asing (WNA) yang mengalami sakit autoimun sampai berhasil sembuh. Apresiasi yang disampaikan langsung Gubernur Bali kepada Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, dr. Ni Kadek Dwi Widhyari, MM, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia kepada […]

  • Pemkab Cirebon Tunjuk Rieke Diah Pitaloka Jadi Penasihat Kebijakan Pembangunan

    Pemkab Cirebon Tunjuk Rieke Diah Pitaloka Jadi Penasihat Kebijakan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    CIREBON, Jarrakpos.com — Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rieke Diah Pitaloka didapuk sebagai penasihat kebijakan pembangunan. Penyerahan surat keputusan (SK) yang dikirimkan Rieke Diah Pitaloka itu diserahkan langsung Bupati Cirebon Imron di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (17/4/2025). “Penyerahan surat keputusan Bupati Cirebon tentang pengangkatan Rieke Diah Pitaloka sebagai penasihat kebijakan pembangunan Kabupaten […]

expand_less