POTBI Bali Rayakan HUT Perdana Gaungkan “Virus Kesehatan”, Bangli Resmi Dilantik Jadi Pengurus Baru
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, Matakompas.com – Semangat olahraga, budaya, dan kebersamaan menyatu dalam acara Gathering dan Pelantikan Pengurus DPW POTBI Kabupaten Bangli yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-1 POTBI Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Selasa (12/5/2026).
Suasana penuh semangat terasa sejak awal acara. Dentuman irama tari, gelak tawa peserta, hingga prosesi potong tumpeng menjadi simbol perjalanan satu tahun Perkumpulan Olahraga Tari Baris Indonesia (POTBI) di Bali yang kini mulai berkembang ke berbagai kabupaten dan kota.
Ketua POTBI Provinsi Bali, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota S.E., M.M mengatakan kehadiran POTBI bukan sekadar komunitas olahraga tari, tetapi gerakan sosial untuk membangun kesehatan fisik, mental, dan keharmonisan masyarakat.
“POTBI lahir untuk menciptakan keharmonisan. Harmoni antara gerakan, musik, jiwa, mata, dan telinga. Ketika orang mendengar irama tari janger lalu tangannya ikut bergerak, di situlah energi positif itu hidup,” ujarnya di hadapan peserta.
Menurutnya, Bali memiliki kekayaan budaya tari baris yang sangat kuat. POTBI hadir untuk mengemas semangat budaya itu menjadi gerakan olahraga yang sehat, enerjik, sekaligus membangun kebersamaan lintas usia.
Winie Kaori menegaskan target POTBI Bali pada 2026 adalah terbentuknya kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Saat ini, organisasi tersebut terus bergerak memperluas jaringan dan mengajak masyarakat aktif berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
“Kita ingin menyebarkan virus kesehatan, virus kebugaran, dan virus semangat hidup sehat. Kalau keluarga sehat, semua bahagia. Kalau masyarakat sehat, daerah juga akan kuat,” katanya.
Dalam pidatonya, ia juga mengingatkan pentingnya membangun pola hidup sehat dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Mulai dari menjaga postur tubuh saat duduk, melatih pernapasan, mengendalikan emosi, hingga menjaga pikiran tetap positif.
“Sehat itu mahal. Tidak ada gunanya punya banyak harta kalau tubuh sakit. Kebahagiaan dimulai dari kesehatan,” tegasnya.
Acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum POTBI, Dra. Sopti Popiyanti, M.Pd yang baru tiba dari Jakarta untuk menghadiri pelantikan pengurus baru di Bali.
Dalam sambutannya, Sopti Popiyanti mengapresiasi perkembangan POTBI Bali yang dinilai sangat aktif dan progresif. Ia menyebut Bali menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan organisasi tercepat di Indonesia.
“Sekarang POTBI baru berusia satu tahun, tetapi sudah berkembang di berbagai provinsi dan kabupaten. Di Bali sendiri sudah terbentuk enam kabupaten. Ini luar biasa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa POTBI bukan hanya untuk kaum perempuan, tetapi terbuka bagi laki-laki, anak muda, hingga pelajar. Bahkan, POTBI tengah menyiapkan konsep khusus agar olahraga tari baris bisa masuk ke lingkungan sekolah.
“Kami ingin anak-anak muda ikut bergerak. Bukan hanya olahraga biasa, tetapi olahraga budaya yang enerjik, sehat, dan membangun karakter,” katanya.
Menurut Sopti, POTBI merupakan mitra pemerintah dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus pelestarian budaya bangsa melalui gerakan tari baris yang dikemas modern, dinamis, dan mudah diterima masyarakat.
Ia juga mendukung rencana roadshow POTBI Bali dari kabupaten ke kabupaten untuk memperluas jangkauan gerakan hidup sehat berbasis budaya lokal.
“Kalau belum kenal POTBI, maka belum sayang. Kalau sudah sayang, pasti jatuh cinta,” ucapnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Pelantikan Pengurus DPW POTBI Kabupaten Bangli menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut untuk memperkuat gerakan hidup sehat berbasis seni budaya di Bali. Dari satu gerakan kecil, POTBI berharap lahir perubahan besar menuju masyarakat yang lebih sehat, harmonis, dan penuh energi positif.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar