Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali, Anindya Bakrie Dorong Dukungan Penuh Program Nasional
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR — Made Ariandi resmi kembali menakhodai Kamar Dagang dan Industri Provinsi Bali masa bakti 2025–2030 dalam seremoni pengukuhan yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Sabtu (25/4/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, dan turut disaksikan Wayan Koster serta sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Kembalinya Ariandi memimpin Kadin Bali menandai kepercayaan kuat dunia usaha terhadap kepemimpinannya, setelah sebelumnya dinilai berhasil membawa organisasi tetap solid di tengah tekanan ekonomi, termasuk saat pandemi. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Kadin Bali akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan mendorong ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tegas Ariandi.
Tak hanya seremoni, pelantikan juga dirangkai dengan pameran produk UMKM lokal yang menjadi simbol penguatan ekonomi kerakyatan. Ariandi bahkan menyiapkan langkah strategis dengan membentuk badan khusus yang fokus pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, guna mempercepat pengambilan keputusan di sektor vital tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menegaskan peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong dunia usaha. Ia secara khusus meminta Kadin Bali aktif mendukung program prioritas nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Di tengah tantangan global, mulai dari konflik geopolitik hingga kenaikan harga energi, Anindya menekankan pentingnya kombinasi antara efisiensi dan inovasi. Menurutnya, dunia usaha tidak cukup hanya bertahan, tetapi juga harus mampu menciptakan terobosan untuk kembali tumbuh.
“Kita punya dua pilihan: bertahan dengan efisiensi atau bertahan sambil mencari terobosan. Kadin memilih keduanya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti posisi strategis Bali sebagai wajah Indonesia di mata dunia. Dengan kontribusi besar terhadap sektor pariwisata nasional, Bali dinilai bukan hanya barometer, tetapi juga motor penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Kadin Indonesia menyatakan siap memberikan dukungan penuh, termasuk melalui kajian strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam tubuh Kadin. Ia berharap organisasi ini tidak sekadar berorientasi proyek, tetapi benar-benar menjadi motor pemberdayaan ekonomi daerah berbasis karakteristik lokal.
Pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi baru Kadin Bali dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Dengan kepemimpinan Ariandi dan dukungan Kadin Indonesia, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah diharapkan semakin kuat untuk menjaga Bali tetap tumbuh sebagai pusat ekonomi sekaligus etalase Indonesia di kancah internasional.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar