Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Bali untuk Dunia, Patung Sabdo Palon Raksasa Mulai Dibangun sebagai Simbol Perdamaian Global

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Bali kembali menorehkan langkah besar dalam panggung kebudayaan dunia. Di kawasan Ungasan, Kabupaten Badung, Rabu (3/6/2026), Yayasan Sabdo Palon Nusantara secara resmi memulai pembangunan Patung Sabdo Palon terbesar di dunia melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking). Proyek monumental yang diperkirakan menelan investasi hingga triliunan rupiah ini diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Pulau Dewata, tetapi juga simbol perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan yang gaungnya menjangkau masyarakat global.

Pembangunan patung yang berlokasi tidak jauh dari kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) tersebut digagas oleh Ida Bagus Dharmika atau yang lebih dikenal sebagai Gus Marhaen. Selain menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Sabdo Palon Nusantara, Gus Marhaen juga dikenal sebagai pendiri Museum Agung Bung Karno dan tokoh yang aktif menghidupkan kembali nilai-nilai ajaran Sang Proklamator.

Dalam keterangannya, Gus Marhaen menjelaskan bahwa momentum groundbreaking dipilih berdasarkan perhitungan hari baik atau dewasa ayu dalam tradisi Bali dan bertepatan dengan Bulan Bung Karno. Menurutnya, pembangunan Patung Sabdo Palon bukan sekadar proyek infrastruktur atau karya seni monumental, melainkan sebuah gerakan kebudayaan dan spiritual yang berakar kuat pada warisan sastra Nusantara.

Ia menuturkan, Sabdo Palon merupakan simbol nilai-nilai universal yang dapat diterima oleh berbagai kalangan dan lintas keyakinan. Kata “Sabda” dimaknai sebagai firman atau wahyu, sedangkan “Palon” melambangkan kebenaran yang bergema di alam semesta. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang digali dan diwariskan oleh Bung Karno sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Gus Marhaen menegaskan bahwa Sabdo Palon berbeda dengan simbol kekuasaan yang identik dengan penguasa. Dalam berbagai tradisi pewayangan dan budaya Nusantara, sosok ini lebih dekat dengan representasi rakyat, sebagaimana digambarkan melalui karakter Semar maupun Tualen yang menjadi suara kebijaksanaan masyarakat.

“Sabdo Palon adalah simbol rakyat. Ia lahir dari rakyat, hidup bersama rakyat, dan menjadi cermin nilai-nilai yang tumbuh dari kehidupan masyarakat itu sendiri. Dari sanalah lahir bibit-bibit kepemimpinan yang paripurna,” ujarnya.

Lebih jauh, pembangunan patung ini juga dikaitkan dengan berbagai naskah sastra kuno yang menyebutkan tentang kembalinya Sabdo Palon setelah lima abad runtuhnya Kerajaan Majapahit pada 1478 Masehi. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Gus Marhaen memandang kehadiran simbol Sabdo Palon sebagai pengingat akan pentingnya kebijaksanaan, keseimbangan, dan keteguhan dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, berbagai gejolak yang terjadi di dunia saat ini justru menjadi refleksi bahwa manusia membutuhkan pegangan nilai yang mampu menghadirkan ketenangan dan arah kehidupan yang lebih harmonis.

Melalui pembangunan Patung Sabdo Palon di Bali, ia berharap Pulau Dewata dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat kebudayaan dunia yang tidak hanya dikenal karena keindahan alam dan pariwisatanya, tetapi juga sebagai sumber inspirasi perdamaian global.

“Patung ini kami persembahkan untuk kepentingan umat manusia dan seluruh kehidupan di alam semesta. Bukan hanya manusia, tetapi juga hewan, tumbuh-tumbuhan, dan seluruh unsur kehidupan yang saling terhubung dalam keseimbangan alam,” katanya.

Meski proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu pembangunan monumental terbesar di Indonesia, Gus Marhaen tidak menetapkan batas waktu penyelesaian secara kaku. Baginya, pembangunan yang berangkat dari gagasan besar harus berjalan mengikuti proses dan kehendak alam.

“Target penyelesaiannya biarlah alam yang menyeleksi. Karena yang sedang kita bangun bukan sekadar patung, melainkan sebuah simbol besar yang lahir dari pemikiran besar untuk masa depan umat manusia,” pungkasnya.

Dengan dimulainya pembangunan Patung Sabdo Palon terbesar di dunia ini, Bali kembali menghadirkan sebuah proyek yang memadukan dimensi budaya, spiritualitas, dan visi kemanusiaan universal, sekaligus mengirimkan pesan bahwa perdamaian dunia dapat digelorakan dari Pulau Dewata untuk seluruh penjuru bumi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan PSMS dan Legenda Tim Rayakan HUT ke-75 PSMS

    Mantan PSMS dan Legenda Tim Rayakan HUT ke-75 PSMS

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Medan – Suasana penuh kehangatan dan semangat membara mewarnai perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-75 PSMS Medan yang digelar di Lapangan Gajah Mada, Krakatau, Medan, Minggu (26/4/2025) pagi. Para legenda dan mantan pemain PSMS dari berbagai generasi berkumpul untuk memperingati momen bersejarah ini, sekaligus mendoakan agar PSMS kembali berjaya di kancah sepak bola nasional. Kegiatan […]

  • Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Di era digital yang serba cepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, terdapat tantangan yang perlu diwaspadai. Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu, Samsir, mengajak pemuda untuk menjadi “maestro” media sosial, bukan sekadar pengguna pasif. “Media sosial itu seperti […]

  • Made Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali Periode 2025 – 2030

    Made Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII bertema “Sinergi Gotong Royong Kadin Bali Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Aryaduta, Kuta, Jumat (12/12/2025). Dalam forum tersebut, I Made Ariandi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Bali untuk periode 2025-2030 setelah tidak ada calon lain yang […]

  • Sengketa Lahan Denpasar Utara Memanas, Kuasa Hukum Minta Polisi Bertindak Tegas

    Sengketa Lahan Denpasar Utara Memanas, Kuasa Hukum Minta Polisi Bertindak Tegas

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Dugaan penguasaan kembali lahan secara sepihak di Denpasar Utara kian menjadi perhatian publik.  Tim Kuasa Hukum pemilik lahan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak tegas dan profesional demi menjamin kepastian hukum atas hak milik yang telah diperoleh secara sah. Perkara ini bermula pada 17 Desember 2025, ketika terjadi transaksi jual beli lahan […]

  • Gen Z Bengkulu, Ayo Bangkit! Dispora Ajak Tinggalkan Zona Nyaman dan Raih Masa Depan Gemilang

    Gen Z Bengkulu, Ayo Bangkit! Dispora Ajak Tinggalkan Zona Nyaman dan Raih Masa Depan Gemilang

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 733
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Generasi Z (Gen Z) di Bengkulu diajak untuk keluar dari zona nyaman dan meninggalkan gaya hidup pasif yang menghambat potensi mereka. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menginisiasi berbagai program untuk mendorong pemuda agar lebih aktif, produktif, dan berdaya saing. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Ika Joni Ikhwan, menyoroti […]

  • Gunung Tidar, Gunung Kecil Ditengah Kota Magelang

    Gunung Tidar, Gunung Kecil Ditengah Kota Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 738
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Mengenal Gunung Tidar, Gunung Kecil di Tengah Kota Magelang yang Diyakini sebagai Pusatnya Pulau Jawa. Bagi mereka yang pernah berkunjung ke Magelang pasti tahu tentang Bukit Tidar. Bukit Tidar atau orang lebih suka menyebutnya Gunung Tidar adalah salah satu ikon Kota Magelang. Gunung Tidar terbilang unik, karena pemandangannya mirip dengan apa yang […]

expand_less