Pakabar Bali Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI, Wujud Nyata Solidaritas Kemanusiaan untuk Menjaga Stok Darah Bali
- account_circle admin
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perkumpulan Abadi Kalimantan Barat di Bali (Pakabar Bali) menggelar aksi sosial donor darah di Sekretariat Pakabar Bali, Jalan Pakabar No. 1, Gunung Soputan, Denpasar, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Pakabar Bali, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali, Rumah Sakit Prof. Ngoerah, serta sejumlah mitra dan sponsor lainnya. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan darah di Bali yang terus meningkat setiap harinya.
Ketua PDDI Provinsi Bali, Ketut Pringgantara, mengapresiasi inisiatif Pakabar Bali yang dinilai mampu menghadirkan semangat gotong royong lintas organisasi dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
“Saya merasa sangat senang dan bahagia karena Pakabar Bali telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat Bali. Organisasi seperti ini layak berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Pringgantara, kebutuhan darah di Bali mencapai sekitar 120 kantong setiap hari, atau lebih dari 6.000 kantong setiap bulan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Ia juga menyebut para pendonor sebagai pahlawan kemanusiaan yang telah menyumbangkan harapan hidup bagi sesama.
“Momentum HUT Kemerdekaan RI ini menjadi langkah nyata Pakabar Bali dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah di Bali. Para pendonor adalah pahlawan kemanusiaan yang patut diapresiasi karena setetes darah yang mereka berikan dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” katanya.
Pringgantara berharap semangat berbagi tersebut dapat menular kepada seluruh masyarakat sehingga semakin banyak warga yang terdorong menjadi pendonor darah secara sukarela.

Sementara itu, Ketua Umum Pakabar Bali periode 2026–2029, Cin Hiung, menjelaskan bahwa Pakabar Bali merupakan organisasi kemasyarakatan yang telah berdiri selama 12 tahun dan konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial di Pulau Bali.
“Pakabar Bali adalah Perkumpulan Abadi Kalimantan Barat di Bali. Selama 12 tahun kami berkomitmen menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Donor darah merupakan salah satu program kemanusiaan yang rutin kami dorong bersama berbagai pihak,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Bidang Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Pakabar Bali, Angela Indra, mengatakan kegiatan donor darah ini terselenggara atas kerja sama dengan PDDI Provinsi Bali dan Rumah Sakit Prof. Ngoerah sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan sesama.
“Kami sangat bersyukur kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan baik. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah dan ikut menyelamatkan nyawa masyarakat yang membutuhkan. Inilah semangat kemanusiaan yang terus kami bangun di Pakabar Bali,” ujarnya.
Kegiatan donor darah berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh anggota Pakabar Bali, relawan, serta masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini juga memperkuat semangat solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bali.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Pakabar Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi yang tidak hanya mempererat persaudaraan anggotanya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Bali.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar