Breaking News
light_mode
Trending Tags

Melawan Alam di Perbatasan Cirebon-Kuningan: Upaya Darurat Tangani Longsor di Desa Belawa

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON, JARRAKPOS.COM — Aroma tanah basah masih terasa menyengat di udara Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Di tengah sunyinya pagi, suara dentuman alat berat dan deru truk pengangkut bronjong memecah kesenyapan.

Di sinilah, sepanjang 25 meter jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Cirebon dan Kuningan mengalami longsor yang memakan sebagian badan jalan terjadi beberapa hari lalu.

Longsor itu bukan hanya menggerus badan jalan, tapi juga memotong alur vital masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada jalur ini.

Bencana itu datang tak lama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin dini hari, 21 April 2025.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Kepala Desa (Kuwu) Belawa, Deni Kusuma yang mengeluhkan di wilayah desanya rawan longsor.

“Daerah ini memang rawan longsor, karena struktur tanahnya sangat labil. Kejadian terjadi pagi hari dan langsung kami laporkan,” ujarnya.

Menurutnya, longsor menggerus badan jalan dengan kedalaman sekitar 3 meter dan panjang retakan mencapai 25 meter.

Saat ini, jalan tersebut masih bisa dilalui, namun hanya untuk kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat dilarang melintas, karena kondisi jalan yang sangat berisiko.

“Jalan masih dilintasi oleh masyarakat, tapi hanya motor saja, tidak untuk kendaraan berat,” ucapnya.

Pihak desa telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait. Untuk langkah awal, kami melakukan pemasangan kerucut lalu lintas guna memperingatkan pengguna jalan dan mencegah kecelakaan,” tambahnya.

Retakan sepanjang 25 meter dengan kedalaman hingga 3 meter telah membuat jalur tersebut nyaris tak bisa dilalui. Kini, hanya sepeda motor dan mobil kendaraan pribadi yang diizinkan melintas.

Di tengah ancaman bahaya, harapan hadir dalam bentuk upaya cepat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon. Dipimpin langsung oleh Kepala DPUTR, Iwan Rizky, penanganan darurat mulai digulirkan.

“Fokus kami saat ini adalah mencegah kerusakan lebih parah. Kami pasang bronjong sebagai penguat tebing sementara,” ujar Iwan saat ditemui di lokasi, Kamis (24/4/2025).

Ia menjelaskan, bahwa DPUTR telah menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mempercepat proses pengadaan dan pemasangan bronjong. “Kami targetkan dalam empat sampai lima hari, penanganan darurat sudah selesai,” tambahnya.

“Kami minta masyarakat bersabar. Yang penting sekarang jalan tetap aman untuk dilalui,” katanya.

Bagi warga Desa Belawa dan pengguna jalur ini, Warsiman (49) mengungkapkan rasa terima kasih atas respon cepat pemerintah daerah yang sigap memperbaiki kondisi jalan meskipun bersifat sementara.

“Kalau enggak diberesin bisa-bisa longsorannya meluas, ya makasih udah perhatian,” jelasnya.

Bencana memang tak bisa diprediksi, tapi respon cepat dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama. (HS)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  •  PNB Dorong Pendidikan Berkelanjutan bagi Pengelola Perkuat Ketahanan LPD

     PNB Dorong Pendidikan Berkelanjutan bagi Pengelola Perkuat Ketahanan LPD

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Politeknik Negeri Bali (PNB) menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia Lembaga Perkreditan Desa (LPD) melalui pendidikan berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan LPD di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks. Sebagai institusi pendidikan vokasi terkemuka, PNB melalui Jurusan Akuntansi telah lama menghadirkan solusi […]

  • Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan menghentikan penagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) usai tagihannya melonjak drastis hingga 800%. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mendorong adanya asas keadilan. “Harus berkeadilan. Terutama buat masyarakat yang memang kemampuan membayarnya itu sangat kecil, sangat minim, buruh, tani, nelayan, pensiunan, guru dan lain-lain. Itu […]

  • Ikut Merasa Sepenanggungan, TNI – Polri Bersinergi Berbagi Takjil dan Sembako Kepada Kaum Duafa dan Masyarakat Banyak

    Ikut Merasa Sepenanggungan, TNI – Polri Bersinergi Berbagi Takjil dan Sembako Kepada Kaum Duafa dan Masyarakat Banyak

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Sebagaimana motto yang dicetuskan Kodim 0212/ Tapanuli Selatan yang menyebutkan Ramadhan Penuh Berkah yang di dalamnya juga merupakan bulan kemuliaan dari seribu bulan tempat dimana menimbah segala amal kebaikan dan pahala yang berlipat ganda. Berkaitan dengan hal tersebut TNI dan Polri Bersinergi melakukan kegiatan berbagi Takjil dan Sembako kepada masyarakat umum dan kaum […]

  • Polemik Pemagaran Laut di Tangerang, Pimpinan Komisi II DPR RI Akan Panggil Menteri ATR/BPN

    Polemik Pemagaran Laut di Tangerang, Pimpinan Komisi II DPR RI Akan Panggil Menteri ATR/BPN

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menilai kasus pemagaran laut di Tangerang, Banten, sebagai bentuk keteledoran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dede menyoroti pemberian izin Hak Guna Bangunan (HGB) di area laut tanpa pengukuran yang memadai. “Laut bukan domain ATR. Namun, ada upaya membuat laut seolah-olah seperti […]

  • Dari Ruang Kuliah ke Ruang Uji, Rukmana Lulus UKW Wartawan Utama

    Dari Ruang Kuliah ke Ruang Uji, Rukmana Lulus UKW Wartawan Utama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Di tengah kesibukannya merampungkan studi Magister Hukum, Rukmana, jurnalis media Sudut Pandang, dinyatakan kompeten sebagai wartawan tingkat utama dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers di Jakarta, Jumat – Sabtu (12 – 13/12/2025). Dalam keterangannya, Senin (15/12/2025), Rukmana mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Dari total 36 peserta yang mengikuti UKW, […]

  • Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti: Pertanggungjawaban APBD 2025 Akan Dikaji Menyeluruh demi Kepentingan Masyarakat

    Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti: Pertanggungjawaban APBD 2025 Akan Dikaji Menyeluruh demi Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BADUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026). Agenda utama rapat adalah penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025. Rapat paripurna dipimpin […]

expand_less