I Wayan Tagel Winarta: Refleksi Kemerdekaan ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
- account_circle admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GIANYAR — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat kebangsaan, persatuan, serta komitmen membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Kemerdekaan bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun. Lebih dari itu, kemerdekaan merupakan amanat yang harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, keberpihakan kepada masyarakat, serta pembangunan yang menghadirkan manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Gianyar Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Tagel Winarta, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat rasa persatuan dan memperkokoh semangat gotong royong.
Menurutnya, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” memiliki makna yang sangat kuat di tengah berbagai tantangan pembangunan. Kedaulatan harus tercermin dalam kemampuan bangsa menentukan arah pembangunan berdasarkan kepentingan nasional, sementara keadilan harus diwujudkan melalui pemerataan kesempatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita hidupkan melalui kerja nyata. Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa bergerak bersama, menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar I Wayan Tagel Winarta.
Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik. Kemajuan juga harus tercermin dari meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat, terbukanya kesempatan bagi generasi muda, kuatnya ekonomi kerakyatan, serta terjaganya kebudayaan dan lingkungan.
Dalam konteks Bali, semangat kemerdekaan juga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas, adat, budaya, dan kearifan lokal. Kemajuan pariwisata dan ekonomi daerah, menurutnya, perlu tetap memberikan ruang yang kuat bagi masyarakat lokal agar menjadi bagian utama dari proses pembangunan.
“Bali harus maju tanpa kehilangan jati dirinya. Pembangunan harus memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga lingkungan, sekaligus menghormati adat dan budaya yang menjadi kekuatan Bali,” tegasnya.
I Wayan Tagel Winarta juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan momentum 17 Agustus sebagai pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi, pengabdian, inovasi, dan kepedulian terhadap sesama.
Semangat tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat. Persatuan, toleransi, gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air harus tetap menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, teknologi, dan globalisasi.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya bukan hanya tentang upacara dan perayaan, tetapi juga tentang meneguhkan kembali cita-cita bangsa. Dari Bali untuk Indonesia, semangat kemerdekaan diharapkan terus tumbuh menjadi energi kolektif untuk membangun negeri yang semakin kuat, berkeadilan, sejahtera, dan bermartabat.
Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia.
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
I Wayan Tagel Winarta
Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Gianyar
Fraksi PDI Perjuangan
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar