Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR , Matakompas.com — Gelombang dukungan terhadap Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terus menguat dari akar rumput. Kali ini, suara lantang datang dari warga Kelurahan Serangan yang menilai langkah Pansus sebagai upaya krusial dalam menyelamatkan ekosistem mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai.

Siti Sapurah, warga asli Serangan yang akrab disapa Ipung, menjadi salah satu representasi suara masyarakat pesisir yang selama ini merasa terpinggirkan dalam kebijakan tata ruang. Ia secara terbuka menyampaikan apresiasi atas keberanian Pansus TRAP dalam mengungkap dugaan kejanggalan skema tukar guling lahan mangrove yang melibatkan pihak pengembang.

“Selama ini kami seperti hanya jadi penonton. Tapi sekarang ada yang berani membuka ini,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurut Ipung, langkah Pansus tidak sekadar mengungkap persoalan administratif, tetapi juga membongkar dugaan praktik yang merugikan kepentingan publik. Ia menilai ada indikasi kuat bahwa proses tukar guling tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Dukungan warga Serangan tidak berhenti pada pernyataan. Ipung mengungkapkan, dirinya bersama masyarakat berencana menggelar aksi damai ke kantor DPRD Bali dengan membawa bunga mawar putih sebagai simbol dukungan moral.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya menjaga kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai sebagai benteng ekologis Bali. Bagi masyarakat pesisir, mangrove bukan sekadar vegetasi, melainkan penyangga kehidupan yang melindungi dari abrasi hingga menopang ekonomi lokal.

Sementara itu, temuan Pansus TRAP memperkuat kekhawatiran publik. Dalam peninjauan ke Desa Baturinggit, Karangasem, terungkap bahwa lahan pengganti dalam skema tukar guling belum memiliki kejelasan status hukum, bahkan disebut belum bersertifikat.

Ironisnya, lahan mangrove seluas 40,2 hektare di Tahura Ngurah Rai justru telah mengantongi sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama pihak pengembang, dan aktivitas pembangunan sudah berjalan.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan adanya dugaan pelanggaran dalam skema tersebut. Ia menyebut proses yang semestinya diawali dengan legalitas lahan pengganti, justru terbalik.

“Seharusnya lahan pengganti disertifikatkan dulu. Ini malah yang dipakai sudah dibangun, sementara penggantinya belum jelas,” tegasnya.

Bagi warga seperti Ipung, persoalan ini bukan sekadar soal prosedur, melainkan soal keadilan. Ia berharap Pansus TRAP tidak berhenti pada rekomendasi, melainkan mendorong proses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Dukungan dari Serangan menjadi penanda bahwa publik kini tidak lagi diam. Harapan tertuju pada keberanian Pansus TRAP untuk menuntaskan persoalan yang dinilai menyangkut masa depan lingkungan dan kedaulatan ruang hidup masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik BTID Serangan Kian Memanas, For HATI Bali Desak Pemprov Segera Jalankan Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali

    Polemik BTID Serangan Kian Memanas, For HATI Bali Desak Pemprov Segera Jalankan Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik pembangunan mega proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan kembali menghangat. Kali ini sorotan mengarah kepada Pemerintah Provinsi Bali yang dinilai belum menindaklanjuti sembilan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, meski rekomendasi tersebut telah resmi diserahkan kepada pihak eksekutif hampir tiga pekan […]

  • PBG Tower Bongancina Disorot, Kuasa Hukum Temukan Dugaan Kejanggalan Administratif

    PBG Tower Bongancina Disorot, Kuasa Hukum Temukan Dugaan Kejanggalan Administratif

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BULELENG – Dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pembangunan menara telekomunikasi di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, menjadi sorotan. Kuasa hukum I Dewa Made Mertayasa, Dr. Ir. Ketut Agus Karmadi, S.H., M.T., M.B.A., I.P.U., A.Eng., menemukan sejumlah dugaan kejanggalan administrasi yang dinilai perlu diklarifikasi oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Agus mengungkapkan, hasil pencermatan terhadap PBG Nomor […]

  • Bandesa Adat Serangan Kirim Surat ke KLH, Gubernur Koster Ngotot Lanjut Proyek LNG

    Bandesa Adat Serangan Kirim Surat ke KLH, Gubernur Koster Ngotot Lanjut Proyek LNG

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengungkap rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit Liquefied Natural Gas (FSRU LNG) atau Terminal Apung LNG di Perairan Serangan tetap berlanjut. Koster tetap ngotot untuk mewujudkan proyek ambisius FSRU LNG walaupun mendapat penolakan dari Masyarakat Adat Serangan. Meskipun Bandesa Adat Serangan I yoman Gede Pariatha didampingi Penyarikan […]

  • Bupati Kembang Tutup Celah Bantuan Pusat, 367 Lansia Jembrana Dapat Jatah Beras 15 Kg per Bulan

    Bupati Kembang Tutup Celah Bantuan Pusat, 367 Lansia Jembrana Dapat Jatah Beras 15 Kg per Bulan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan warga lanjut usia (lansia) kurang mampu dan terlantar yang belum tersentuh bantuan pemerintah pusat tetap mendapatkan perhatian. Melalui intervensi anggaran daerah, Pemkab Jembrana menyiapkan bantuan beras bagi ratusan lansia yang dinilai membutuhkan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna […]

  • Satu Arah Satu Tujuan, Dave Laksono: Semua Pihak Harus Bergerak Bersama Selesaikan Papua

    Satu Arah Satu Tujuan, Dave Laksono: Semua Pihak Harus Bergerak Bersama Selesaikan Papua

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Pembaruan peralatan militer canggih belum menjamin kekuatan pertahanan negara jika tidak diimbangi kemampuan prajurit yang mengoperasikannya. Demikian ditegaskan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, Rabu (7/10/2026). Menurutnya, modernisasi alutsista tidak boleh berhenti pada pengadaan belaka — ada pekerjaan rumah yang jauh lebih besar di belakangnya. Alutsista Canggih Tanpa SDM Andal, […]

  • 129 Ormas Terdata: Kesbangpol Badung Perkuat Verifikasi dan Pembinaan Ditarget Rampung Akhir 2026

    129 Ormas Terdata: Kesbangpol Badung Perkuat Verifikasi dan Pembinaan Ditarget Rampung Akhir 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BADUNG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung memperkuat pendataan, verifikasi dan pembinaan Organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai bagian dari upaya menciptakan organisasi yang tertib dan produktif. Hingga Agustus 2026, Kesbangpol Badung mencatat sekitar 129 Ormas telah terdata. Data tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Badung […]

expand_less