Breaking News
light_mode
Trending Tags

Putri Koster Dorong Endek Jembrana Naik Kelas lewat Seni, Bisnis, dan Perlindungan Hukum.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA, Matakompas.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, mendorong penguatan ekosistem kain tenun tradisional endek dengan mengintegrasikan tiga aspek utama, yakni seni, bisnis, dan perlindungan hukum. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai ekonomi endek sekaligus menjamin keberlanjutan perajin dan melindungi kekhasan motif yang diwariskan secara turun-temurun.

Hal itu disampaikan Ibu Putri Koster saat mengisi talkshow di Radio Dirgantara Jembrana, Kamis (27/8), dalam rangkaian Dekranasda Bali Fashion Road Show. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Gede Agus Astapa.

Menurut Ibu Putri Koster, salah satu tantangan yang dihadapi industri tenun tradisional saat ini adalah semakin berkurangnya jumlah penenun tanpa diikuti regenerasi yang memadai. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari persoalan nilai ekonomi yang diterima penenun dibandingkan dengan proses dan kualitas karya yang mereka hasilkan.

“Secara global, penenunan kain tradisional endek Bali saat ini mengalami kesulitan penerus yang mau mengerjakan. Tenaga penenun saat ini semakin menipis tanpa ada generasi pengganti. Mungkin karena karya dan harga tidak sesuai,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan akan terus mengawal perkembangan kain tenun tradisional endek Bali, termasuk mendorong terciptanya keseimbangan antara kualitas produk dan harga jual.

“Selain kualitas, saya akan terus mengawal penyesuaian harga agar kain yang dihasilkan seimbang antara kualitas dan harga,” tegasnya.

Jembrana menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena merupakan sentra penghasil kain tenun tradisional dengan motif khas. Kekhasan tersebut, menurut Ibu Putri Koster, harus dijaga agar pengembangan desain dan industri fesyen tidak menghilangkan identitas yang melekat pada karya masing-masing daerah.

Untuk itu, perlindungan hukum terhadap motif tradisional maupun karya yang dikembangkan secara kontemporer menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem wastra Bali. Pemerintah, menurutnya, harus hadir melalui politik kebudayaan yang tidak hanya menjaga warisan leluhur tetap lestari, tetapi juga memberikan ruang agar karya tersebut berkembang dan memiliki nilai ekonomi.

“Kain itu bisa memberikan dampak estetika yang indah dan juga dampak pada perputaran ekonomi. Dengan desain yang kontinu dan konsisten, saya yakin akan membangkitkan kemampuan kita semua dalam melindungi karya cipta lokal agar mampu bersaing di kancah nasional dan internasional,” katanya.

Ibu Putri Koster menyebut upaya tersebut sebagai trilogi pengembangan fesyen yang mencakup **seni, bisnis, dan perlindungan hukum**. Seni menjaga identitas dan nilai budaya, bisnis memastikan karya memberi manfaat ekonomi kepada perajin, sedangkan perlindungan hukum diperlukan untuk menjaga hak atas karya dan motif tradisional.

Di sisi lain, ia mendorong masyarakat untuk ikut memperkuat pasar kain tenun dengan menyerap produk yang dihasilkan perajin di daerah masing-masing. Perputaran ekonomi di tingkat lokal dinilai penting agar aktivitas menenun tetap memiliki prospek dan mampu menarik minat generasi berikutnya.

“Seraplah kain tenun yang masyarakat hasilkan sehingga warga yang ingin mencari kain tenun akan mendatangi sentra tenun di wilayahnya. Dengan demikian, tenun itu bisa bergerak melalui trilogi fashion show, yakni seni, bisnis, dan perlindungan hukum,” ungkapnya.

Ia menilai upaya mengangkat kembali endek mulai menunjukkan perkembangan. Kain tenun tradisional Bali semakin banyak digunakan dalam berbagai bentuk busana modern, baik oleh masyarakat Bali maupun kalangan dari luar daerah.

“Saya merasa perjalanan kami terengah-engah. Namun, karya tenun tradisional endek Bali saat ini semakin disukai oleh warga Bali. Bahkan, tidak sedikit wisatawan lokal dan pejabat dari luar Bali mulai melirik dan menggunakan pakaian berbahan endek Bali,” katanya.

Melalui Dekranasda Bali Fashion Day, Dekranasda Bali Fashion Week, dan Dekranasda Bali Fashion Road Show, Dekranasda Bali berupaya mempertemukan kekuatan tradisi dengan kreativitas desainer dan kebutuhan pasar.

Pengembangan tersebut diarahkan agar endek tidak berhenti sebagai warisan budaya, tetapi berkembang menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua KPID Bali Gede Agus Astapa menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan budaya, termasuk motif khas kain tenun yang dimiliki masing-masing daerah.

“Sebagai warga Provinsi Bali, tentu tanpa aba-aba sekalipun kita memiliki kewajiban dan kesadaran untuk menjaga seni, tradisi, dan budaya Bali, termasuk memberikan ruang bagi perajin lokal untuk berkarya, dan kita gunakan hasilnya,” ujarnya.

Pesan mengenai penguatan ekosistem wastra Bali tersebut juga disampaikan Ibu Putri Koster saat mengisi talkshow di Radio Swara Bahana dalam rangkaian Dekranasda Bali Fashion Road Show di Jembrana. (red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Asta Cita, Kapolres Magelang Kota Ikut Penanamam Jagung Serentak di Lahan Produktif

    Dukung Program Asta Cita, Kapolres Magelang Kota Ikut Penanamam Jagung Serentak di Lahan Produktif

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H., turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman jagung serentak yang digelar di lahan Delta area Puri Tuksongo, Kota Magelang. Selasa (21/1/2025). Kegiatan dimulai dengan mengikuti zoom meeting dari Mabes […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil ke Masyarakat Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil ke Masyarakat Perbatasan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 782
    • 0Komentar

    SEBUKU,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang menggelar kegiatan berbagi takjil kepada warga yang melintas di sekitar Kecamatan Sebuku dan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin(17/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa agar dapat menikmati hidangan berbuka […]

  • Koster Kembali Dikaitkan dengan Isu Lama, Publik Diminta Jangan Terkecoh Narasi Viral

    Koster Kembali Dikaitkan dengan Isu Lama, Publik Diminta Jangan Terkecoh Narasi Viral

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dunia maya kembali menunjukkan satu kebiasaan lama yang seolah sudah menjadi hukum tidak tertulis: jika sebuah isu pernah ramai, cukup hilangkan tahunnya, lalu kemas ulang sebagai “berita terbaru”. Kali ini, sorotan kembali mengarah pada isu dugaan pembebasan lahan proyek Jalan Tol Mengwi–Gilimanuk. Nama Gubernur Bali, I Wayan Koster kembali beredar di linimasa […]

  • Ucapan Hari Bhayangkara Imigrasi Dumai

    Ucapan Hari Bhayangkara Imigrasi Dumai

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Ucapan Hut Bhayngkara Dari Kepala Imigrasi Dumai

  • I Wayan Bawa: HUT ke-81 RI Momentum Memperkuat Persatuan Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

    I Wayan Bawa: HUT ke-81 RI Momentum Memperkuat Persatuan Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, gotong royong, serta komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi […]

  • Kolaborasi Kemenbud dan Pemprov Bali Gelar CHANDI Summit, Gubernur Koster: Nuansa Budaya Harus Kuat

    Kolaborasi Kemenbud dan Pemprov Bali Gelar CHANDI Summit, Gubernur Koster: Nuansa Budaya Harus Kuat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dukungan terhadap penguatan diplomasi budaya kembali ditegaskan Gubernur Bali Wayan Koster. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung penuh penyelenggaraan CHANDI Summit (Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy and Innovation) 2026 yang digagas Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Forum budaya internasional tersebut rencananya akan digelar pada Agustus mendatang di kawasan Nusa Dua, Kabupaten […]

expand_less