Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi I DPRD Bali Luruskan Video Penolakan di Purwakerti, Dr Somvir: Jangan Nilai dari Banyaknya Massa

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Komisi I DPRD Provinsi Bali meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait video penolakan terhadap rombongan DPRD Bali saat melakukan kunjungan ke Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Selasa (1/9/2026).

Video tersebut sebelumnya menyebut rombongan DPRD Bali yang datang ke lokasi merupakan bagian dari kunjungan kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP). Namun, informasi tersebut ditegaskan tidak tepat.

Ketua Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan agenda Pansus TRAP, melainkan kunjungan kerja dalam daerah Komisi I untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) sekaligus melakukan pengecekan terhadap aset milik Pemerintah Provinsi Bali.

Hal senada ditegaskan Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali yang juga anggota Komisi I DPRD Bali, Dr Somvir. Ia menilai persoalan yang terjadi di lapangan tidak perlu dibesar-besarkan karena fakta sebenarnya harus dilihat secara langsung.

“Masalah ini terlalu dibesar-besarkan. Fakta di lapangan berbeda. Sampai kami mau turun saja tidak boleh masuk ke lokasi,” ujar Somvir saat ditemui di Gedung DPRD Bali, Rabu (2/9/2026).

Menurut Somvir, Komisi I memiliki kewenangan untuk melakukan kunjungan kerja di wilayah Bali, terlebih ketika terdapat laporan atau pengaduan masyarakat yang perlu ditindaklanjuti.

Ia menegaskan, DPRD Bali tidak boleh mundur hanya karena mendapat penolakan ketika hendak melakukan pengecekan terhadap persoalan yang dilaporkan masyarakat.

“Komisi I berani turun. Kalau ada yang minta jangan turun, anggota dewan itu di mana saja boleh turun, apalagi Komisi I. Karena ada laporan masyarakat, sehingga kami turun,” tegasnya.

Somvir mengungkapkan, sejak awal rombongan Komisi I tiba di lokasi, pihaknya sempat mendapat larangan untuk melakukan sejumlah hal. Kondisi tersebut justru membuat pihaknya memilih untuk melihat langsung situasi di lapangan sebelum mengambil kesimpulan.

“Dari awal kami dicegat, tidak boleh ini, tidak boleh itu. Dari situ kami sudah curiga ada masalah. Tetapi kami tidak mau langsung mengambil kesimpulan. Kami memilih melihat langsung,” katanya.

Saat berada di lokasi, kata Somvir, situasi memang sempat memanas karena terdapat kelompok masyarakat yang berada pada posisi berbeda atau pro dan kontra terhadap persoalan yang sedang terjadi.

Meski demikian, ia memastikan anggota Komisi I tetap berusaha menjaga suasana agar tidak terjadi benturan antarmasyarakat.

“Kami melihat kondisi agak panas. Saat itu kami hormati karena kami tidak ingin sampai terjadi masalah. Kasihan masyarakat. Yang kami inginkan adalah mengetahui kebenarannya,” ujarnya.

Setelah melihat kondisi dan lokasi secara langsung, Komisi I kemudian menyarankan agar persoalan tersebut dibawa ke forum resmi di DPRD Bali melalui rapat dengar pendapat (RDP).

Somvir mengatakan, melalui RDP nantinya seluruh pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan keterangan secara terbuka sehingga persoalan mengenai siapa yang benar dan siapa yang salah dapat diperiksa berdasarkan fakta dan bukti.

“Nanti Komisi I akan bahas di kantor DPRD. RDP silakan sampaikan apa yang terjadi, siapa yang benar dan siapa yang salah. Itu nanti bisa dibahas,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan anggota DPRD Bali di daerah pemilihan masing-masing merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Terlebih, salah satu anggota Komisi I merupakan wakil rakyat dari Karangasem.

“Anggota DPRD Provinsi Bali bukan anggota dewan kabupaten. Kami memiliki kewenangan sebagai anggota DPRD Provinsi Bali. Kalau ada masyarakat yang menyampaikan persoalan, kami wajib mendengarkan dan menindaklanjutinya,” kata Somvir.

Ia menegaskan, Komisi I tidak akan menentukan siapa yang benar hanya berdasarkan jumlah massa yang hadir di lokasi.

“Bukan dengan cara melihat jumlah orang yang berkumpul, kemudian kita dukung. Yang penting adalah siapa yang benar. Itu yang akan kami cek bersama DPRD,” tegasnya.

Somvir juga mengimbau seluruh pihak agar tidak membawa persoalan tersebut ke arah konflik terbuka. Menurutnya, perbedaan pendapat maupun sengketa harus diselesaikan melalui jalur dialog dan mekanisme kelembagaan.

“Persoalan yang ada ini bisa diselesaikan dengan cara baik-baik, tenang, dan melalui forum yang tepat,” ujarnya.

Ia mengaku memahami apabila masyarakat Karangasem yang terlibat dalam persoalan tersebut menunjukkan emosi, kemarahan maupun kekecewaan. Namun, DPRD Bali tetap akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif.

“Kami menerima kemarahan, kekecewaan, atau mungkin emosi masyarakat. Tetapi kami tetap akan membela yang benar, bukan membela berdasarkan siapa yang paling banyak orangnya,” pungkas Somvir.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Itu Biasa, yang Penting Bangkit Lagi! Kadispora Bengkulu Motivasi Anak Muda

    Gagal Itu Biasa, yang Penting Bangkit Lagi! Kadispora Bengkulu Motivasi Anak Muda

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, menegaskan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Menurutnya, anak muda harus punya mental baja dan nggak gampang menyerah saat menghadapi tantangan. “Gagal itu biasa, yang luar biasa itu mereka yang mau bangkit lagi. Jangan berhenti cuma karena sekali jatuh, karena […]

  • Pelajar Dilibatkan dalam Rangkaian HKG PKK ke-54, Jadi Wadah Pelestarian Budaya Sejak Dini

    Pelajar Dilibatkan dalam Rangkaian HKG PKK ke-54, Jadi Wadah Pelestarian Budaya Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR — Tim Penggerak PKK Provinsi Bali melibatkan para pelajar dalam sejumlah perlombaan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Bali. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menegaskan […]

  • Mayoritas Fraksi Desak Rekomendasi Pansus TRAP soal BTID Segera Diparipurnakan, Fraksi Golkar Tak Hadir dalam Rapat Koordinasi

    Mayoritas Fraksi Desak Rekomendasi Pansus TRAP soal BTID Segera Diparipurnakan, Fraksi Golkar Tak Hadir dalam Rapat Koordinasi

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik tindak lanjut rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali terkait pengembangan kawasan yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) semakin menghangat. Meski hasil kerja Pansus telah diserahkan dan disetujui dalam Rapat Pimpinan DPRD Bali pada 2 Juni 2026, hingga kini rekomendasi tersebut belum juga […]

  • Bantu Mahasiswa Kelola Stres, Yayasan Cahaya Cinta Kasih Gelar Bedah Buku Interaktif “SOUL Reflection” di Bandung

    Bantu Mahasiswa Kelola Stres, Yayasan Cahaya Cinta Kasih Gelar Bedah Buku Interaktif “SOUL Reflection” di Bandung

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BANDUNG – Di tengah meningkatnya tekanan akademik dan tantangan kesehatan mental yang dihadapi generasi muda, Yayasan Cahaya Cinta Kasih menggelar kegiatan Buka Lembaran Baru melalui bedah buku interaktif bertajuk “SOUL Reflection” karya Bunda Arsaningsih di Bandung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk SATU University, yang ingin memperoleh cara baru […]

  • APBD Badung 2026 Ditetapkan Rp 12,1 Trilyun, DPRD Badung dan Bupati Badung Sepakati Empat Ranperda Ditetapkan Jadi Perda

    APBD Badung 2026 Ditetapkan Rp 12,1 Trilyun, DPRD Badung dan Bupati Badung Sepakati Empat Ranperda Ditetapkan Jadi Perda

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna dengan Agenda Pengambilan Keputusan, Penandatanganan Berita Acara/Nota Kesepakatan dan Sambutan Bupati Badung terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, 24 November 2025. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil […]

  • Tegakkan Perda, Sekda Dewa Indra Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis

    Tegakkan Perda, Sekda Dewa Indra Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Penekanan itu disampaikan Sekda Dewa Indra pada Upacara Peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang berlangsung di […]

expand_less