Breaking News
light_mode
Trending Tags

Miris Dinkes Indramayu tidak Mempunyai Alat Fogging yang Presentatif.

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDRAMAYU JarrakPos.Com- Seiring dengan mulai datangnya musim penghujan di wilayah kabupaten Indramayu menimbulkan masalah klasik yang menghantui sebagian warga Indramayu, bukan hanya bahaya banjir tetapi adanya ancaman demam berdarah, hal ini tidak bisa dipungkiri dimana bila datangnya musim hujan perkembamgan jentik nyamuk mengalami peningkatan secara signifikan apalagi nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti dan Aedes albopictus) yang menggigit manusia dengan membawa virus dengue.

Selain itu ada beberapa faktor -faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena DBD adalah:
1.Tinggal di daerah tropis atau subtropis, seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Karibia
2.Tinggal di daerah rawan banjir
3.Memiliki riwayat terinfeksi DBD sebelumnya
4.Usia di bawah 15 tahun

Untuk mencegah penularan DBD, Anda dapat:
1.Menjaga kebersihan dan kerapihan ruangan
2.Menguras genangan air di sekitar rumah, seperti pot, drum, atau toren air
3.Menutup atau menyisihkan benda-benda yang berpotensi menimbulkan genangan air.
4.Menaburkan bubuk abate.
5.Melakukan vaksinasi DBD.
6.Mengkonsumsi makanan yg sehat, istirahat yg cukup dan olah raga.

Kabupaten Indramayu yang terletak dipinggir pantai sangat rentang akan bahaya DBD, seperti yang dikeluahkan beberapa kepala desa diIndramayu yang masyarakatnya terkena DBD.

Menurut kepala desa Brondung Nendi saat ditemui ” benar beberapa minggu yg lalu ada warganya terkena DBD dan sudah melaporkan ke Puskesmas Pasekan dan Dinkes Indramayu namun sayang sampai dengan saat ini belum mendapar tindakan, menurut pihak Dinkes biaya melakukan fogging itu bisa mencapai Rp.10.000.000 perdesa dan saat ini biaya tersebut tidak ada” ujarnya.

Lain lagi cerita kepala Desa Pabean Udik kecamatan Indramayu Samsul ” karena ada warganya yg terkena DBD maka selain melaporkan kejadiaan tersebut ke Puskesmas Margadadi dirinya mengajak para masyarakat untuk melakukan fogging secara swadaya dengan kesepakatan semua rumah harus di fogging dan biaya ditanggung bersama, pada akhirnya masyarakat desa kami mau melakukan fogging dengan biaya swadaya dari pada menunggu dari pihak Dinkes Indramayu yang kapan melakukannya.

Sementara itu saat ditanya ke Dinkes Indramayu melalui bagian Fogging (P2N) yang di wakili oleh Ujang saat ditemui ” bahwa alat-alat fogging yang ada di Dinkes Indramayu itu sudah berusia 20 tahun keatas dan kalau dipakai tidak akan maksimal, jadi kami sedang melakukan pengajuaan anggaran untuk membeli alat tersebut yang buatan Jerman atau Francis yang harganya sekitar Rp.40.000.000 ke atas sedangkan kalau buatan lokal sekitar Rp.20Jt – 30Jt itu mutunya kurang bagus, tetapi kalau alat fogging buatan Jerman atau Francis itu mutunya tahan lama bisa sampai 40 tahun tegas Ujang

Selain alat perlu diketahui biaya untuk 1x fogging satu desa biayanya bisa mencapai Rp.10.000.000,- yang terdiri dari pembelian obat fogging, solar , biaya makan petugas, uang lelah petugas dan lain-lain, apalagi untuk tahun 2025 anggarannya baru di ajukan dan belum turun, jadi mohon maaf kami belum bisa melalukan kegiatan fogging sesuai permintaaan masyarakat” lanjut ujang.

Seharusnya masalah kesediaan alat/atau mesin figging ini sudah diantisipasi sejak pertengahan tahun yang lalu, karena kalau dibiarkan bisa menjadikan wabah yang luar biasa dan bagian perencanaan harus jeli melihat kondisi yang ada, bukan saling lempar.******(GUS Wahyu Ratusan)******

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Dugaan Pelanggaran Sempadan Pantai dan Penyempitan Akses Pura Dalem di Bali Beach Glamping

    Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Dugaan Pelanggaran Sempadan Pantai dan Penyempitan Akses Pura Dalem di Bali Beach Glamping

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TABANAN – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah kawasan wisata di pesisir Bali. Pada Kamis (9/7/2026), Pansus melakukan sidak di Bali Beach Glamping Bali, Jalan Batu Tampih Kangin, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Lokasi ini merupakan titik kedua pemeriksaan setelah […]

  • Keren!!! Mahasiswa “UNIKU” Raih 2 Penghargaan di Singapura dan Malaysia

    Keren!!! Mahasiswa “UNIKU” Raih 2 Penghargaan di Singapura dan Malaysia

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Hilman Hidayat mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Kuningan (Uniku) mencatatkan prestasi yang gemilang dengan meraih dua (2) penghargaan sekaligus dalam ajang internasional, yang diberi nama Global Youth Innovation Summit Tahun 2025. Acara yang diselenggarakan di dua (2) Negara yaitu Singapura dan Malaysia itu, digelar pada tanggal […]

  • Festival Balon Wonosobo

    Festival Balon Wonosobo

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 942
    • 0Komentar

    WONOSOBO,JARRAKPOS.COM – Festival balon udara di Wonosobo dalam rangka Festival Mudik 2025 tinggal tersisa dua hari lagi. Bagi pemudik yang belum menyaksikan festival balon udara udara tersebut, masih ada kesempatan untuk melihatnya secara langsung pada tanggal 5 dan 6 April 2025. Dikutip dari situs resmi Wonosobo Tourism Information Center, festival balon udara digelar pada pukul […]

  • RDP Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Reklamasi dan Izin Dermaga PT Pasir Toya Anyar di Karangasem

    RDP Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Reklamasi dan Izin Dermaga PT Pasir Toya Anyar di Karangasem

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tim Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali mendalami dugaan pelanggaran tata ruang yang dilakukan PT Pasir Toya Anyar Kubu, Karangasem. Pendalaman dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pansus TRAP DPRD Bali bersama PT Pasir Toya Anyar Kubu, Karangasem di Ruang Rapat Banmus Kantor DPRD Bali, […]

  • Bursa KONI Sumut: Hanya Hatunggal

    Bursa KONI Sumut: Hanya Hatunggal

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Medan – Drama Musyawarah Olahraga Propinsi (Musorprov) segera berakhir. Panitia Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua Umum KONI Sumatera Utara (Sumut) periode 2025–2029 resmi mengumumkan hasil verifikasi surat dukungan dari dua kandidat yang telah mendaftarkan diri. Kedua bakal calon tersebut adalah Hatunggal Siregar dan Parluatan Siregar, yang sebelumnya telah mengembalikan berkas pendaftaran dan […]

  • Kecelakaan Mobil dan Motor, Mobil Masuk Jurang

    Kecelakaan Mobil dan Motor, Mobil Masuk Jurang

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PEKALONGAN,JARRAKPOS.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, pada Jumat, 11 April 2025, pukul 11.40 WIB. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil pribadi Avanza dengan plat nomor G 1126 WB dan sepeda motor yang berpapasan di jalan sempit dengan kondisi turunan tajam. Kronologi Kejadian Menurut keterangan saksi, insiden terjadi ketika kedua […]

expand_less