Breaking News
light_mode
Trending Tags

Usin Sembiring Ultimatum Sekolah, Jegal Siswa Ujian Karena Tunggakkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKULU, jarrakpos.com – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menyoroti banyaknya keluhan dari orang tua dan siswa terkait pelarangan mengikuti ujian. Sekolah melarang akibat tunggakan pembayaran SPP, uang komite, atau sumbangan sukarela lainnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV Usin Abdisyah Putra Sembiring memberikan statement tegas. Ia meminta seluruh kepala sekolah, guru, serta pengurus komite di SMA, SMK, dan MAN untuk tidak menghambat hak siswa dalam mengikuti ujian.

“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat bahwa siswa dilarang mengikuti ujian sekolah, ujian semester, dan ujian praktik hanya karena ada tunggakan pembayaran. Ini tidak boleh terjadi! Berikan mereka kesempatan untuk ujian tanpa tekanan dan tanpa intimidasi psikologis,” tegasnya.

Komisi IV juga menyoroti tindakan sekolah yang mengirimkan pesan atau teguran langsung kepada orang tua terkait tunggakan biaya pendidikan. Mereka mengingatkan bahwa tidak semua keluarga mampu membayar penuh sesuai kesepakatan.

Dewan juga menilai banyak orang tua yang memiliki beban ekonomi lain, terutama dalam memenuhi kebutuhan anak-anak mereka.

“Kita harus memahami bahwa pendidikan adalah hak semua anak. Jangan sampai mereka gagal mengikuti ujian, tertinggal, atau bahkan tidak lulus hanya karena kendala ekonomi. Ini bisa menghambat masa depan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja,” cetus Usin.

Sebagai langkah konkret, Komisi IV mendesak pemerintah daerah, gubernur, dan kepala dinas pendidikan untuk segera mengeluarkan surat edaran resmi. Surat ini harus memastikan bahwa semua siswa dapat mengikuti ujian tanpa diskriminasi finansial.

“Kami minta surat edaran ini dikeluarkan hari ini juga, sebelum semakin banyak siswa yang terhambat dalam ujian kenaikan kelas atau kelulusan mereka,” pungkasnya.

Komisi IV menegaskan bahwa pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama, dan tidak boleh ada anak yang kehilangan haknya hanya karena alasan ekonomi.

 

Penulis : Isep/red

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DR Diah Srikandi Jadi Narasumber FGD Kementerian PPPA Bahas Kesehatan Reproduksi Berketahanan Iklim

    DR Diah Srikandi Jadi Narasumber FGD Kementerian PPPA Bahas Kesehatan Reproduksi Berketahanan Iklim

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional Gender dan Perubahan Iklim (RAN GPI) yang terdiri dari 5 area prioritas dan 7 sektor stragegis. RAN GPI disusun untuk memberikan panduan aksi bagi K/L dan Pemerintah Daerah dalam menguatkan langkah-langkah pengendalian perubahan iklim dengan mengintegrasikan perspektif […]

  • Rebut Takhta Inovasi, Singkirkan Dominasi Robot Ini Pesan Dispora

    Rebut Takhta Inovasi, Singkirkan Dominasi Robot Ini Pesan Dispora

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Di tengah gelombang revolusi industri 4.0 yang didominasi oleh kecerdasan buatan (AI) dan robotika, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menyerukan kepada seluruh pemuda untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. Kadispora, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemuda harus menjadi aktor utama dalam perkembangan teknologi, bukan sekadar penonton pasif. “Kita […]

  • Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran

    Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankan remaja yang terlibat aksi tawuran di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (09/3/2025) malam sekira Pukul 21.30 WIB. Petugas juga mengamankan 17 orang yang diduga pelaku aksi tawuran. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 handphone, 9 sepeda motor, 2 bendera, […]

  • Atlet Perempuan Bisa Bersinar di Dunia Olahraga, Dispora Bengkulu Dorong Prestasi

    Atlet Perempuan Bisa Bersinar di Dunia Olahraga, Dispora Bengkulu Dorong Prestasi

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com  – Dunia olahraga kini semakin inklusif, tidak lagi didominasi oleh laki-laki. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Julian Wijaya, S.Kom., M.A.P., menegaskan bahwa perempuan memiliki peluang yang sama untuk berprestasi di bidang olahraga, baik di tingkat sekolah, daerah, maupun nasional. “Masih ada stigma bahwa olahraga tertentu lebih cocok […]

  • Masyarakat Bingung Aturan Penjor, Jondra Minta PLN Hormati Tradisi Bali

    Masyarakat Bingung Aturan Penjor, Jondra Minta PLN Hormati Tradisi Bali

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, polemik terkait pemasangan penjor kembali mencuat di masyarakat Bali. Ketua Umum Paiketan Krama Bali, Dr. Ir. I Wayan Jondra, menilai kegaduhan tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman pejabat PLN terhadap karakter dan tradisi masyarakat Bali. Menurut Jondra, masyarakat Bali selama ini dikenal sebagai konsumen PLN terbaik […]

  • Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” di UNUD, Gubernur Wayan Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

    Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” di UNUD, Gubernur Wayan Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster menjabarkan sejumlah program yang sedang dikerjakan dan dikebut di Bali, sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting, angka pengangguran dan angka putus sekolah. Selain itu disampaikannya juga terkait langkanya anak-anak di Bali dengan nama Nyoman (anak ketiga) dan Ketut (anak keempat). Sehingga menimbulkan keprihatinan secara pribadi, mengingat kelangkaan tersebut […]

expand_less