Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Pertanyakan Legalitas Bangunan MBG, Warga Kerta Dalem Mansion Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Polemik pembangunan di atas lahan yang tercatat sebagai fasilitas umum (fasum) di Perumahan Kerta Dalam Mansion, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, memicu reaksi keras dari warga. Area yang dalam dokumen awal diproyeksikan sebagai ruang bersama kini berdiri bangunan baru yang memunculkan tanda tanya terkait peruntukan dan legalitasnya.

Sejumlah penghuni menilai proses pembangunan berlangsung tanpa penjelasan terbuka kepada warga. Bangunan yang disebut berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dinilai tidak sejalan dengan rencana awal pengembangan kawasan perumahan.

I Gusti Ngurah Putra Dharma menyampaikan bahwa sejak awal pembelian rumah, lahan tersebut diinformasikan sebagai fasilitas umum. Namun dalam perkembangannya, lokasi itu dimanfaatkan untuk pembangunan bangunan lain tanpa sosialisasi resmi.

“Lahan itu dijanjikan sebagai fasilitas umum. Sekarang berdiri bangunan yang tidak pernah dijelaskan secara terbuka peruntukannya kepada warga,” ujarnya.

Selain perubahan fungsi, warga juga menyoroti aspek perizinan. Mereka mempertanyakan apakah pembangunan telah mengantongi izin mendirikan bangunan dan persetujuan sesuai ketentuan, mengingat status lahan tercatat sebagai fasum.

Kuasa hukum warga, Indra Triantoro, SH., MH., menjelaskan bahwa hasil penelusuran sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) menunjukkan bidang tanah seluas kurang lebih 280 meter persegi tersebut memang terdata sebagai fasilitas umum. Bahkan dalam dokumen pemasaran awal, lahan itu disebut diperuntukkan bagi kepentingan bersama penghuni.

“Atas dasar itu, kami melaporkan persoalan ini ke instansi terkait untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut,” kata Indra. Laporan telah disampaikan kepada Satpol PP Provinsi Bali, Dinas Perumahan, serta Polda Bali.

Keluhan serupa disampaikan Karbin, warga Blok A3, yang menyoroti aktivitas pembangunan dari pagi hingga sore hari yang menimbulkan kebisingan. Ia juga mempertanyakan kesesuaian antara janji pengembang saat pemasaran dengan kondisi aktual di lapangan.

Menurutnya, luas fasum yang sebelumnya diperkirakan sekitar delapan are kini disebut tersisa sekitar 2,8 are. Kondisi tersebut dinilai merugikan warga, terlebih kawasan perumahan juga masih menghadapi persoalan drainase dan aliran limbah.

Sejumlah warga mengaku memilih jalur hukum setelah upaya mempertanyakan legalitas pembangunan tidak memperoleh penjelasan memadai. Mereka berharap ada kejelasan status lahan dan kepastian hukum atas bangunan yang telah berdiri.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengembang belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabur ke Gilimanuk, Pelaku Curanmor di Kos-kosan Jalan Akasia XVI Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim

    Kabur ke Gilimanuk, Pelaku Curanmor di Kos-kosan Jalan Akasia XVI Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di sebuah rumah kos di Jl. Akasia XVI Gang Pisang No. 10, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur. Pelaku berinisial MRH (21th) berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Dentim saat melarikan diri ke wilayah Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Kapolsek Dentim […]

  • Jaga Jatiluwih Tetap Lestari, Pansus DPRD Bali Dorong Moratorium Pembangunan di Lahan Sawah Dilindungi

    Jaga Jatiluwih Tetap Lestari, Pansus DPRD Bali Dorong Moratorium Pembangunan di Lahan Sawah Dilindungi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO. Penegasan ini disampaikan menyusul meningkatnya laporan masyarakat dan sorotan media terkait aktivitas pembangunan di lahan yang masuk kategori dilindungi. Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I […]

  • Pengelolaan Sampah Bali Berlanjut, Gubernur Koster Minta TPA Suwung Diperpanjang

    Pengelolaan Sampah Bali Berlanjut, Gubernur Koster Minta TPA Suwung Diperpanjang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com –  Gubernur Bali Wayan Koster mengajukan permohonan perpanjangan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung hingga November 2026 kepada Menteri Lingkungan Hidup. Langkah ini diambil menyusul belum siapnya seluruh sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Bali, meski target penutupan TPA Suwung semula ditetapkan pada 28 Februari 2026. Gubernur Koster menegaskan, penundaan penutupan TPA Suwung tidak […]

  • Sinergi DPR, Pemerintah, dan Daerah Kunci Percepatan Infrastruktur Bali

    Sinergi DPR, Pemerintah, dan Daerah Kunci Percepatan Infrastruktur Bali

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama percepatan pembangunan Bali. Hal ini mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi Bali, Rabu (8/4/2026). Dipimpin Lasarus, rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Wayan Koster bersama jajaran […]

  • Pansus TRAP Perkuat Langkah Penertiban: Satpol PP Bali Siapkan Evaluasi dan Pemanggilan Pemilik Bangunan

    Pansus TRAP Perkuat Langkah Penertiban: Satpol PP Bali Siapkan Evaluasi dan Pemanggilan Pemilik Bangunan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kepala Satpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, menegaskan bahwa keberadaan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menjadi penggerak utama percepatan penanganan pelanggaran tata ruang di Jatiluwih. Hal itu ia sampaikan dalam wawancara yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025 di Kantor Satpol PP Provinsi […]

  • Secercah Harapan Agar Kejati Banten Usut Temuan BPK Soal Dana BOS

    Secercah Harapan Agar Kejati Banten Usut Temuan BPK Soal Dana BOS

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Matahukum meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk merespon temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan nilai fantastis mencapai Rp10,6 miliar pada tahun anggaran 2024. Hal tersebut dikatakan oleh Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Sabtu (25/7/2025) “Memang semua kasus korupsi berawal dari indikasi, salah satunya seperti laporan […]

expand_less