Breaking News
light_mode
Trending Tags

Catatan Positif Pemkab Cirebon, dari Stunting hingga Kemantapan Jalan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyampaikan capaian kinerjanya selama menjabat. Hal tersebut disampaikannya pada saat melakukan silaturahmi bersama insan media di Kabupaten Cirebon, Senin (17/2/2025).

Sebanyak 11 program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang digenjot, dari mulai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga normalisasi sungai dan tanggul.

Sekadar diketahui, Wahyu menjabat dilantik sebagai Pj Bupati Cirebon pada Jumat, 17 Mei 2024. Selama menjabat, Wahyu langsung ‘ngegas’ membenahi Kabupaten Cirebon.

Dari mulai persoalan IPM, stunting, kemiskinan, pengangguran, layanan publik, investasi, pengelolaan sampah, tenaga honorer, kerja sama daerah, infrastruktur, hingga normalisasi sungai dan tanggul.

Pertama, soal IPM. Pada 2023, IPM Kabupaten Cirebon mencapai 71,81. Selama masa kepemimpinan Wahyu Mijaya, IPM di Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan. Pada 2024, IPM Kabupaten Cirebon mencapai 72,30.

Beberapa komponen yang menjadi penunjang kenaikan IPM itu di antaranya, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, usia harapan hidup, dan pengeluaran per kapita. Empat komponen ini mengalami kenaikan.

Sementara itu, persoalan stunting atau tengkes juga berhasil ditekan. Angka stunting sejak Mei 2024 hingga Januari 2025 mengalami penurunan.

Pada Mei 2024, angka stunting di Kabupaten Cirebon mencapai 12.379 kasus. Kemudian, menurun menjadi 8.364 kasus pada Januari 2025.

Selama menjabat, Wahyu juga berhasil menurunkan angka kemiskinan esktrem di Kabupaten Cirebon. Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cirebon pada 2023 sebesar 36.640 orang atau 1,65 persen.

Sementara itu, angka kemiskinan ekstrem pada 2024 menurun menjadi 27.714 orang atau 1,13 persen.

Penduduk miskin juga menurun. Jumlah penduduk miskin pada 2023 sebesar 11,20 persen dari jumlah penduduk, atau 249,18 ribu orang. Pada 2024, jumlah penduduk miskin sebesar 245,92 ribu atau 11 persen.

Capaian lainnya adalah penurunan angka pengangguran. Jumlah pengangguran pada 2024 menurun sebanyak 7.029 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2023, jumlah pengangguran di Kabupaten Cirebon mencapai 10.204 jiwa, kemudian menurun menjadi 3.175 pada 2024.

Sementara itu, jika dihitung sejak Mei 2024 hingga Februari 2025, jumlah penurunan pengangguran mencapai 7.698 orang.

Capaian penurunan pengangguran itu berhasil diganjar penghargaan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI pada 2024 dalam ajang Naker Festival yang digelar pada 23 Agustus 2024.

Pemkab Cirebon mendapatkan penghargaan kategori ‘Layanan terpadu Satu Atap Pekerja Migran (LTSA-PMI) Terbaik’.

Sementara itu, di sektor pelayanan publik juga meningkat. Angka kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik meningkat dari 84,24 persen pada 2023, menjadi 93,64 persen pada 2024.

Kemudian, tingkat kepuasan masyarakat meningkat menjadi 85,45 persen pada 2024, sebelumnya 84,17 persen pada 2023.

Dan, Indeks Pelayanan Publik (IPP) juga meningkat menjadi 4,24 (A-) pada 2024, sebelumnya 3,82 (B) pada 2023.

Selama Wahyu Mijaya menjabat sebagai Pj Bupati Cirebon, sektor ekonomi juga mengalami peningkatan. Investasi di Kabupaten Cirebon mencapai Rp 3,1 triliun pada 2024, sebelumnya pada 2023 sebesar Rp 3 triliun. Dan, berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 17.311 orang.

Proses pengelolaan sampah juga membaik. Saat ini potensi timbunan sampah di Kabupaten Cirebon mencapai 1.324,38 ton per hari. Sampah yang berhasil dikelola sebanyak 381 ton per hari pada 2024.

Sebelumnya, hanya 327 ton per hari pada 2023. Penanganan sampah berbasis desa sudah dilakukan dan mencapai 27 ton hari, kemudian berbasis masyarakat 23 ton per hari pada 2024.

Selain pengelolaan, sejumlah gebrakan juga dilakukan Wahyu Mijaya melalui penanggulangan sampah di TPS liar. Sejumlah TPS liar ditutup selama Wahyu menjabat sebagai Pj Bupati Cirebon, seperti di Kecamatan Pabedilan, Losari, dan Jamblang.

Pemkab Cirebon pada 2024 telah melaksanakan penataan tenaga non-ASN dengan jumlah formasi PPPK. Jumlah pelamar yang lulus seleksi sebanyak 1.737 orang. Sedangkan pelamar yang tidak lulus sebanyak 1.656 orang dan dapat diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.

Kemudian, pada tahap II pelamar mencapai 3.240 orang, kebutuhannya 303 orang. Pelamar yang tidak lulus 2.937 yang diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.

Sementara itu, soal kerja sama daerah juga banyak dilakukan sepanjang Wahyu Mijaya menjabat sebagai Pj Bupati Cirebon.

Sebanyak 11 kerja sama dengan pemerintah dan instansi lainnya sudah dilakukan, salah satunya kesepakatan kerja sama dengan Pemkab Kuningan tentang penanggulangan bencana.

Kemudian, saat ini ada empat kerja sama daerah yang sedang dilakukan, salah satunya kerja sama dengan ITB tentang program makan bergizi gratis di Kabupaten Cirebon.

Pemkab Cirebon juga berupaya untuk mengurai persoalan banjir dengan 35 normalisasi sungai di beberapa titik. Pemkab Cirebon sudah melakukan sebanyak 35 kali pengerjaan untuk menanggulangi banjir, dari normalisasi sungai, pengangkatan eceng gondok, pembersihan pantai, tanggap darurat penutupan tanggul dan lainnya sepanjang 2024.

Terakhir, soal kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon. Kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon meningkat menjadi 84,91 persen pada 2024, sebelumnya 84,56 persen pada 2023.

Kondisi mantap ini merupakan jalan kategori baik ditambah dengan kategori sedang, totalnya sepanjang 1.053,10 kilometer dari total panjang jalan di Kabupaten Cirebon yang mencapai 1.240,30 kilometer.

Selebihnya masuk kategori rusak ringan dan berat, yakni sepanjang 187,2 kilometer atau 15,09 persen dari total panjang jalan di Kabupaten Cirebon. (HS)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penyadapan Presiden Seret Petinggi Polri, Endang Hastuty Bunga: Jangan Biarkan Kekuasaan Mengalahkan Hukum

    Dugaan Penyadapan Presiden Seret Petinggi Polri, Endang Hastuty Bunga: Jangan Biarkan Kekuasaan Mengalahkan Hukum

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM – Dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk adanya penetapan tersangka oleh Bareskrim Polri, menjadi sorotan serius terhadap supremasi hukum, integritas institusi negara, dan perlindungan hak konstitusional warga negara. Advokat sekaligus aktivis perempuan dan anak Bali, Endang Hastuty Bunga, S.H., menegaskan bahwa perkara tersebut tidak boleh dipandang semata-mata […]

  • Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

    Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Beredar sebuah surat penting mengaku sekelompok petani yang berasal dari Jawa Barat melaporkan tentang adanya dugaan pengurangan tonase dalam penyaluran benih padi pada tahun 2020 sampai dengan 2025 kepada Jaksa Agung. Dalam isi surat tersebut, mereka meminta agar Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaranya untuk memeriksa dan memanggil pihak yang terlibat dalam […]

  • Miris, Warga  Rimbun Jaya Lubuk Gaung Patungan Beli 9 Tiang Penerangan Jalan, Tanpa Bantuan Pemerintah

    Miris, Warga  Rimbun Jaya Lubuk Gaung Patungan Beli 9 Tiang Penerangan Jalan, Tanpa Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 19
    • 0Komentar

      DUMAI,Matakompas.com — Kondisi penerangan jalan di Jalan Rimbun Jaya, Kelurahan Lubuk Gaung, Kota Dumai, menjadi sorotan. Demi mendapatkan penerangan yang layak, warga setempat terpaksa melakukan patungan untuk membeli 9 unit tiang penerangan jalan secara swadaya. Sabtu, (26/09/2026) Langkah tersebut dilakukan masyarakat karena hingga kini mereka mengaku belum mendapatkan bantuan pemasangan tiang penerangan jalan dari […]

  • Mulai Agustus TPA Suwung Tutup, 1 April Hanya Menerima Sampah Residu

    Mulai Agustus TPA Suwung Tutup, 1 April Hanya Menerima Sampah Residu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan seluruh desa, kelurahan, dan Desa Adat di Kabupaten Badung harus segera berkoordinasi dan mensosialisasikan kewajiban pemilahan sampah dari hulu kepada masyarakat. “Sampah organik, sampah non-organik dipisah, dan residu agar dipisah. Kemudian dikelola dengan proses yang ada,” kata Gubernur Koster dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Persampahan guna […]

  • Sinergitas TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal

    Sinergitas TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 680
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad bersama Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman dan Polsek Lumbis berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras ilegal sebanyak 15 dus (360 kaleng) jenis Huster asal Malaysia di wilayah Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima oleh anggota Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman mengenai […]

  • BULOG Siap Serap Gabah dan Beras Sesuai Kualitas dan HPP

    BULOG Siap Serap Gabah dan Beras Sesuai Kualitas dan HPP

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Perum BULOG akan melakukan pembelian gabah beras petani sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025 Tentang Perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Cabang (Kacab) Bulog Lebak dan Pandeglang, Agung Trisakti, Kamis (30/1/2025) Agung menjelaskan, adapun standar kualitas dan harga […]

expand_less