Breaking News
light_mode
Trending Tags

Laporan APSP Ditindaklanjuti Satgas PKH, Hasri Jack Ucapkan Terimakasih ke Kejagung

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com PASANGKAYU – Langkah mengejutkan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dengan menyita seluas 861,7 hektar lahan sawit yang selama ini dikuasai PT. Pasangkayu, anak usaha dari PT. Astra Agro Lestari (AAL), di Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Kamis 10 Juli 2025.

Penyitaan dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 5 Tahun 2025. Dan tindakan ini menandai dimulainya tindakan tegas negara terhadap penguasaan kawasan hutan tanpa dasar hukum.

Namun, penyitaan ini dinilai belum cukup oleh masyarakat yang diwakili Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP). Melalui kuasa hukumnya, Hasri Jack, S.H., M.H. dari Kantor Hukum HJ Bintang & Partners, APSP mendesak agar penyitaan tersebut ditindaklanjuti dengan penyidikan pidana korupsi sumber daya alam.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini kejahatan korporasi yang diduga merugikan negara hingga puluhan triliun rupiah selama hampir tiga dekade,” tegas Hasri Jack kepada media, Kamis (10/2025)

Jack merinci bahwa penguasaan lahan tanpa izin di dalam kawasan hutan, pemanfaatan tanah di luar HGU, penghindaran pajak, pengabaian kewajiban kebun plasma, dan ketertutupan dana CSR adalah bentuk-bentuk pelanggaran yang sistematis.

“Ini berlangsung selama 29 tahun, tidak mungkin tanpa pembiaran atau keterlibatan oknum pejabat daerah hingga pusat. Negara harus hadir dan membersihkan semua ini. Satgas Mafia Tanah Kejaksaan Agung harus segera masuk dengan penyidikan pidana menyeluruh,” tegasnya lagi.

Dugaan Korupsi Sistemik

Selain penyitaan lahan PT. Pasangkayu, APSP juga meminta Satgas agar menyita tambahan 42 hektar lahan di wilayah PT. Letawa, anak perusahaan lainnya dari Grup PT. Astra Agro Lestari yang menurut dokumen hukum masih berada di dalam HGU 2013 dan kawasan hutan lindung.

“Kami menduga ada campur tangan pejabat daerah yang dengan terang-terangan menerbitkan izin lokasi di atas kawasan lindung. Ini jelas pelanggaran berat,” ucap Jack.

APSP juga menyoroti gagalnya perusahaan memenuhi kewajiban kemitraan plasma sesuai ketentuan UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, serta pengelolaan dana CSR yang tidak transparan.

“Ini bukan hanya lalai, ini sudah memperkaya diri sendiri dengan merugikan negara dan masyarakat. Kejaksaan Agung dan aparat penegak hukum lainnya tidak boleh diam,” ujar Jack.

Kriminalisasi Petani, Pembiaran Korporasi

Jack juga menyampaikan keprihatinan terhadap realita yang tidak adil, di mana petani kecil kerap dikriminalisasi, sementara korporasi besar bisa leluasa menguasai lahan negara tanpa diganggu.

“Hukum jangan hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kalau negara serius membongkar mafia tanah, inilah momen penting. Jangan berhenti di papan peringatan dan simbol hukum,” tegasnya.

APSP Ucapkan Terima Kasih, Tapi Desak Lebih

Atas penyitaan ini, APSP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas PKH dan Kejaksaan, namun meminta agar langkah tersebut menjadi pintu masuk pengungkapan dugaan kejahatan korporasi dalam dugaan tindak pidana korupsi secara menyeluruh.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Satgas dan Kejaksaan. Tapi ini baru permukaan. Bapak Presiden Prabowo perlu tahu bahwa masalah ini sudah mengakar dan menyentuh struktur kekuasaan daerah selama hampir tiga dekade,” pungkas Jack.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Pasangkayu maupun PT. Astra Agro Lestari Tbk belum memberikan keterangan resmi atas penyitaan lahan maupun desakan penyidikan pidana oleh masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Indramayu Aep Surahman Sambangi Posko Penanganan Bencana dan Tahun Baru di PJR Jatibarang.

    Sekda Indramayu Aep Surahman Sambangi Posko Penanganan Bencana dan Tahun Baru di PJR Jatibarang.

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Perayaan pergantian tahun di Indramayu sering kali terjadi gesekan antara kelompok masyarakat, untuk mencegah hal yang berakibat buruk jajaran aparat keamanan , relawan dan Pemda Indramayu (BPBD, Damkar dan Pol PP) ditempatkan ditempat-tempat kerawanan bencana. BPBD Indramayu sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana berperan aktif dalam pemetaan penanganan dan penanggulangan bencana di Indramayu. Bersama […]

  • Patroli Dialogis di Renon, Polresta Denpasar Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif

    Patroli Dialogis di Renon, Polresta Denpasar Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Guna menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), Unit Turjawali Samapta Polresta Denpasar menggelar Patroli Dialogis di depan Kantor Bank BRI sebelah barat Lapangan Renon, Denpasar Timur (Dentim), Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan patroli dialogis ini menyasar titik-titik rawan Gangguan Kamtibmas (GK) di Wilayah Hukum (Wilkum) Polresta Denpasar.  Kehadiran aparat kepolisian di […]

  • Sorotan Pansus TRAP: Kehadiran Eks Pejabat Pemprov di Kubu PT BTID dan Absennya Manajemen Puncak

    Sorotan Pansus TRAP: Kehadiran Eks Pejabat Pemprov di Kubu PT BTID dan Absennya Manajemen Puncak

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali pada Senin (23/2) memunculkan dinamika menarik. Perhatian dewan tertuju pada kehadiran tiga mantan Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemprov Bali yang kini merapat ke pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID). Ketiga eks pejabat […]

  • Jelang Tahun Baru 2026, Arus Penumpang Bandara Ngurah Rai Melonjak Signifikan

    Jelang Tahun Baru 2026, Arus Penumpang Bandara Ngurah Rai Melonjak Signifikan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Lonjakan arus penumpang menjelang pergantian Tahun Baru 2026 kembali menegaskan peran strategis Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai simpul utama mobilitas nasional dan internasional. Selama periode 24-31 Desember 2025, bandara tersibuk di Bali ini melayani 581.709 penumpang, mencerminkan tingginya minat masyarakat dan wisatawan untuk menghabiskan libur akhir tahun di Pulau Dewata. […]

  • Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek Bersama INTI Bali, Tegaskan Harmoni Tionghoa dan Bali Selaras Visi Pembangunan Bali

    Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek Bersama INTI Bali, Tegaskan Harmoni Tionghoa dan Bali Selaras Visi Pembangunan Bali

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali yang digelar di Hongkong Garden, Sanur, Denpasar, Jumat (20/2). Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta membacakan sambutan Gubernur Bali, Wayan Koster, yang menegaskan kuatnya hubungan historis dan kultural antara masyarakat Tionghoa dan Bali. Dalam […]

  • Kejari Jakarta Pusat Sinergi Bareng Media Lewat Buka Puasa Bersama

    Kejari Jakarta Pusat Sinergi Bareng Media Lewat Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat dengan awak media, Kejari Jakarta Pusat menggelar acara buka puasa bersama di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin, (17/3/2025). Acara yang berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Kejari Jakarta Pusat ini melibatkan seluruh pegawai, honorer, serta wartawan yang tergabung dalam […]

expand_less