Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sudiartana Dukung Pansus TRAP: Kritik Harus Jadi Jalan Menyelamatkan Masa Depan Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat sekaligus CEO Jarrak Group, I Putu Sudiartana, angkat bicara terkait dinamika politik yang tengah menghangat di Bali menyusul bergulirnya kerja Panitia Khusus (Pansus) TRAP yang kini menjadi sorotan publik.

Di tengah pro dan kontra yang berkembang, Sudiartana menegaskan bahwa keberadaan Pansus TRAP harus dipandang sebagai bagian dari mekanisme pengawasan demokrasi demi menjaga arah pembangunan Bali agar tetap berpihak kepada rakyat dan keberlanjutan Pulau Dewata.

“Perbedaan pendapat itu hal yang baik. Negara ini dibangun dari perbedaan. Yang penting bagaimana kita bersama-sama mencari solusi untuk Bali,” ujar Sudiartana saat memberikan pandangannya terkait situasi politik dan pembangunan di Bali.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah maupun proyek-proyek strategis tidak boleh dimaknai sebagai upaya menjatuhkan pihak tertentu. Sebaliknya, kritik harus menjadi pintu evaluasi untuk memastikan seluruh kebijakan dan investasi yang masuk ke Bali benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Ia pun secara terbuka mendukung langkah Pansus TRAP dalam melakukan pengawasan dan membuka berbagai temuan ke publik. Baginya, apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum dalam suatu proyek atau kebijakan, maka hal tersebut wajib ditindaklanjuti secara transparan oleh aparat penegak hukum.

“Temuan-temuan Pansus harus menjadi pintu masuk untuk melihat apakah ada pelanggaran hukum atau tidak. Kalau memang ada, penegak hukum wajib memproses. Kalau tidak ada, juga harus dibuka secara terang kepada publik,” tegasnya. Di Denpasar Kamis, 28 Mei 2026.

Sudiartana menilai dinamika yang terjadi saat ini merupakan hal wajar dalam iklim demokrasi. Apalagi Bali sebagai destinasi internasional memiliki tantangan besar di tengah pesatnya pembangunan, arus investasi, hingga persoalan klasik seperti kemacetan, keterbatasan lahan, dan tekanan terhadap lingkungan.

Karena itu, ia mengingatkan bahwa pembangunan Bali tidak boleh hanya berpikir jangka pendek, melainkan harus memikirkan keberlangsungan pulau ini hingga ratusan tahun ke depan.

“Bali ini bukan hanya milik kita hari ini. Bali dipikirkan untuk 100 sampai 200 tahun ke depan. Banyak pihak berkepentingan terhadap Bali karena Bali adalah wajah dunia,” katanya.

Dalam pandangannya, investor yang masuk ke Bali harus memberikan manfaat nyata dan menghormati aturan yang berlaku. Ia mendukung langkah tegas pemerintah terhadap investor yang dinilai hanya mengeksploitasi Bali tanpa menjaga keseimbangan alam dan budaya.

“Kalau investor hanya memanfaatkan Bali dan membuat masalah, negara harus hadir. Gubernur harus tegas terhadap investor yang melanggar aturan,” ujarnya.

Meski mendukung pengawasan ketat melalui Pansus TRAP, Sudiartana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif dan mengedepankan solusi dibanding sekadar saling menyerang secara politik.

Menurutnya, kritik yang sehat harus disertai jalan keluar agar pembangunan Bali tetap berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat luas.

“Kalau ada yang kurang baik, mari dikritisi dengan solusi. Jangan hanya menjatuhkan. Kita semua punya tanggung jawab menjaga Bali,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Manufaktur Sentuh 46,9, Infast Bestari Dorong Percepatan Kebijakan Pemulihan ​

    PMI Manufaktur Sentuh 46,9, Infast Bestari Dorong Percepatan Kebijakan Pemulihan ​

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Indeks Pembelian Manufaktur atau Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia merosot tajam ke level 46,9 pada Juni 2026, menjadi penurunan paling signifikan dalam setahun terakhir, menurut data S&P Global yang dirilis 1 Juli lalu. Menanggapi hal ini, Direktur Riset Kebijakan Publik Infast Bestari Muhammad Ridha menilai kemerosotan ini menjadi sinyal kuat bagi Kementerian […]

  • Gubernur Koster Perpanjang Ganjil-Genap BBM hingga 23 Oktober, Klaim Antrean SPBU di Bali Mulai Normal

    Gubernur Koster Perpanjang Ganjil-Genap BBM hingga 23 Oktober, Klaim Antrean SPBU di Bali Mulai Normal

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Gubernur Bali Wayan Koster memutuskan memperpanjang kebijakan pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil-genap untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) hingga Jumat, 23 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus memastikan kondisi antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali tetap terkendali. Koster menyampaikan hal tersebut dalam konferensi […]

  • Komisi I DPR RI Akan Perjuangkan RUU Keamanan Laut, Ternyata Ini Alasannya

    Komisi I DPR RI Akan Perjuangkan RUU Keamanan Laut, Ternyata Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta- Wakil ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto menyebut pentingnya pembuatan RUU Keamanan Laut, yang mana di dalamnya juga akan berisikan terkait tugas Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Hal ini diperlukan, guna memperkuat tugas dan fungsi Bakamla dalam menjalankan tugasnya di wilayah laut Indonesia. Untuk diketahui, saat ini dasar pembentukan Bakamla baru […]

  • Pansus TRAP Desak Penegak Hukum Usut “Lift Kaca Bodong” di Kelingking, Supartha: Ada Balikkan Fakta

    Pansus TRAP Desak Penegak Hukum Usut “Lift Kaca Bodong” di Kelingking, Supartha: Ada Balikkan Fakta

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Setelah Gubernur Bali Wayan Koster resmi meminta pembongkaran bangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, sejumlah pihak disebut mencoba membangun opini yang membalikkan fakta. Isu seolah bangunan tersebut telah mengantongi izin lengkap dinilai sebagai manuver untuk menutupi pelanggaran berat yang terjadi. Ketua Pansus TRAP (Tata Ruang, Aset, dan Perizinan) DPRD Bali […]

  • “Dari Jakarta untuk Bali: Koster Amankan Proyek Strategis, Infrastruktur Pariwisata Digeber Bertahap hingga 2030

    “Dari Jakarta untuk Bali: Koster Amankan Proyek Strategis, Infrastruktur Pariwisata Digeber Bertahap hingga 2030

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat daya saing pariwisata Pulau Dewata. Pada 21 April 2026, Koster melakukan audiensi penting dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Menteri Perhubungan, serta Menteri Pekerjaan Umum (PU). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri PU, […]

  • Tegakkan Perda, Sekda Dewa Indra Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis

    Tegakkan Perda, Sekda Dewa Indra Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Penekanan itu disampaikan Sekda Dewa Indra pada Upacara Peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang berlangsung di […]

expand_less