Breaking News
light_mode
Trending Tags

KPK Diminta Segera Bongkar Tiga BUMD di DKI Jakarta yang Diduga Terlibat Korupsi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 531
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com ‎Jakarta – Koalisi Masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, pernah mengungkap ada 3 perusahaan BUMD yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut. Ketiganya yakni PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PD Pasar Jaya, dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
‎
‎Ketiga perusahaan tersebut diduga melakukan kerja sama dengan setidaknya 7 perusahaan swasta dengan pemiliknya diduga atas nama Fredie Tan (FT).

“Ketujuh perusahaan tersebut telah bekerjasama dengan perusahaan BUMD milik Pemda DKI Jakarta dalam kurun waktu antara tahun 2002 sampai dengan saat ini,” ujar Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa, dalam siaran pers yang pernah dikutip media online, Jumat (27/6/2025).
‎
‎Dan Perkara ini juga ditengarai melibatkan pejabat tinggi di era Presiden Jokowi. Dan Nama yang muncul salah satunya adalah Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan di Kabinet Jokowi. Diketahui, Budi adalah mantan Dirut di BUMD Jakarta sebelum menjadi menteri di era Jokowi.
‎
‎Menurut Direktur Eksekutif CBA (Center For Budget Analisis), Uchok Sky Khadafi
‎Budi Karya Sumadi pernah menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) BUMD, yaitu di PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Jakarta Propertindo.
‎
‎”Jangan bawa bawa nama Budi Karya Sumadi lantaran KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) saja takut sama beliau, lembaga Anti Rasuah sampai sekarang tidak berani panggil beliau, dan Budi Karya Sumadi benar benar orang sakti mandraguna di depan KPK,” kata Uchok Sky.
‎
‎Meskipun Nama mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi disebut dalam sidang kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dengan terdakwa pejabat pembuat komitmen di Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah, Yofi Akatrizaz, 13 Januari 2025.
‎
‎Dalam sidang tersebut, Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Danto Restyawan mengatakan, pada 2019 Budi Karya Sumadi memberikan tugas khusus kepada Zamrides yang saat itu Direktur Prasarana Kementerian Perhubungan untuk mengumpulkan uang sekitar Rp 5,5 miliar untuk kebutuhan pemilihan presiden, lanjut Uchok Sky.
‎
‎Sebelumnya Berdasarkan temuan Ombudsman RI, sambung Gabriel, modus operandi dugaan korupsi dan maladministrasi tersebut yakni melakukan penggelapan aset, kerja sama pembangunan dan pengelolaan aset dengan harga jauh di bawah harga pasar dan menjual dengan harga yang sangat tinggi (markdown), kerja sama dengan penunjukan langsung tanpa ada lelang atau tender, serta penggelapan pajak.
‎
‎Gabriel juga menduga adanya keterlibatan oknum pejabat perusahaan BUMD yakni Direktur Utama yang kemudian menjadi Menteri pada era Presiden Jokowi yakni Budi Karya Sumadi, Direktur Keuangan, termasuk oknum pejabat dari Kejaksaan Agung yang pada saat ini sudah purna tugas.
‎
‎“Adapun Direktur Keuangan dan oknum pejabat Kejaksaan Agung tersebut diketahui juga menjabat sebagai komisaris pada perusahaan milik FT,” ungkapnya.
‎
‎Disebutkan Gabriel, kerugian negara akibat dugaan korupsi tersebut bisa mencapai belasan triliun rupiah. Perhitungan itu datang dari sejumlah aset yang terletak di area strategis. Yakni di Sentra Industri PIK, Jalan Kamal Muara Penjaringan, Town Office Home Office atau dikenal dengan nama TOHO, Mutiara Pluit, Samudera Raya Nomor 1A Ex Pondok Tirta
‎
‎Kemudian fasilitas umum yang terletak di Muara Karang Blok 4Z8, Hotel Permata Indah, Rumah Susun Blok MN Pluit, Pacuan Kuda Pulomas (Pulomas Horse Race), Bangunan Ex Diskotic Lucky Star, Ruko di Taman Permata Indah Ruko, Fasilitas Umum di Pluit, Jakarta Utara, Pengelolaan Pasar HWI/Lindeteves dan Kerja Sama Pembangunan dan Pengelolaan Gedung ABC di kawasan PT, serta pembangunan Jaya Ancol.
‎
‎Menurut data KOMPAK Indonesia, terkait dengan salah satu kerja sama pembangunan dan pengelolaan aset antara perusahaan BUMD dan perusahaan swasta dimaksud, pernah terjadi pengusutan dan penetapan tersangka korupsi atas nama FT pada tahun 2014 oleh Kejagung. Namun, kasus tersebut kemudian dihentikan penyidikannya Kejagung tanpa alasan jelas.
‎
‎“Patut diduga terdapat keterlibatan oknum pejabat Kejaksaan Agung RI pada saat itu yang juga menjabat sebagai komisaris pada salah satu perusahaan milik FT,” kata Gabriel.
‎
‎Di era Presiden Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gabriel berharap kasus tersebut bisa segera dituntaskan. Ia meminta Gubernur Pramono agar segera mengevaluasi tata kelola dan kerjasama antara tiga perusahaan BUMD dengan semua perusahaan swasta yang terlibat selama ini agar tidak terjadi kerugian keuangan negara yang berlanjut.
‎
‎Gabriel juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera mengusut secara transparan dan akuntabel hingga tuntas terhadap semua pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut.
‎
‎“Pernyataan sikap dan laporan tertulis dari KOMPAK Indonesia terkait dugaan korupsi dimaksud, telah disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta dan KPK pada bulan Maret 2025 lalu. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada kelanjutannya,” tukas Gabriel.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berdiri Megah Diatas Tanah Seluas 1 Ha Rumah Duka Tionghoa kota Dumai Diresmikan Oleh Wakil walikota

    Berdiri Megah Diatas Tanah Seluas 1 Ha Rumah Duka Tionghoa kota Dumai Diresmikan Oleh Wakil walikota

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Matakompas. Com Dumai -Puncak peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Wali Kota Sugiyarto, yang dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita serta penarikan tirai bangunan sebagai simbol fungsionalnya gedung tersebut.Kamis(30/04/26) Acara seremoni diawali dengan penyerahan donasi dari dunia usaha Geo Energy Group (Tanah Bumbu Resources) yang diwakilkan oleh Corparate Comunication Suasa Ginting SH menyerahkan bantuan Program […]

  • Akademi Militer Gelar Tradisi Penyambutan Wakil Gubernur

    Akademi Militer Gelar Tradisi Penyambutan Wakil Gubernur

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menerima jajar kehormatan dan tradisi penyambutan secara sebagai Wakil Gubernur Akmil yang baru, yang menggantikan Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho. Kegiatan berlangsung khidmat di Pintu Satu Kesatrian dan dilanjutkan menuju Graha Utama Akademi Militer. Rabu,(8/1/2025). Dalam tradisi penyambutan tersebut, Brigjen Kristomei Sianturi […]

  • Polda Tak Hadir Tanpa Pemberitahuan Praperadilan Kakanwil BPN Bali, Pengacara : Jangan Merasa Berkuasa Sendiri

    Polda Tak Hadir Tanpa Pemberitahuan Praperadilan Kakanwil BPN Bali, Pengacara : Jangan Merasa Berkuasa Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sidang Praperadilan atas tersangka Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging, yang seharusnya digelar jumat (23/1/2026) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terpaksa ditunda dan dijadwalkan minggu depan pada jumat (30/1/2026). Gede Pasek Suardika (GPS) selaku kuasa hukum tersangka I Made Daging mengaku kecewa dan menyebut Polda Bali tidak bisa […]

  • Saksi Terdakwa Charlie Chandra Pastikan Tanah Tersebut Milik The Pit Nio

    Saksi Terdakwa Charlie Chandra Pastikan Tanah Tersebut Milik The Pit Nio

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Sidang Kasus dugaan pemalsuan surat tanah di Desa Lemo Kecamatan Teluknaga hadirkan saksi pihak terdakwa Charlie Chandra di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa 22 Juli 2025. ‎ Saksi yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa pada gelaran ini atas nama Jani dan Hairum selaku anak dari Alm. H. Rijan mengklaim seorang penggarap dan menantu selaku […]

  • Tahanan KPK: Mantan Gubernur Kenakan Rompi Orange dan Tangan Diborgol

    Tahanan KPK: Mantan Gubernur Kenakan Rompi Orange dan Tangan Diborgol

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    BENGKULU,JARRAKPOS.COM – Mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (RM), mantan Sekda Isnan Fajri, dan ajudan RM, Evriansyah (Anca), akhirnya tiba di Bengkulu. Mereka mendarat di Bandara Fatmawati pada Senin (14/4/2025) siang. Saat tiba di bandara, Rohidin tampak mengenakan rompi orange tahanan KPK dengan kondisi tangan terborgol dan mengenakan topi berwarna putih dan mengenakan masker mulut berwarna […]

  • Politisi Gerindra Puji Bulog Lebak dan Pandeglang Serap Gabah Petani

    Politisi Gerindra Puji Bulog Lebak dan Pandeglang Serap Gabah Petani

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Pandeglang – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Erin Fabiana Ansori apresiasi Perum Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang Banten yang komitmen melakukan penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung ke petani. Penyerapan tersebut kata Erin, sesuai dengan harga patokan pemerintah Rp6.500 per kilogram dan beras Rp12.000 per kilogram. “Kita apresiasi Bulog Lebak dan Pandeglang dalam melakukan penyerapan gabah […]

expand_less