Breaking News
light_mode
Trending Tags

Peneliti InFast Bestari: Independensi BI Harus Diukur dari Kualitas Kebijakan, Bukan Sekadar Nama

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta – Perdebatan seputar independensi Bank Indonesia kembali mencuat pasca-mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI. Masyarakat berhak mengawal kemandirian bank sentral, namun diskusi ini tidak boleh terhenti pada persoalan siapa yang memimpin. Pada akhirnya, independensi bank sentral diukur dari kualitas kebijakannya: apakah mampu menjaga stabilitas sekaligus melayani kepentingan ekonomi luas, atau justru menciptakan insentif yang menjauhkan likuiditas dari sektor riil dan pertumbuhan yang berkeadilan.

Selama ini, Bank Indonesia berargumen bahwa selama likuiditas perbankan terjaga, kenaikan suku bunga tidak akan memperberat beban UMKM dan masyarakat. Pernyataan serupa disampaikan oleh Plt. Gubernur BI Destry Damayanti pada 25 Mei 2026: “Kalau misalnya ini bunga naik, tapi likuiditasnya terjaga, saya rasa kenaikan itu tidak akan menjadi semakin memberatkan.”

Namun data menunjukkan gambaran yang berbeda. Outstanding Surat Berharga Bank Indonesia (SRBI) per April 2026 mencapai Rp957,91 triliun, naik sekitar Rp227 triliun dibanding akhir 2025. Di saat bersamaan, BI telah menyalurkan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) senilai Rp424,7 triliun. Pertanyaannya: ke mana likuiditas tersebut mengalir?

Sekitar 70% kepemilikan SRBI berada di tangan perbankan. Hendra Lembong, Presiden Direktur BCA, bahkan menyebut SRBI sebagai “tempat sementara sampai ada pertumbuhan kredit.” Dengan imbal hasil menarik dan nyaris tanpa risiko, instrumen BI menjadi pilihan rasional dibanding menyalurkan kredit ke UMKM yang biaya penyaluran dan risikonya jauh lebih tinggi.

Memang SRBI bukan satu-satunya penyebab lemahnya kredit UMKM. Namun ketika instrumen bebas risiko menawarkan imbal hasil kompetitif, insentif perbankan untuk menyalurkan dana ke sektor berisiko semakin melemah. Hal ini tercermin data BI per Juni 2026: kredit perbankan tumbuh 12,67% tahunan, terutama ditopang kredit investasi yang melonjak 24,9%, sementara kredit konsumsi hanya 5,75%. Di sisi lain, kredit UMKM hanya tumbuh sekitar 0,6%, bahkan kredit usaha kecil masih mengalami kontraksi.

Pola serupa juga terlihat di bank besar. Bank Mandiri, misalnya, mencatat pertumbuhan kredit kepada pemerintah dan BUMN sebesar 41,6% tahunan jauh melampaui pertumbuhan kredit konsumsi maupun UMKM. Likuiditas memang bertambah, namun alokasinya belum cukup memperkuat pembiayaan rumah tangga dan usaha kecil yang menjadi penopang daya beli masyarakat.

Data ini mengindikasikan transmisi kebijakan moneter tidak bekerja sebagaimana mestinya. Likuiditas di tingkat sistem tidak otomatis mengalir ke sektor produktif karena tersaring struktur insentif perbankan yang rasional secara individu, namun kurang efektif bagi pemulihan ekonomi secara menyeluruh.

Oleh karena itu, pergantian kepemimpinan BI seharusnya menjadi momentum mengevaluasi paradigma kebijakan moneter, bukan sekadar mengganti nama gubernur. Independensi bank sentral bukan tujuan akhir, melainkan sarana menghasilkan kebijakan yang akuntabel, efektif, serta berpihak pada stabilitas sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Bank sentral yang independen harus mampu menjelaskan tidak hanya cara menjaga inflasi, tetapi juga mengapa instrumen kebijakannya menciptakan likuiditas melimpah tanpa perluasan pembiayaan bagi sektor yang paling membutuhkan.

Oleh: Hizkia Yosias Polimpung – Peneliti Geoekonomi di InFast Bestari, Monash University Malaysia

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penantian Puluhan Tahun Terjawab: Bupati SBS Mulai Bangun Jembatan Gantung Numbei, Akses Warga Terisolasi Segera Terbuka

    Penantian Puluhan Tahun Terjawab: Bupati SBS Mulai Bangun Jembatan Gantung Numbei, Akses Warga Terisolasi Segera Terbuka

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 6
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Gantung Numbei pada Kamis, 11 Desember 2025. Didampingi Kadis PUPR Malaka Lorens Haba serta sejumlah staf teknis, SBS menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan fasilitas vital yang telah lama dinantikan masyarakat untuk mengatasi keterisolasian, terutama saat musim penghujan. “Dukung para […]

  • Hadiri Kuliah Umum Rocky Gerung di Unmas, Gubernur Koster Ajak Mahasiswa Bali Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Jati Diri

    Hadiri Kuliah Umum Rocky Gerung di Unmas, Gubernur Koster Ajak Mahasiswa Bali Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Jati Diri

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri dan menyimak kuliah umum Pengamat Politik sekaligus Akademisi Rocky Gerung yang digelar di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa, 6 Januari 2026. Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Dialektika dan Retorika: Menguatkan Logika dan Nalar di Era Artificial Intelligence”. Dalam kata pengantarnya, Gubernur Koster menilai tema yang diangkat […]

  • Aksi Nyata Berbagi Kasih, SOUL Action Donor Darah Bersama PMI Kota Bekasi

    Aksi Nyata Berbagi Kasih, SOUL Action Donor Darah Bersama PMI Kota Bekasi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BEKASI, Matakompas.com |  SOUL Community Jabodetabek yang mewakili Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk SOUL Action Donor Darah bersama PMI Kota Bekasi di PMI Kota Bekasi, Sabtu, 7 Pebruari 2026. Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi kasih kepada sesama melalui langkah sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan. Kegiatan tersebut […]

  • Ditengah Pro Kontra Proyek FSRU LNG Bali,  Menteri LH Tetap Terbitkan SKKL

    Ditengah Pro Kontra Proyek FSRU LNG Bali,  Menteri LH Tetap Terbitkan SKKL

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq tetap menerbitkan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) Nomor 2832 Tahun 2025 terkait pembangunan infrastruktur terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Bali. SKKL tersebut mengatur pembangunan dan pengoperasian terminal LNG berkapasitas 170 MMSCFD di wilayah Desa Sidakarya, Desa […]

  • Dukung Inisiatif Kajati Bali, Gubernur Koster Gerak Cepat Bantu Pemenuhan Hak Anak Terlantar

    Dukung Inisiatif Kajati Bali, Gubernur Koster Gerak Cepat Bantu Pemenuhan Hak Anak Terlantar

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi anak terlantar. Dukungan itu disampaikan Gubernur Koster dalam sambutan pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemprov Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota Tentang Pemenuhan Hak Administrasi Kependudukan Bagi Anak […]

  • Reidivis Narkoba di ringkus Sat Narkoba Polres Labuhanbatu

    Reidivis Narkoba di ringkus Sat Narkoba Polres Labuhanbatu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Labuhanbatu kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial DBA alias Papa Muda, yang merupakan residivis, diamankan petugas di Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, pada Jumat (31/1/2025). Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu, AKP Syafrudin […]

expand_less