Breaking News
light_mode
Trending Tags

Peneliti InFast Bestari: Independensi BI Harus Diukur dari Kualitas Kebijakan, Bukan Sekadar Nama

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta – Perdebatan seputar independensi Bank Indonesia kembali mencuat pasca-mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI. Masyarakat berhak mengawal kemandirian bank sentral, namun diskusi ini tidak boleh terhenti pada persoalan siapa yang memimpin. Pada akhirnya, independensi bank sentral diukur dari kualitas kebijakannya: apakah mampu menjaga stabilitas sekaligus melayani kepentingan ekonomi luas, atau justru menciptakan insentif yang menjauhkan likuiditas dari sektor riil dan pertumbuhan yang berkeadilan.

Selama ini, Bank Indonesia berargumen bahwa selama likuiditas perbankan terjaga, kenaikan suku bunga tidak akan memperberat beban UMKM dan masyarakat. Pernyataan serupa disampaikan oleh Plt. Gubernur BI Destry Damayanti pada 25 Mei 2026: “Kalau misalnya ini bunga naik, tapi likuiditasnya terjaga, saya rasa kenaikan itu tidak akan menjadi semakin memberatkan.”

Namun data menunjukkan gambaran yang berbeda. Outstanding Surat Berharga Bank Indonesia (SRBI) per April 2026 mencapai Rp957,91 triliun, naik sekitar Rp227 triliun dibanding akhir 2025. Di saat bersamaan, BI telah menyalurkan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) senilai Rp424,7 triliun. Pertanyaannya: ke mana likuiditas tersebut mengalir?

Sekitar 70% kepemilikan SRBI berada di tangan perbankan. Hendra Lembong, Presiden Direktur BCA, bahkan menyebut SRBI sebagai “tempat sementara sampai ada pertumbuhan kredit.” Dengan imbal hasil menarik dan nyaris tanpa risiko, instrumen BI menjadi pilihan rasional dibanding menyalurkan kredit ke UMKM yang biaya penyaluran dan risikonya jauh lebih tinggi.

Memang SRBI bukan satu-satunya penyebab lemahnya kredit UMKM. Namun ketika instrumen bebas risiko menawarkan imbal hasil kompetitif, insentif perbankan untuk menyalurkan dana ke sektor berisiko semakin melemah. Hal ini tercermin data BI per Juni 2026: kredit perbankan tumbuh 12,67% tahunan, terutama ditopang kredit investasi yang melonjak 24,9%, sementara kredit konsumsi hanya 5,75%. Di sisi lain, kredit UMKM hanya tumbuh sekitar 0,6%, bahkan kredit usaha kecil masih mengalami kontraksi.

Pola serupa juga terlihat di bank besar. Bank Mandiri, misalnya, mencatat pertumbuhan kredit kepada pemerintah dan BUMN sebesar 41,6% tahunan jauh melampaui pertumbuhan kredit konsumsi maupun UMKM. Likuiditas memang bertambah, namun alokasinya belum cukup memperkuat pembiayaan rumah tangga dan usaha kecil yang menjadi penopang daya beli masyarakat.

Data ini mengindikasikan transmisi kebijakan moneter tidak bekerja sebagaimana mestinya. Likuiditas di tingkat sistem tidak otomatis mengalir ke sektor produktif karena tersaring struktur insentif perbankan yang rasional secara individu, namun kurang efektif bagi pemulihan ekonomi secara menyeluruh.

Oleh karena itu, pergantian kepemimpinan BI seharusnya menjadi momentum mengevaluasi paradigma kebijakan moneter, bukan sekadar mengganti nama gubernur. Independensi bank sentral bukan tujuan akhir, melainkan sarana menghasilkan kebijakan yang akuntabel, efektif, serta berpihak pada stabilitas sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Bank sentral yang independen harus mampu menjelaskan tidak hanya cara menjaga inflasi, tetapi juga mengapa instrumen kebijakannya menciptakan likuiditas melimpah tanpa perluasan pembiayaan bagi sektor yang paling membutuhkan.

Oleh: Hizkia Yosias Polimpung – Peneliti Geoekonomi di InFast Bestari, Monash University Malaysia

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih lagi, Zainul Tetap Optimis Suplay Atlet NPC Sumut

    Terpilih lagi, Zainul Tetap Optimis Suplay Atlet NPC Sumut

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Medan – Zainul Kahfi Lubis kembali pimpin National Paralympic Committee (NPC) Kota Medan 2025-2030, setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) NPC Medan, Senin (20/1/2025). Zainul Kahfi Lubis kembali pimpin NPC Kota Medan 2025-2030, setelah seluruh peserta Musorkot dengan suara bulat memberikan kepercayaan memimpin induk olahraga penyandang disabilitas di Kota Medan untuk lima tahun […]

  • Komisi II DPR RI Kunjungi Kantah BPN Bandung Barat, Ini Pentingnya

    Komisi II DPR RI Kunjungi Kantah BPN Bandung Barat, Ini Pentingnya

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dr Dede Yusuf Macan Efendi melakukan kunjungan kerja ke kantor Pertanahan Kabupaten Bandung Barat. Dalam kunjungan tersebut, kata Dede Yusuf diharapkan bisa berkordinasi antara program pemerintah pusat dan daerah agar bisa bisa direalisasikan. “Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam urusan […]

  • Gubernur Banten Andra Soni Sangat Menginspirasi Dalam Menjaga Kelestarian Alam dan Adat

    Gubernur Banten Andra Soni Sangat Menginspirasi Dalam Menjaga Kelestarian Alam dan Adat

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Banten – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kehidupan warga Baduy memberikan inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Menginspirasi dalam menjaga kelestarian alam dan berpegang teguh pada adat,” katanya usai menyambut kedatangan warga Baduy untuk melakukan Seba Baduy Tahun 2025 di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl. K.H. Brigjen Syam’un No. 5 Kota Serang, Sabtu (3/5/2025). Sejak […]

  • Kebun Raya Bali dan Nusantara Wilderness Ajak Publik Telusuri Keanekaragaman Hayati Malam Hari

    Kebun Raya Bali dan Nusantara Wilderness Ajak Publik Telusuri Keanekaragaman Hayati Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Kebun Raya Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan berkolaborasi bersama Nusantara Wilderness menggelar kegiatan eksplorasi biodiversitas flora dan fauna. Kegiatan ini berfokus pada pengamatan kunang-kunang, herping (amfibi dan reptil), burung, serta beragam jenis flora yang ada di kawasan kebun raya. Eksplorasi tersebut menjadi bagian dari edukasi publik untuk meningkatkan pemahaman […]

  • Kanwil Kemenkum Jabar Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang PP di Awal Tahun 2025

    Kanwil Kemenkum Jabar Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang PP di Awal Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) melalui Subbidang FPPHD di bawah Divisi P3H pada pagi ini mengikuti jalannya kegiatan Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan (Ditjen PP) secara virtual melalui Zoom Meeting (Selasa, 14/01/2025). Dari ruang rapat Sahardjo, Kanwil Jabar, Kepala Kantor […]

  • Fery Radiansyah: Konsolidator Desa di Balik Sukses Seminar Nasional KDKMP Makassar

    Fery Radiansyah: Konsolidator Desa di Balik Sukses Seminar Nasional KDKMP Makassar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Matacompas.com Makassar – Memperjuangkan kepentingan desa bukanlah jalan yang selalu lurus dan tenang. Di dalamnya terdapat perbedaan kepentingan, dinamika organisasi, tekanan kebijakan, serta tantangan besar menyatukan kekuatan desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Di tengah dinamika itulah sosok H. Fery Radiansyah, S.T., M.M., Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), […]

expand_less