Bupati Badung Hadiri Karya Tawur Agung di Pura Pucak Sari Sangeh
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGUPURA, Matakompas.com | Serangkaian Karya Agung di Pura Pucak Sari, Kerama Desa Adat Sangeh menghaturkan Upacara Tawur Balik Sumpah Utama pada Hari Rabu (29/10/2025).
Tawur Agung yang meliputi Upacara Surya Sanggar Tawang,Catur Peneri,Pedudusan Agung dipuput oleh Ida Pedanda Giriya Kediri Sangeh,Ida Pedanda Giriya Jumpung Tebasaya,Ida Pedanda Giriya Saraswati Kediri Tabanan dan Jro Gde Senguhu Tumburu Wasa Sibang Kaja.
Tawur yang dimulai pukul 8.00 Wita berlangsung lancar hingga pukul 13.00 Wita dan dilanjutkan dengan Upacara Mapedanan dengan Upakara Catur Rebah yang dipuput oleh
Ida Pedanda Giriya Selat dan Ida Pedanda Giriya Saraswati Kediri Tabanan.
Turut hadir dalam prosesi Karya Tawur tersebut Bupati Badung,I Wayan Adi Arnawa,S.H.,PHDI Kabupaten Badung,Perwakilan MDA Kabupaten Badung dan Klian Desa Adat se- Kabupaten Badung.
Kelian Desa Adat Sangeh, I Gusti Agung Bagus Adiwiputra,S.T.,berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan memaparkan,Karya Agung di Pura Pucak Sari ini dilaksanakan setelah dilaksanakan pembangunan pura berupa pemugaran beberapa pelinggih di Pura Pucak Sari berkat bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Badung lewat dana hibah yang dimediasi oleh anggota DPRD Badung,I Putu Dendy Astra Wijaya,ST.
Mengenai dana untuk Karya Agung ini berasal dari Punia Perbekel Desa Sangeh sebesar satu miliar,dana milik Desa Adat Sangeh serta punia dari kerama Sangeh dan juga kerama luar Sangeh.
Adiwiputra juga menyampaikan,di samping Karya Ngenteg Linggih yang bermakna agar keberadaan Bhuana Agung ( alam semesta) menjadi enteg,langgeng,lestari,juga Bhuana Alitnya yaitu kerama (warganya) juga mampu enteg,tidak goyah,semakin meningkat sradha dan bhaktinya.
Klian Desa Adat Sangeh yang sudah mengemban mandat yang kedua kalinya ini juga sangat berterima kasih kepada kerama semua yang sudah dan sedang melakukan ayah-ayahan ( bekerja bergotong- royong) dengan hati yang tulus dan suci sehingga semua tahapan demi tahapan Karya Agung ini berhasil berjalan dengan sangat lancar dan baik.Dan berharap agar hal ini terus berlanjut hingga akhir upacara.
Selanjutnya,Bupati Badung dalam sambutannya berterima kasih serta merasa bangga dengan warga Desa Adat Sangeh yang dengan semangat persatuan dan gotong royong yang dilandasi sradha dan bhakti yang tulus mampu melaksanakan Karya Agung Ngenteg Linggih seperti ini. Ia pun berharap agar kerama Desa Adat Sangeh tetap berkomitmen menyatukan sikap dan langkah bersama demi membangun Sangeh yang berkelanjutan.
Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan, dana yang datang dari APBDes sebenarnya juga dari Badung,cuma karena tidak boleh dapat bantuan beruntun,maka disalurkan lewat Perbekel.Namun demikian,Bupati asal Pecatu ini juga menghaturkan Dana Punia sebesar dua puluh juta rupiah.
Dalam kesempatan tersebut Bupati yang terkenal ramah dan murah senyum ini juga menyinggung masalah kebersihan dan mengimbau agar semua warga tidak membuang sampah sembarangan,apalagi ke sungai yang bisa mengakibatkan banjir.Menurutnya,menjaga kebersihan lingkungan juga termasuk meyadnya.Membuang sampah ke sungai nampaknya sepele,namun sesungguhnya itu prilaku keliru yang bisa berakibat fatal.(Brt)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar