Breaking News
light_mode
Trending Tags

Paul La Fontaine Bantah Tuduhan Intimidasi, Tegaskan Fokus Cari Dua Putri Kembarnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Paul La Fontaine, ayah asal Australia yang selama dua tahun terakhir mencari putri kembarnya, Isla dan Sianna, kembali mengeluarkan klarifikasi penting. Ia membantah keras sejumlah pernyataan mantan istrinya, Adinda Viraya Putri (AVP), yang sebelumnya diberitakan oleh salah satu media daring lokal. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak berdasar dan merusak reputasinya.

“Pernyataan bahwa saya melakukan intimidasi atau teror sama sekali tidak benar. Tuduhan itu menyesatkan publik dan merusak nama baik saya,” kata Paul.

Paul hadir dalam konferensi pers bersama kuasa hukumnya, H.M.P. Andreas N., S.H., yang akrab disapa Andreas.

Kuasa Hukum: AVP Dilaporkan, Disomasi, dan Sedang Diproses Hukum

Andreas menegaskan bahwa AVP saat ini sedang menjalani proses hukum terkait dugaan pencemaran nama baik serta penghalangan hak asuh.

“Benar, Adinda sedang kami laporkan dan telah kami somasi, termasuk terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap klien kami,” tegas Andreas.

Ia menilai sejumlah pernyataan AVP di media telah memutarbalikkan fakta hukum yang menunjukkan bahwa Paul justru merupakan korban intimidasi dan kekerasan.

Paul Sesalkan Media Tidak Melakukan Konfirmasi

Paul dan kuasa hukumnya juga menyoroti tindakan media yang memuat pernyataan sepihak tanpa melakukan konfirmasi, yang menurut mereka melanggar kode etik jurnalistik dan UU Pers.

“Media yang memuat tuduhan seperti itu tanpa konfirmasi kepada saya sangat melanggar kode etik jurnalistik dan UU Pers. Publik jadi mendapat informasi yang tidak berimbang dan itu merugikan saya secara pribadi maupun hukum,” kata Paul.

Andreas menambahkan bahwa pemberitaan yang menyangkut dugaan pelanggaran harus melalui verifikasi dan menghadirkan hak jawab sebelum dipublikasikan.

Kesaksian Saksi Eva: Anak Menangis, Polisi Bergerak, Rumah Kosong

Seorang saksi bernama Eva turut memberikan kesaksian mengenai salah satu momen krusial dalam pencarian Isla dan Sianna. Ia menyebut menerima rekaman suara dari tetangga di Puri Bunga yang melaporkan bahwa anak-anak menangis menjerit seharian.

Saat itu Eva dan Paul sedang berada di Unit PPA Polresta Denpasar.

“Saya langsung memberi tahu polisi. Polisi bergerak cepat ke Puri Bunga, tapi saat kami tiba, rumah dalam keadaan kosong. Anak-anak tidak ada di sana,” ungkap Eva.

Ia juga menambahkan bahwa hingga kini belum ada tindak lanjut dari aparat terkait laporan tersebut.

Kronologi Pencarian: Dari Bali ke Jawa, Disertai Kekerasan

Pencarian dua gadis kembar itu berawal pada 22 Agustus 2025 setelah Paul menerima pesan dari AVP: “jangan lupa bertemu anak-anakmu”. Sejak itu, ia menyisir berbagai lokasi di Bali hingga Jawa.

Paul mengaku menjadi korban kekerasan oleh tiga pria yang diduga bagian dari keamanan Habitat Village. Salah satunya, AG, kini menghadapi ancaman 18 bulan penjara. Putusan perkara 734/Pid.B/2025/PN Dps turut menyebut AVP diduga mengorganisir penyerangan tersebut.

Deretan Dugaan Pelanggaran oleh AVP

Paul kini menempuh jalur hukum terhadap AVP atas dugaan:

pengorganisiran penyerangan

penghalangan hak asuh

pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak 2024

pengabaian kewajiban memberi akses orang tua

dugaan motif memanfaatkan anak untuk tekanan finansial

Menurut Paul, sejumlah lembaga seperti Kementerian Perlindungan Anak, KPAI, dan KPAAD telah memberi peringatan kepada AVP, namun tidak diindahkan.

Sorotan Pendidikan dan Kesejahteraan Anak

Paul turut mengungkap bahwa anak-anak tidak mendapatkan pendidikan formal. Ia menemukan bahwa pengajar rumahan mereka bukan guru profesional, melainkan seorang insinyur. Warga juga melaporkan bahwa kedua anak pernah menangis berjam-jam, dan ketika polisi mendatangi lokasi, mereka tidak ditemukan.

Isla dan Sianna masih tercatat sebagai hilang berdasarkan Laporan Kepolisian No. B/1468/VIII/1.24/2025/Ditreskrimum.

Sengketa Hak Asuh Tak Kunjung Usai

Paul menyebut klaim bahwa AVP memperoleh hak asuh penuh adalah keliru dan kini tengah digugat. Ia menegaskan bahwa putusan hak asuh bersama pada April 2022 tidak pernah dicabut.

“Bagaimana saya bisa menjalankan peran sebagai ayah jika posisi anak-anak saya tidak diketahui,” ujarnya.

Keselamatan Anak Jadi Fokus Utama

Paul menegaskan bahwa seluruh langkah hukum yang ditempuh bukan sekadar soal hak asuh, namun untuk memastikan keselamatan, pendidikan, dan kondisi psikologis kedua putrinya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

    Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, mulai dari penataan lingkungan, keberadaan warga negara asing (WNA) yang diduga tidak menghormati adat dan budaya setempat, hingga maraknya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda di Kabupaten Karangasem. Pernyataan tersebut disampaikan […]

  • Anton Berpeluang Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Jabar

    Anton Berpeluang Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Jabar

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Matacompas.com Bandung — Anggota DPR RI Anton Sukartono Suratto resmi mendaftarkan diri kembali sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat untuk periode mendatang. Kedatangan incumbent ini disambut antusias dan diiringi langsung oleh 27 pimpinan DPC se-Jawa Barat, menjadi sinyal kuat dukungan yang hampir menyeluruh di seluruh jajaran partai. Penyerahan berkas pendaftaran dilakukan di kantor […]

  • 50 Bhikkhu Lintas Negara Jalan Kaki 500 Km dari Bali ke Borobudur, Gaungkan Damai Dunia di Waisak 2026

    50 Bhikkhu Lintas Negara Jalan Kaki 500 Km dari Bali ke Borobudur, Gaungkan Damai Dunia di Waisak 2026

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR — Semangat perdamaian lintas batas kembali menggema dari Indonesia. Menyambut perayaan Waisak 2026, sebanyak 50 bhikkhu dari Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia akan ambil bagian dalam kegiatan spiritual internasional Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026, sebuah perjalanan panjang penuh makna yang dimulai dari Bali menuju Candi Borobudur. Tak sekadar ritual keagamaan, IWFP 2026 menjadi […]

  • Transportasi IBTK 2026 Ditata Ketat, Shuttle Gratis, Area Parkir 2.267 Kendaraan, dan Pantau Kepadatan secara Digital

    Transportasi IBTK 2026 Ditata Ketat, Shuttle Gratis, Area Parkir 2.267 Kendaraan, dan Pantau Kepadatan secara Digital

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Pemerintah Provinsi Bali memastikan sistem transportasi selama pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di kawasan Pura Agung Besakih berjalan lebih tertib, modern, dan terintegrasi. Dalam rapat persiapan akhir di Wyata Graha Besakih, Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa pengelolaan transportasi menjadi kunci utama untuk mengurangi kepadatan pemedek. Gubernur Wayan Koster […]

  • MataHukum Minta Menkop dan Dirut Agrinas Diperiksa Terkait Koperasi Merah Putih

    MataHukum Minta Menkop dan Dirut Agrinas Diperiksa Terkait Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Lembaga pemantau hukum, MataHukum, mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas indikasi celah korupsi sistemik dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Proyek nasional dengan total pagu fantastis senilai Rp 240 triliun ini dinilai berjalan tanpa transparansi, menabrak regulasi pengadaan, serta sarat akan praktik monopoli kemitraan. Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, menegaskan […]

  • Kapolres Magelng Kota Pantau Situasi Kamtibmas pada Hari Libur

    Kapolres Magelng Kota Pantau Situasi Kamtibmas pada Hari Libur

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H., didampingi pejabat utama (PJU) Polres Magelang Kota, melaksanakan pemantauan situasi Kamtibmas di wilayah Kota Magelang pada hari libur. Selasa (28/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan agar Kota Magelang tetap aman dan nyaman, […]

expand_less