Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemprov Bali Perkuat Penyerapan Pangan Lokal, BPK Soroti Perlindungan Lahan Belum Optimal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mengendalikan alih fungsi lahan sekaligus memperkuat penyerapan pangan lokal melalui kebijakan yang berkelanjutan.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Desain Strategi dan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan Tahun 2020 hingga Semester I Tahun 2025 di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Jumat, 6 Pebruari 2026.

Menurutnya, sektor pangan menjadi isu strategis karena telah ditetapkan sebagai misi utama Gubernur Bali periode 2025-2030. Target pembangunan pangan tidak hanya berhenti pada ketahanan, tetapi diarahkan menuju kedaulatan pangan daerah.

“Kedaulatan pangan dimaknai sebagai kemampuan Bali berdaulat penuh atas jenis, kualitas, dan pengelolaan pangannya sendiri. Jadi, menurut Pak Gubernur, kedaulatan pangan lebih tinggi nilainya dari ketahanan pangan,” jelasnya.

Dari sisi regulasi, Pemprov Bali sebenarnya telah memiliki kebijakan perlindungan lahan pertanian. Namun praktik alih fungsi lahan masih tergolong tinggi.

Oleh karena itu, Gubernur Bali menetapkan langkah lebih spesifik melalui Peraturan Daerah tentang Alih Fungsi Lahan yang kini masih berproses di Kementerian Dalam Negeri.

Sambil menunggu penetapan perda tersebut, Gubernur Bali juga menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2025 yang melarang mutlak alih fungsi lahan pertanian produktif, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), serta Luas Baku Sawah (LBS) menjadi nonpertanian di seluruh Bali.

“Dengan terbitnya perda nantinya, diharapkan pengendalian alih fungsi lahan dapat dilakukan secara lebih kuat dan berkelanjutan, serta implementasinya dapat diawasi bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, menjelaskan bahwa penyerahan laporan merupakan bagian dari pemeriksaan nasional BPK yang telah diselesaikan pada akhir Desember sebelum akhirnya diserahkan kepada Pemprov Bali dan instansi terkait.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, perlindungan lahan pertanian di Bali

dinilai belum optimal.

Beberapa temuan antara lain belum selarasnya luasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) kabupaten/kota dengan provinsi, pengawasan pemanfaatan kawasan pertanian yang belum maksimal, serta regulasi perlindungan lahan yang belum lengkap.

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota dinilai belum sepenuhnya menetapkan LP2B sesuai kondisi riil di lapangan. Sistem informasi tata ruang daerah juga belum sepenuhnya memuat data LP2B secara komprehensif.

BPK turut menyoroti potensi ketidakseimbangan pasokan pangan antarwilayah di Bali yang berisiko melemahkan kemandirian pangan daerah.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan ketergantungan pasokan beras dari luar Pulau Bali, memicu kenaikan maupun disparitas harga pangan, serta menyebabkan perencanaan pangan yang kurang terpadu.

Menanggapi temuan tersebut, Sekda Dewa Indra menegaskan bahwa Pemprov Bali terbuka terhadap hasil pemeriksaan dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi kebijakan ke depan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPK atas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Dengan sinergi dan pengawasan yang kuat, Pemprov Bali berharap visi mewujudkan kedaulatan pangan dapat terealisasi secara nyata dan berkelanjutan.

Penyerahan laporan dilakukan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali kepada Sekda Dewa Indra yang mewakili Gubernur Bali serta Ketua DPRD Provinsi Bali I Dewa Made Mahayadnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motif Batik Cirebon Diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

    Motif Batik Cirebon Diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 722
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jawa Barat, sebagai bentuk perlindungan terhadap motif batik khas daerah tersebut. Sertifikat tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jabar Asep Sutandar kepada Bupati Cirebon Imron di ruang rapat Bupati Cirebon, […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Pendampingan Kegiatan Pramuka

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Pendampingan Kegiatan Pramuka

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya memperkuat semangat kebangsaan dan meningkatkan kualitas pendidikan di perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Ular melaksanakan pendampingan kegiatan pramuka dan tenaga pengajar di SDN 005 Sei Manggaris, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini melibatkan berbagai aktivitas menarik dan edukatif, di antaranya senam pagi, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pembelajaran […]

  • Agung Gempa Nahkodai Dekopinwil Bali 2025-2030, Nyoman Suwirta Dukung Penuh 

    Agung Gempa Nahkodai Dekopinwil Bali 2025-2030, Nyoman Suwirta Dukung Penuh 

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Bali memasuki babak baru yang krusial. Dinamika suksesi kepemimpinan periode 2025-2030 mengerucut setelah salah satu kandidat, I Nyoman Suwirta, secara terbuka dan komunikatif menyatakan mundur dari pencalonan. Keputusan ini diambil Suwirta, yang kini mengemban amanat baru sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali dari […]

  • Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Provinsi Jawa Barat dengan 26 kabupaten/kota yang ada menargetkan membangun sebanyak 4.600 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah provinsi telah melakukan MoU dengan pemerintah kabupaten/kota. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan beberapa waktu lalu, dari 4,600 dapur MBG yang bakal dibangun di Jawa Barat, sudah dimulai pengerjaanya […]

  • Sinergi Dalam Perangi Narkoba Rutan Dumai Terima Penghargaan dari Bareskrim Polri

    Sinergi Dalam Perangi Narkoba Rutan Dumai Terima Penghargaan dari Bareskrim Polri

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 22
    • 0Komentar

      Mata kompas. Com Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima penghargaan dari Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba atas sinergi dalam pemberantasan tindak pidana narkotika, Kamis (26/2). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi strategis lintas instansi. Penghargaan […]

  • Jelang Puncak Pengabenan Agung Jro Mangku Gede I Wayan Tang, Rangkaian Ngaskara hingga Mepegat Berlangsung Khidmat di Ungasan

    Jelang Puncak Pengabenan Agung Jro Mangku Gede I Wayan Tang, Rangkaian Ngaskara hingga Mepegat Berlangsung Khidmat di Ungasan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BADUNG – Suasana penuh khidmat menyelimuti kediaman keluarga besar Paibon Bandesa Tangkas Kori Agung Delod Bingin, Desa Adat Ungasan, Jumat (7/8/2026), saat digelarnya rangkaian Upacara Ngaskara, Mepetik, Meras, Mepegat, Munggah Tumpang Salu, hingga Nyukat Bambang Ring Serta sebagai bagian dari Karya Pitra Yadnya Ngewangun Nyawa Wedana Utamaning Utama “Atma Wedana” Maligia Kurung Metatah untuk almarhum […]

expand_less