Breaking News
light_mode
Trending Tags

Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali Soroti Risiko Perumda Air hingga Perlindungan Pantai

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali menyampaikan pandangan umum terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, Senin, 1 Desember 2025.

Pandangan umum dibacakan oleh I Gede Ghumi Asvatham, S.ST.Par, mewakili Ketua Fraksi, Dr. Somvir.

Rapat dihadiri Gubernur Bali, pimpinan dan anggota DPRD, kepala perangkat daerah, kelompok ahli, hingga undangan lainnya. Pembukaan pandangan umum diawali salam lintas agama dan puja pangastuti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

1. Fraksi Tekankan Perlindungan Pantai untuk Adat dan Masyarakat Lokal

Fraksi Demokrat-NasDem menilai Raperda Pelindungan Pantai dan Sempadan Pantai sangat penting untuk mengatasi pencemaran, alih fungsi ruang, dan eksploitasi kawasan pesisir.

Fraksi menegaskan bahwa pembangunan Bali tidak boleh mengabaikan hak masyarakat lokal untuk memanfaatkan pantai bagi kepentingan adat, sosial, dan ekonomi.

Selain perlindungan pantai, Fraksi juga meminta regulasi diperluas hingga danau (Danau Kerthi), sungai dan sempadan sungai, serta kawasan tebing (Wana Kerthi) dalam kerangka Sad Kerthi.

“Agar regulasi ini berjalan efektif, keterlibatan pemerintah kabupaten/kota mutlak diperlukan, karena mereka yang paling memahami budaya dan praktik ritual masyarakat di wilayah masing-masing,” tegas Ghumi.

2. Pendirian Perumda Kerta Bhawana Sanjiwani Dinilai Perlu Kajian Ekonomi Lebih Jelas

Fraksi memberikan apresiasi atas upaya peningkatan PAD melalui pendirian Perumda Kerta Bhawana Sanjiwani di sektor air. Namun, Fraksi menilai banyak aspek yang masih harus diperjelas, terutama terkait pemisahan aset dua UPTD-PAM dan PAL yang selama ini mengelola layanan air.

Fraksi juga menyoroti status investasi Kementerian PUPR yang hingga kini masih membiayai perpipaan dan operasional. Sementara itu, gaji pegawai ditanggung APBD Provinsi Bali. Mereka mempertanyakan skema hibah dan mekanisme setelah Perumda terbentuk.

Selain itu, Fraksi menilai harga jual air berdasarkan MoU Gubernur dengan Bupati/Walikota Rp1.000–3.000 per m³ berpotensi membebani Perumda karena biaya produksi mencapai Rp7.000 per m³.

“Kebijakan ini berpotensi membuat Perumda tidak mampu menutup biaya operasional. Jangan sampai Perumda Kerta Bhawana Sanjiwani mengalami nasib seperti Perumda Kerthi Bali Santi yang tidak berjalan dan justru membebani APBD,” ujar Ghumi.

Tidak adanya kajian kelayakan investasi dalam draf akademik disebut sebagai celah risiko yang harus dijawab Pemerintah.

3. Fraksi Dukung Penataan OPD dan Penambahan Bidang Ekonomi Kreatif

Pada Raperda perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2016, Fraksi Demokrat-NasDem mendukung penataan perangkat daerah sebagai langkah memperkuat efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan.

Fraksi sepakat dengan usulan pemerintah menambahkan Bidang Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata sehingga nomenklaturnya menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Penambahan bidang ini merupakan langkah relevan mengingat besarnya potensi ekonomi kreatif yang berkembang di Bali dan perlunya integrasi dengan sektor pariwisata,” kata Ghumi.

Fraksi meminta pembahasan diperdalam agar Raperda segera ditetapkan.

Pandangan Umum ini ditutup dengan komitmen Fraksi Demokrat-NasDem untuk mendukung kebijakan yang berpihak pada masyarakat Bali, serta pengingat agar setiap regulasi disusun secara hati-hati.

“Terima kasih atas perhatian seluruh peserta Rapat Paripurna. Pandangan umum ini kami tutup dengan Parama Santi. Om Santih, Santih, Santih, Om,” tutup Ghumi.

Dokumen ditandatangani oleh Ketua Fraksi Demokrat-NasDem: Dr. Somvir dan Pembaca Pandangan Umum I Gede Ghumi Asvatham, S.ST.Par. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Real Laporan Sodaqoh Sepatu tahun 2024 Menurut Kadis Pendidikan Indramayu H.Caridin.

    Real Laporan Sodaqoh Sepatu tahun 2024 Menurut Kadis Pendidikan Indramayu H.Caridin.

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 847
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Gerakan Sodaqoh 1000 sepatu yang di gagas oleh Eks Bupati Indramayu Hj.Nina Agustina pada tahun 2024 telah berhasil dilaksanakan walaupun ada suara-suara yang sumbang tentang program tersebut tapi toh tidak sedikit anak-anak yang berlatar belakang ekonomi menengah kebawah merasakan dampak dari gerakan tersebut Dinas Pendidikan Indramayu sebagai dinas pengampuh dalam hal ini Kadis […]

  • Kadis Ambros Kodo Apresiasi Upaya ChildFund Internasional dan Cita Madani Integrasi Soft Skill: “Ayo Bangun NTT dari Sekolah”

    Kadis Ambros Kodo Apresiasi Upaya ChildFund Internasional dan Cita Madani Integrasi Soft Skill: “Ayo Bangun NTT dari Sekolah”

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.397
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- ChildFund Internasional bersama Yayasan Cita Madani menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Tools Monitoring dan Evaluasi Implementasi Integrasi Soft Skill ke Dalam Kurikulum SMK di Nusa Tenggara Timur. Acara bermartabat ini dilaksanakan di Hotel Sasando, Kota Kupang pada 25 dan 26 Februari 2025. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ambrosius […]

  • Polemik Seng Berakhir, Penataan Jatiluwih Jadi Harapan Bangkitkan Wisata Tabanan

    Polemik Seng Berakhir, Penataan Jatiluwih Jadi Harapan Bangkitkan Wisata Tabanan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Upaya penataan kawasan hijau Jatiluwih mulai menunjukkan hasil positif. Polemik pemasangan seng di areal persawahan Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, yang sempat memicu penurunan tajam kunjungan wisatawan, kini berangsur mereda setelah dilakukan pembongkaran seng di kawasan Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Senin, 5 Januari 2026. Pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara […]

  • Kejari Kota Bandung Tetapkan Pegawai Bank BRI Terkait Dugaan Korupsi KUR Rp3,6 Miliar Lebih

    Kejari Kota Bandung Tetapkan Pegawai Bank BRI Terkait Dugaan Korupsi KUR Rp3,6 Miliar Lebih

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung resmi menetapkan seorang pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada periode 2020 hingga 2022.(21/8/2025). Penetapan tersangka diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor Kejari Kota Bandung pada Kamis (21/8) dikutif dari http://Terasmedia.co Tim […]

  • Ketua AMPI Malaka: Mahasiswa Jangan Jadi Alat Politik, Fokus Kawal Kasus Rakyat!

    Ketua AMPI Malaka: Mahasiswa Jangan Jadi Alat Politik, Fokus Kawal Kasus Rakyat!

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 16
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Malaka, Novianus Cardoso Araujo, mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga idealisme dan tidak terjebak dalam permainan politik praktis. Pernyataan itu disampaikan Novianus Cardoso Araujo kepada Media Mata Kompas pada Selasa,11 November 2025 menanggapi aksi sekelompok mahasiswa di kantor Partai Golkar baru-baru ini. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis […]

  • Koster Dorong Fintech Lebih Produktif, Literasi Keuangan Masyarakat Harus Diperkuat.

    Koster Dorong Fintech Lebih Produktif, Literasi Keuangan Masyarakat Harus Diperkuat.

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong pertumbuhan industri teknologi finansial (fintech), khususnya pinjaman daring (Pindar), berjalan seiring dengan penguatan literasi dan perlindungan konsumen. Kemudahan akses pembiayaan digital dinilai harus mampu memberikan manfaat produktif bagi masyarakat, bukan justru mendorong perilaku konsumtif dan keputusan berutang secara impulsif. Hal tersebut disampaikan Koster saat menjadi pembicara dalam […]

expand_less