Breaking News
light_mode
Trending Tags

IMPACT Didirikan di Unud, Imigrasi Bangun Pusat Riset Keimigrasian Pertama di Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dinamika keimigrasian yang terus bergerak cepat mendorong Direktorat Jenderal Imigrasi memperkuat basis analisis dan riset akademik.

Menjawab kebutuhan tersebut, Imigrasi dan Universitas Udayana (Unud) meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) pendirian Indonesian Immigration Policy and Analysis Center (IMPACT), sebuah pusat kebijakan yang dirancang menjadi “laboratorium data” untuk membaca arah pergerakan orang asing di Indonesia, terutama Bali.

Kerja Sama lima tahun ini diteken oleh Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman diwakili Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan, Eko Budianto dan Rektor Unud, I Ketut Sudarsana di Aula Theatre Lecture Building Lantai 3 Universitas Udayana, Jimbaran, Selasa, 2 Desember 2025.

Kolaborasi ini tidak hanya menghubungkan pemerintah dan dunia akademik, tetapi juga merancang pendekatan baru yang menyatukan analisis hukum, sosial, dan ekonomi dalam dinamika keimigrasian. IMPACT akan beroperasi di Fakultas Hukum Unud dan berfungsi sebagai pusat riset berbasis bukti untuk mendukung kebijakan selektif Imigrasi.

“Kebijakan selektif Imigrasi tidak bisa lagi didasarkan pada insting semata, melainkan harus berbasis bukti (evidence-based policy). Universitas Udayana sebagai perguruan tinggi unggulan di Bali, kami harapkan dapat menjadi mitra strategis,” kata Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman.

IMPACT: Jembatan Pengetahuan untuk Kasus Nomaden Digital hingga Eksodus Geopolitik

Pusat kajian ini dirancang untuk memberikan landasan akademik dalam mengurai isu-isu sensitif, mulai dari penyalahgunaan visa untuk bekerja, praktik nominee dalam investasi properti, hingga masuknya orang asing dari wilayah konflik seperti Rusia dan Ukraina.

Rektor Unud, I Ketut Sudarsana, menegaskan bahwa kerja sama ini akan masuk ke jantung aktivitas akademik kampus.

“Sebagai tindak lanjut PKS ini, Fakultas Hukum Unud, khususnya Program Studi S2 Magister Hukum, akan membentuk mata kuliah wajib Hukum Keimigrasian,” ujarnya.

PKS juga mencakup pengajar praktisi dari Direktorat Jenderal Imigrasi, kolaborasi riset hukum-keimigrasian, beasiswa S2-S3 untuk SDM Imigrasi, hingga program edukasi masyarakat seperti kampanye anti-nominee dan patroli siber intelektual.

Tantangan Keimigrasian Bali Makin Kompleks: Dari Digital Nomads hingga Pelanggaran Budaya

Dalam kuliah umum bertema “Strategi Imigrasi dalam Memetakan Masa Depan Bali”, Yuldi Yusman menyoroti dilema selective policy di tengah meningkatnya arus masuk orang asing.

Bali mencatat 5,29 juta kedatangan hingga September 2025, diproyeksikan mencapai 7 juta pada akhir tahun. Angka ini mendorong ekonomi, tetapi juga membawa konsekuensi berat.

“Kemudahan akses yang ditawarkan untuk menunjang pariwisata seringkali disalahgunakan, menciptakan kerentanan hukum, ekonomi, dan sosial,” tegasnya.

Ia merinci beberapa ancaman utama:

Penyalahgunaan visa oleh pekerja nomaden digital yang secara ilegal mengambil pasar kerja lokal.

Eksodus geopolitik dari negara konflik yang membutuhkan analisis risiko lebih kompleks.

Overstay kronis, karena denda dinilai tidak signifikan bagi warga asing berpenghasilan tinggi.

Pelanggaran norma budaya Bali yang merusak citra pariwisata adat.

Investasi ilegal melalui nominee, yang menggerus kedaulatan ekonomi masyarakat lokal.

Kolaborasi Strategis: Mahasiswa Jadi Aset Patroli Siber ke Depan

Yuldi menegaskan bahwa penguatan teknologi seperti e-Visa, autogate, dan biometrik tidak cukup tanpa dukungan akademik.

“Peran Perguruan Tinggi bukan sekadar kritikus, namun sebagai pusat riset untuk kebijakan berbasis bukti,” jelasnya.

Ke depan, mahasiswa Unud akan dilibatkan dalam patroli siber, memantau forum digital nomads, platform penyewaan properti, hingga aktivitas bisnis ilegal oleh orang asing.

Sinergi Imigrasi dan Unud ini diharapkan melahirkan kebijakan keimigrasian yang tidak hanya responsif terhadap ancaman global, tetapi juga sejalan dengan pembangunan berkelanjutan Bali.

“Dengan menempatkan Perguruan Tinggi dan mahasiswa sebagai mitra strategis, Imigrasi Bali dapat bertransformasi menjadi gerbang kedaulatan yang cerdas, proaktif dan berbasis pengetahuan,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Praktek Mafia Tanah PT Indotama Semesta Manunggal yang Melibatkan Polres Kubar, Presiden Harus Turun Tangan

    Dugaan Praktek Mafia Tanah PT Indotama Semesta Manunggal yang Melibatkan Polres Kubar, Presiden Harus Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Dengan didampingi Indonesia Police Watch (IPW), enam orang orang pengurus Paguyuban Korban Mafia Tanah Kutai Barat yang mewakili 50 orang anggota masyarakat mendatangi Bareskrim Polri melaporkan PT. Indotama Semesta Manunggal dalam dugaan pidana penyerobotan tanah dan perusakan kebun rotan pulut merah, sebagaimana Surat Tanda Laporan Polisi Nomor: LP/B/130/III/2025/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 6 Maret […]

  • Proyek Lift Kaca Nusa Penida Terancam Dibongkar, Pemprov Bali Tunggu Itikad Baik Investor

    Proyek Lift Kaca Nusa Penida Terancam Dibongkar, Pemprov Bali Tunggu Itikad Baik Investor

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Polemik pembangunan lift kaca setinggi ±180 meter di Kelingking Beach hingga kini belum menemui titik akhir. Meski telah diperintahkan untuk dibongkar, bangunan yang berdiri di kawasan Banjar Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida itu masih terlihat kokoh. Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster memerintahkan investor, PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment […]

  • FH “UNIKU” Jalin Kerjasama dengan Rajamangala University Thailand

    FH “UNIKU” Jalin Kerjasama dengan Rajamangala University Thailand

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 913
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Fakultas Hukum (FH) Universitas Kuningan (Uniku) pada hari Rabu (26/02/2025), melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan Rajamangala University, Thailand dengan tema Indonesian Archipelagic Vision dalam kegiatan ini bersamaan dengan agenda Summer Semester yang dilaksanakan mulai tanggal 1-28 Februari 2025 di Rajamangala University, Thailand dengan peserta mahasiswa dari 3 (tiga) Negara yaitu Indonesia, Thailand […]

  • Tes Kriuk di Warung Nanang, Oka Antara dan Tagel Winarta Kompak; Maknyus!

    Tes Kriuk di Warung Nanang, Oka Antara dan Tagel Winarta Kompak; Maknyus!

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Salah satunya kuliner yang menyajikan menu babi guling. Kuliner ini tampak diserbu pengunjung, yang rela mengantri untuk mendapatkan sajian ini. Ucap syukur pun disampaikan pemilik Warung Nanang, Sayu Putu Puspa Astuti. Karena dagangannya laris manis diserbu pembeli. “Astungkara, dagangannya hampir habis,” tuturnya. Dalam pameran ini, dirinya menyiapkan sebanyak 100 porsi. Harga mulai […]

  • Hadiri Pementasan “Blanjong”, Ny. Putri Koster Dorong Pelestarian Sejarah dan Budaya Bali

    Hadiri Pementasan “Blanjong”, Ny. Putri Koster Dorong Pelestarian Sejarah dan Budaya Bali

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Peringatan Bulan Bahasa Bali VIII sepanjang Pebruari menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Bali untuk menguatkan pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali. Tahun ini, perayaan mengusung tema “Atma Kerthi, yaitu Udianning Purnaning Jiwa” bermakna pemuliaan jiwa menuju kesempurnaan hidup melalui pendekatan budaya dan seni. Menariknya, Ny. Putri Koster menyaksikan pementasan drama “Blanjong”, […]

  • Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Matakompas.Com Dumai-Sejumlah masyarakat menyampaikan kritik terhadap pelayanan petugas tiket kapal Roro pada rute Rupat–Dumai. Keluhan ini muncul akibat proses pembelian tiket yang dinilai tidak jelas dan membingungkan. Warga mengaku harus berpindah-pindah lokasi untuk mendapatkan tiket, karena tempat penjualan yang tidak tetap. 23/03/26 Kondisi tersebut dinilai menyulitkan dan membuat calon penumpang merasa tidak nyaman. “Kami harus […]

expand_less