Breaking News
light_mode
Trending Tags

IMPACT Didirikan di Unud, Imigrasi Bangun Pusat Riset Keimigrasian Pertama di Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dinamika keimigrasian yang terus bergerak cepat mendorong Direktorat Jenderal Imigrasi memperkuat basis analisis dan riset akademik.

Menjawab kebutuhan tersebut, Imigrasi dan Universitas Udayana (Unud) meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) pendirian Indonesian Immigration Policy and Analysis Center (IMPACT), sebuah pusat kebijakan yang dirancang menjadi “laboratorium data” untuk membaca arah pergerakan orang asing di Indonesia, terutama Bali.

Kerja Sama lima tahun ini diteken oleh Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman diwakili Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan, Eko Budianto dan Rektor Unud, I Ketut Sudarsana di Aula Theatre Lecture Building Lantai 3 Universitas Udayana, Jimbaran, Selasa, 2 Desember 2025.

Kolaborasi ini tidak hanya menghubungkan pemerintah dan dunia akademik, tetapi juga merancang pendekatan baru yang menyatukan analisis hukum, sosial, dan ekonomi dalam dinamika keimigrasian. IMPACT akan beroperasi di Fakultas Hukum Unud dan berfungsi sebagai pusat riset berbasis bukti untuk mendukung kebijakan selektif Imigrasi.

“Kebijakan selektif Imigrasi tidak bisa lagi didasarkan pada insting semata, melainkan harus berbasis bukti (evidence-based policy). Universitas Udayana sebagai perguruan tinggi unggulan di Bali, kami harapkan dapat menjadi mitra strategis,” kata Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman.

IMPACT: Jembatan Pengetahuan untuk Kasus Nomaden Digital hingga Eksodus Geopolitik

Pusat kajian ini dirancang untuk memberikan landasan akademik dalam mengurai isu-isu sensitif, mulai dari penyalahgunaan visa untuk bekerja, praktik nominee dalam investasi properti, hingga masuknya orang asing dari wilayah konflik seperti Rusia dan Ukraina.

Rektor Unud, I Ketut Sudarsana, menegaskan bahwa kerja sama ini akan masuk ke jantung aktivitas akademik kampus.

“Sebagai tindak lanjut PKS ini, Fakultas Hukum Unud, khususnya Program Studi S2 Magister Hukum, akan membentuk mata kuliah wajib Hukum Keimigrasian,” ujarnya.

PKS juga mencakup pengajar praktisi dari Direktorat Jenderal Imigrasi, kolaborasi riset hukum-keimigrasian, beasiswa S2-S3 untuk SDM Imigrasi, hingga program edukasi masyarakat seperti kampanye anti-nominee dan patroli siber intelektual.

Tantangan Keimigrasian Bali Makin Kompleks: Dari Digital Nomads hingga Pelanggaran Budaya

Dalam kuliah umum bertema “Strategi Imigrasi dalam Memetakan Masa Depan Bali”, Yuldi Yusman menyoroti dilema selective policy di tengah meningkatnya arus masuk orang asing.

Bali mencatat 5,29 juta kedatangan hingga September 2025, diproyeksikan mencapai 7 juta pada akhir tahun. Angka ini mendorong ekonomi, tetapi juga membawa konsekuensi berat.

“Kemudahan akses yang ditawarkan untuk menunjang pariwisata seringkali disalahgunakan, menciptakan kerentanan hukum, ekonomi, dan sosial,” tegasnya.

Ia merinci beberapa ancaman utama:

Penyalahgunaan visa oleh pekerja nomaden digital yang secara ilegal mengambil pasar kerja lokal.

Eksodus geopolitik dari negara konflik yang membutuhkan analisis risiko lebih kompleks.

Overstay kronis, karena denda dinilai tidak signifikan bagi warga asing berpenghasilan tinggi.

Pelanggaran norma budaya Bali yang merusak citra pariwisata adat.

Investasi ilegal melalui nominee, yang menggerus kedaulatan ekonomi masyarakat lokal.

Kolaborasi Strategis: Mahasiswa Jadi Aset Patroli Siber ke Depan

Yuldi menegaskan bahwa penguatan teknologi seperti e-Visa, autogate, dan biometrik tidak cukup tanpa dukungan akademik.

“Peran Perguruan Tinggi bukan sekadar kritikus, namun sebagai pusat riset untuk kebijakan berbasis bukti,” jelasnya.

Ke depan, mahasiswa Unud akan dilibatkan dalam patroli siber, memantau forum digital nomads, platform penyewaan properti, hingga aktivitas bisnis ilegal oleh orang asing.

Sinergi Imigrasi dan Unud ini diharapkan melahirkan kebijakan keimigrasian yang tidak hanya responsif terhadap ancaman global, tetapi juga sejalan dengan pembangunan berkelanjutan Bali.

“Dengan menempatkan Perguruan Tinggi dan mahasiswa sebagai mitra strategis, Imigrasi Bali dapat bertransformasi menjadi gerbang kedaulatan yang cerdas, proaktif dan berbasis pengetahuan,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman RI Berikan Rekomendasi Serius Soal Penundaan CASN 2024

    Ombudsman RI Berikan Rekomendasi Serius Soal Penundaan CASN 2024

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Seiring berjalannya dinamika seleksi CASN TA 2024, Ombudsman RI telah menerima konsultasi dan pengaduan dari para peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi. Namun sesuai mekanisme kerja Ombudsman, para peserta seleksi diarahkan untuk melapor terlebih dahulu ke instansi terkait (KemenPAN-RB dan BKN). Untuk sementara ini, sebagai bagian dari tugas pengawasan atas pemerintahan, Ombudsman memberikan […]

  • Dari Sampah Jadi Karya, Eka Putra Nurcahyadi Dorong Edukasi Lingkungan Sejak Dini

    Dari Sampah Jadi Karya, Eka Putra Nurcahyadi Dorong Edukasi Lingkungan Sejak Dini

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    TABANAN – Edukasi menjaga lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini. Pesan tersebut tercermin dalam kegiatan “Sampahmu – Karyamu” yang melibatkan anak-anak SD Negeri 2 Batannyuh, Sabtu (15/8/2026), bertempat di Balai Tat Wam Asi, Desa Adat Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali. Kegiatan sederhana tersebut menjadi ruang kreatif bagi anak-anak untuk belajar mengolah sampah, khususnya botol plastik […]

  • Bahas UMP Tanpa Buruh: DPRD Bali Dinilai Abaikan Partisipasi Bermakna dan Aspek Keadilan.

    Bahas UMP Tanpa Buruh: DPRD Bali Dinilai Abaikan Partisipasi Bermakna dan Aspek Keadilan.

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2026 yang digelar Komisi II DPRD Bali pada Selasa, 15 September 2026, menuai kritik tajam karena tidak mengikutsertakan elemen serikat pekerja. Pengabaian ini terjadi di tengah tingginya ketimpangan biaya hidup Bali dengan proyeksi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) mencapai Rp5,2 juta. DPRD Bali […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Polsek Kuta Utara Hadiri Mediasi Kasus Tanah Pisang Mas Pastikan Aman dan Kondusif, Jro Bima Bantu Nyame Bali Tulus Tanpa Pamrih

    Polsek Kuta Utara Hadiri Mediasi Kasus Tanah Pisang Mas Pastikan Aman dan Kondusif, Jro Bima Bantu Nyame Bali Tulus Tanpa Pamrih

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    MANGUPURA, Matakompas.com | Suasana di Banjar Adat Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, berlangsung tertib saat digelar pertemuan mediasi terkait sengketa tanah di kawasan Pisang Mas pada Jumat, 7 November 2025. Kehadiran perwakilan dari Polsek Kuta Utara di lokasi bertujuan memastikan jalannya mediasi berlangsung aman dan kondusif. Pertemuan mediasi ini sedianya mempertemukan pihak kuasa […]

  • DKPP dan Pemda Indramayu Mengadakan Gerakan Pangan Murah di kecamatan Sindang di Serbu Masyarakat.

    DKPP dan Pemda Indramayu Mengadakan Gerakan Pangan Murah di kecamatan Sindang di Serbu Masyarakat.

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 841
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu melalui DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ) Indramayu selalu senantiasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan maupun menjelang hari Raya Idul Fitri. Untuk menekan gejolak harga kebutuhan pokok yang terus naik, Pemda Indramayu melakukan Gerakan Pangan Murah. Bertempat di halaman kantor Kecamatan Sindang- Indramayu Selasa (12/03/25) diadakan […]

expand_less