Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Kalau Bukan Aset, Kenapa Lama?” Pansus TRAP DPRD Bali Tekan Penyelesaian DN 98

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menyoroti polemik pensertifikatan tanah DN 98 di Desa Pecatu, Kabupaten Badung, yang hingga kini belum menemukan kejelasan.

Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Kamis (9/4/2026) di Ruang Rapat Ketua DPRD Bali, persoalan ini mencuat setelah masyarakat mengeluhkan ketidakadilan dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

Warga yang telah menempati lahan secara turun-temurun mengaku tetap menjalankan kewajiban membayar pajak. Namun ironisnya, pengurusan sertifikat justru dipersulit. Sementara itu, sejumlah pihak yang tidak menempati lahan disebut telah berhasil memperoleh sertifikat atas kavling-kavling tanah di kawasan tersebut.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dibiarkan karena mencederai rasa keadilan masyarakat.

“Ini tidak adil. Masyarakat yang sudah lama tinggal dipersulit, sementara yang tidak menempati lahan justru bisa mendapatkan sertifikat. Ada apa sebenarnya?” tegasnya.

Ia juga menyoroti kejelasan status lahan yang sebelumnya telah dinyatakan tidak tercatat sebagai aset daerah oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali.

“Kalau memang tidak dicatat sebagai aset, itu sudah clear. Kenapa harus berlama-lama? Ini lembaga apa sebenarnya kalau hal yang jelas saja tidak bisa diselesaikan cepat?” ujarnya dengan nada kritis.

Pansus TRAP juga menyoroti lambannya respons terhadap pengaduan masyarakat. Bahkan, terdapat laporan warga yang belum mendapat jawaban hingga lima bulan.

“Surat masyarakat jangan didiamkan. Harus dijawab. Jangan sampai mereka terkatung-katung tanpa kepastian,” tambahnya.

Selain itu, Pansus menemukan adanya indikasi pengkaplingan lahan yang kemudian diperjualbelikan hingga berujung pada penerbitan sertifikat. Dugaan ini akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya cacat administrasi dalam proses penerbitannya.

Dalam aspek hukum, Pansus menegaskan bahwa penyelesaian persoalan pertanahan dapat dilakukan melalui jalur administratif, termasuk pembatalan hak atas tanah jika terbukti terdapat cacat administrasi sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Bali, I Ketut Maduyasa, menyampaikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menangani persoalan tersebut. Namun, ia menekankan perlunya kehati-hatian karena menyangkut aset daerah.

Menurutnya, hingga saat ini lahan DN 98 masih dalam proses penelusuran historis (history aset) dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kami tentu berhati-hati karena ini menyangkut aset. Semua harus ditelusuri secara detail agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, total luas lahan DN 98 mencapai sekitar 15 hektare, dengan sisa sekitar 2,9 hingga 3,2 hektare yang belum tercatat secara administrasi. Sementara sebagian lahan lainnya telah bersertifikat, meskipun masih perlu ditelusuri lebih lanjut asal-usulnya.

BPKAD juga berencana berkoordinasi lebih lanjut dengan BPN Kabupaten Badung untuk memastikan kejelasan status lahan, termasuk menelusuri riwayat kepemilikan dan perbedaan perlakuan terhadap bidang tanah yang ada.

Meski demikian, Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan bahwa kehati-hatian tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat penyelesaian. DPRD memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan keadilan.

Kasus DN 98 kini menjadi perhatian serius, bukan hanya soal administrasi pertanahan, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang adil dan transparan. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP Sambut Baik MSP Intaran, Dinilai Perkuat Perlindungan Pesisir dan Laut Bali

    Pansus TRAP Sambut Baik MSP Intaran, Dinilai Perkuat Perlindungan Pesisir dan Laut Bali

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Bali – Ketua Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Publik (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Marine Spatial Planning (MSP) Berbasis Masyarakat Desa Adat Intaran yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai model pengelolaan ruang laut yang berpihak kepada masyarakat adat, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan budaya […]

  • Peran Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam Perayaan Pekan Suci Minggu Palma

    Peran Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam Perayaan Pekan Suci Minggu Palma

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    SEBATIK,JARRAKPOS.COM — Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Pos Bukit Keramat turut ambil bagian dalam perayaan Pekan Suci Minggu Palma di Gereja St. Petrus Lourdes, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini juga melibatkan personel Koramil 0911-02/Sbt dan Polsubsektor Ajikuning sebagai bentuk sinergi antar instansi dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat perbatasan. Partisipasi […]

  • Kenalkan Profesi TNI, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Kunjungan Outing Class Paud Tunas Mulia

    Kenalkan Profesi TNI, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Kunjungan Outing Class Paud Tunas Mulia

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Ular menerima kunjungan dari anak-anak Paud Tunas Mulia, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia militer kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Dalam kunjungan yang penuh antusias ini, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan militer, seperti seragam, senjata, dan […]

  • Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dukung Raperda Penambahan Modal BPD Bali

    Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dukung Raperda Penambahan Modal BPD Bali

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus mempertegas peran bank daerah sebagai mitra pembangunan masyarakat Bali. Pandangan umum fraksi yang dipimpin […]

  • Penutupan Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu.

    Penutupan Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 828
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Festival Ramadhan Pegadaian 2025 tingkat Nasional di kabupaten Indramayu yang bertempat di alun-alun Indramayu Jum’at (14/03/25) telah resmi ditutup oleh Bupati Indramayu yang di wakili oleh Asda 2 bidang perekonomian Suwenda. Hadir pada acara tersebut Asda 2 Indramayu Suwenda, Deputi Bisnis Pegadaian area Cirebon Sunarwati, kepala Cabang Pegadain Indramayu, kepala Cabang Pegadaian Syariah, […]

  • Desakan Copot Kapolri Meningkat, Ada Apa

    Desakan Copot Kapolri Meningkat, Ada Apa

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta Jarrakpos.com – Desakan untuk mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mencuat. Kali ini, tekanan datang dari Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI), Sarman El Hakim, yang secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengganti pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia tersebut. Menurut Sarman, Kapolri Listyo Sigit telah gagal menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme […]

expand_less