Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dewan Pembina Flobamora Tindak Tegas Oknum Pencoreng Nama Baik

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Aksi nekad Yulius Moruk (20), pria asal Belu, Nusa Tenggara Timur, yang mengendarai motor secara ugal-ugalan di Denpasar tanpa helm dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga nyaris menabrak petugas, menuai respons keras dari Dewan Pembina Flobamora Bali.

Dewan Pembina Flobamora menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik warga asal NTT di Bali, sekaligus membahayakan publik dan aparat.

“Kami tidak menutup mata. Pelanggaran ini memalukan dan merusak nama baik warga NTT yang ada di Bali. Karena itu, kami mendorong polisi agar memberikan tindakan hukum yang tegas dan terukur,” kata salah satu Dewan Pembina Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz, Selasa, 9 Desember 2025.

Selain mendukung langkah kepolisian, dia meminta masyarakat tidak terpancing narasi provokatif, rasis, maupun framing negatif terhadap kelompok pendatang tertentu.

“Hentikan framing. Jangan bawa-bawa hal sensitif. Yang salah adalah individu bukan kelompoknya,” tegasnya.

Polisi Bergerak Cepat, Flobamora Apresiasi dan Sempat Cari Pelaku

Anggota Flobamora diketahui sempat bergerak mencari pelaku sebelum diamankan polisi.

“Kalau anggota kami yang duluan menemukan, kami khawatir akan ada risiko lebih besar. Syukurlah polisi lebih cepat bertindak,” jelas Ardi Ganggas, Dewan Pembina Flobamora, sekaligus Staf Ahli Wali Kota Denpasar Bidang Kebencanaan.

Ardy menyatakan tindakan Moruk berpotensi ancaman serius karena melanggar marka jalan, tidak mengenakan helm, berkendara kecepatan tinggi dan mengarahkan motornya ke polisi.

“Tindakan itu tidak bisa ditoleransi, kami bahkan meminta penyidik mencari pasal pemberatan jika memungkinkan,” tegasnya.

Flobamora Minta Pelaku Diproses, Masyarakat Diminta Bijak Bermedsos

Ketua Rumah Besar Flobamora Indonesia (RBFI), Yusdi Diaz menegaskan dukungannya agar polisi memproses kasus tersebut tanpa pandang bulu.

“Tindakannya sangat memalukan dan merusak nama baik pendatang di Bali. Kami minta diproses. Jika terpenuhi unsur pelanggarannya, silakan ditahan,” kata Yusdi Diaz.

Ia juga menyarankan agar pelaku dipulangkan ke daerah asal setelah proses hukum selesai untuk mencegah munculnya masalah lanjutan.

Disisi lain, Yusdi mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi narasi rasis dan bias terhadap pendatang.

“Kami himbau agar tidak melakukan framing menjurus rasis. Kualitas literasi kita dipertanyakan kalau mudah terprovokasi oleh informasi sepihak,” ujarnya.

Minta Maaf ke Publik dan Tegaskan Banyak Warga NTT Berkontribusi Positif

Atas insiden ini, Dewan Pembina Flobamora menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu. Kami tidak tinggal diam, kami memastikan tindakan seperti ini tidak terulang kembali,” kata Ardi Ganggas.

Ardi menegaskan warga NTT di Bali banyak yang memberi kontribusi positif bagi daerah, namun seringkali tidak terekspos publik.

“Kontribusi positif warga kami di Bali jarang disorot, tapi ketika ada satu dua oknum bermasalah, langsung digeneralisasi,” ujarnya.

Saat ini, Yulius Moruk masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Unit Lantas Polresta Denpasar. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Adat Serangan Gelar Matemu Wirasa dan Berbagi Sembako untuk Pengelingsir hingga Kampung Bugis

    Desa Adat Serangan Gelar Matemu Wirasa dan Berbagi Sembako untuk Pengelingsir hingga Kampung Bugis

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Bandesa Adat Serangan I Nyoman Gede Pariatha memimpin kegiatan Matemu Wirasa bersama Krama Desa Adat Serangan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momen mempererat kebersamaan sekaligus memohon doa restu dari para pengelingsir agar berbagai program desa berjalan lancar. Acara Matemu Wirasa tersebut menyasar […]

  • Kapolresta Magelang Hadiri Penutupan TMMD Reguler Ke-123 TA 2025

    Kapolresta Magelang Hadiri Penutupan TMMD Reguler Ke-123 TA 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-123 TA 2025. Upacara tersebut berlangsung di Halaman Parkir Area Obyek Wisata Negeri Kahyangan Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Kamis (20/03/2025) pagi. Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Korem […]

  • Bali Siap Mandiri Energi, Offshore LNG Dibangun 3,5 Km Ditengah Laut

    Bali Siap Mandiri Energi, Offshore LNG Dibangun 3,5 Km Ditengah Laut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berencana akan membangun offshore Liquefied Natural Gas (LNG) beserta Floating Storage Regasification Unit (FSRU) mulai berproses pada tahun 2026. Upaya itu dalam memperkuat langkah menuju kemandirian energi melalui pengembangan pembangkit listrik berbasis gas alam cair atau offshore LNG Tak hanya itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pembangkit ini […]

  • Gubernur Koster Pasang Prinsip Buat Bali: Tumbuh Tanpa Korbankan Alam Sumbang Hampir 55 Persen Devisa Pariwisata Nasional.

    Gubernur Koster Pasang Prinsip Buat Bali: Tumbuh Tanpa Korbankan Alam Sumbang Hampir 55 Persen Devisa Pariwisata Nasional.

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan seluruh aspek pembangunan di Bali harus ramah lingkungan, berkelanjutan, serta mampu tumbuh bersama tanpa mengorbankan satu sama lain. Menurutnya, pembangunan Bali harus berlandaskan prinsip kehidupan yang saling menghidupi dan tidak boleh berkembang dengan cara mematikan sektor lainnya. Hal itu disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster di hadapan para […]

  • Dana Bantuan Porang Rp26 Miliar Diduga Disalurkan Lewat Perusahaan Keluarga

    Dana Bantuan Porang Rp26 Miliar Diduga Disalurkan Lewat Perusahaan Keluarga

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) menemukan adanya dugaan korupsi terkait bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun Anggaran 2020-2022 untuk Pengembangan Tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Dalam temuannya dugaan korupsi itu merugikan negara Rp.26 Miliar, yang diduga melibatkan Syahruddin Alrif, Hj Haslinda Hasan SPD dan Andre Ade Alrif, serta Dollah Mando. […]

  • Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali yang dinilai telah bekerja secara baik dan bijaksana. Kinerja tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia (WBD) UNESCO. Gubernur Koster menilai langkah-langkah yang dilakukan Pansus […]

expand_less