Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dewan Pembina Flobamora Tindak Tegas Oknum Pencoreng Nama Baik

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Aksi nekad Yulius Moruk (20), pria asal Belu, Nusa Tenggara Timur, yang mengendarai motor secara ugal-ugalan di Denpasar tanpa helm dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga nyaris menabrak petugas, menuai respons keras dari Dewan Pembina Flobamora Bali.

Dewan Pembina Flobamora menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik warga asal NTT di Bali, sekaligus membahayakan publik dan aparat.

“Kami tidak menutup mata. Pelanggaran ini memalukan dan merusak nama baik warga NTT yang ada di Bali. Karena itu, kami mendorong polisi agar memberikan tindakan hukum yang tegas dan terukur,” kata salah satu Dewan Pembina Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz, Selasa, 9 Desember 2025.

Selain mendukung langkah kepolisian, dia meminta masyarakat tidak terpancing narasi provokatif, rasis, maupun framing negatif terhadap kelompok pendatang tertentu.

“Hentikan framing. Jangan bawa-bawa hal sensitif. Yang salah adalah individu bukan kelompoknya,” tegasnya.

Polisi Bergerak Cepat, Flobamora Apresiasi dan Sempat Cari Pelaku

Anggota Flobamora diketahui sempat bergerak mencari pelaku sebelum diamankan polisi.

“Kalau anggota kami yang duluan menemukan, kami khawatir akan ada risiko lebih besar. Syukurlah polisi lebih cepat bertindak,” jelas Ardi Ganggas, Dewan Pembina Flobamora, sekaligus Staf Ahli Wali Kota Denpasar Bidang Kebencanaan.

Ardy menyatakan tindakan Moruk berpotensi ancaman serius karena melanggar marka jalan, tidak mengenakan helm, berkendara kecepatan tinggi dan mengarahkan motornya ke polisi.

“Tindakan itu tidak bisa ditoleransi, kami bahkan meminta penyidik mencari pasal pemberatan jika memungkinkan,” tegasnya.

Flobamora Minta Pelaku Diproses, Masyarakat Diminta Bijak Bermedsos

Ketua Rumah Besar Flobamora Indonesia (RBFI), Yusdi Diaz menegaskan dukungannya agar polisi memproses kasus tersebut tanpa pandang bulu.

“Tindakannya sangat memalukan dan merusak nama baik pendatang di Bali. Kami minta diproses. Jika terpenuhi unsur pelanggarannya, silakan ditahan,” kata Yusdi Diaz.

Ia juga menyarankan agar pelaku dipulangkan ke daerah asal setelah proses hukum selesai untuk mencegah munculnya masalah lanjutan.

Disisi lain, Yusdi mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi narasi rasis dan bias terhadap pendatang.

“Kami himbau agar tidak melakukan framing menjurus rasis. Kualitas literasi kita dipertanyakan kalau mudah terprovokasi oleh informasi sepihak,” ujarnya.

Minta Maaf ke Publik dan Tegaskan Banyak Warga NTT Berkontribusi Positif

Atas insiden ini, Dewan Pembina Flobamora menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu. Kami tidak tinggal diam, kami memastikan tindakan seperti ini tidak terulang kembali,” kata Ardi Ganggas.

Ardi menegaskan warga NTT di Bali banyak yang memberi kontribusi positif bagi daerah, namun seringkali tidak terekspos publik.

“Kontribusi positif warga kami di Bali jarang disorot, tapi ketika ada satu dua oknum bermasalah, langsung digeneralisasi,” ujarnya.

Saat ini, Yulius Moruk masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Unit Lantas Polresta Denpasar. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Honorer yang Telah Mengabdi 10 Tahun

    Legislator Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Honorer yang Telah Mengabdi 10 Tahun

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.271
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf meminta agar tenaga honorer yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tanpa melalui tes. Hal tersebut dikatakan oleh Dede Yusuf di Jakarta pekan kemarin, Selasa (25/2/2025) “Usulan ini muncul sebagai solusi atas ketidakpastian status tenaga […]

  • Nyepi dan Idul Fitri 2026, Gubernur Koster: Harmoni Toleransi yang Menguatkan Kebersamaan di Bali

    Nyepi dan Idul Fitri 2026, Gubernur Koster: Harmoni Toleransi yang Menguatkan Kebersamaan di Bali

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 yang berlangsung pada 19–20 Maret 2026 berjalan dengan penuh kekhusyukan di seluruh Bali. Selama 24 jam pelaksanaan Catur Brata Penyepian, suasana pulau benar-benar hening, tertib, dan tanpa pelanggaran, mencerminkan kedisiplinan tinggi krama Bali dalam menjaga kesucian hari raya tersebut. Nyepi bukan sekadar tradisi, melainkan warisan […]

  • Imigrasi Ngurah Rai dan Polri Amankan Bos Sindikat Narkotika Eropa, Buronan Interpol Ditangkap di Bali

    Imigrasi Ngurah Rai dan Polri Amankan Bos Sindikat Narkotika Eropa, Buronan Interpol Ditangkap di Bali

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Imigrasi kembali menunjukkan hasil nyata. Seorang buronan internasional yang masuk daftar Red Notice Interpol berhasil diamankan di Bali saat baru menginjakkan kaki di Indonesia. Penangkapan dilakukan terhadap Steven Lyons (46), warga negara Inggris asal Glasgow, pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 11.58 WITA […]

  • Nakes RS Sardjito Demo: Tanggapan Kemenkes Soal THR Nakes Tak Dibayar 100 Persen

    Nakes RS Sardjito Demo: Tanggapan Kemenkes Soal THR Nakes Tak Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 944
    • 0Komentar

    SLEMAN,JARRAKPOS.COM – Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya menanggapi soal tenaga kesehatan (nakes) di RS Sardjito yang demo karena Tunjangan Hari Raya (THR) tidak dibayar full. Sempat disebut mendapat 30 persen, pihak RS kemudian menyebutnya menjadi 48 persen. Lantas, sebenarnya seperti apa aturannya? Azhar menjelaskan, aturan terkait ini termaktub […]

  • Presiden Prabowo Diminta Pecat Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa

    Presiden Prabowo Diminta Pecat Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Desakan agar Presiden Prabowo Subianto segera mencopot Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kembali mengemuka. Kali ini datang dari pengamat politik Muslim Arbi. Ia menilai, keberadaan Listyo Sigit di pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak lagi relevan dalam era pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Menurut Muslim, Kapolri saat ini […]

  • Jatiluwih Kembali Harumkan Indonesia di Asia, Raih Penghargaan Internasional Pariwisata Berkelanjutan di Kuala Lumpur

    Jatiluwih Kembali Harumkan Indonesia di Asia, Raih Penghargaan Internasional Pariwisata Berkelanjutan di Kuala Lumpur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR — Jatiluwih Rice Terraces kembali menorehkan prestasi internasional di sektor pariwisata. Dalam ajang bergengsi Asian Tourism & Hospitality Awards (ATHA) 2025–2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, destinasi wisata berbasis budaya dan alam tersebut sukses membawa pulang penghargaan internasional bergengsi tingkat Asia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan penting atas konsistensi DTW Jatiluwih dalam menerapkan […]

expand_less