Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tak Sekadar Indah, Desa Wisata Penglipuran Dorong Wisata Pulihkan Alam dan Warga Lokal

Tak Sekadar Indah, Desa Wisata Penglipuran Dorong Wisata Pulihkan Alam dan Warga Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com |  Desa Wisata (Dewi) Penglipuran selama ini dikenal luas sebagai desa wisata yang indah, rapi, bersih, dan instagramable. Namun, pengelola desa menyadari bahwa keindahan visual semata tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan pariwisata masa depan di Bali.

Dalam beberapa tahun terakhir, Penglipuran mulai menggeser cara pandang dari konsep pariwisata berkelanjutan menuju pariwisata regeneratif. Konsep ini menekankan bahwa pariwisata tidak hanya menghindari kerusakan, tetapi harus mampu memberi dampak positif bagi alam, budaya, dan masyarakat lokal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, saat acara ngobrol bareng media di Denpasar, Sabtu, 13 Desember 2025.

“Bukan hanya “jangan merusak”, tapi setiap kunjungan wisata justru diusahakan menambah kebaikan bagi hutan bambu, bagi struktur sosial & adat desa, bagi UMKM lokal dan bagi anak-anak muda Penglipuran yang kami libatkan dalam setiap kegiatan. Bukan hanya “mempertahankan yang sudah baik”, tapi secara aktif memperbarui dan menguatkan alam, budaya dan kehidupan sosial kami,” kata Wayan Sumiarsa.

Ia menegaskan, pesan Penglipuran sebagai Desa Regeneratif bukan sekadar slogan, melainkan kompas dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam penyusunan program akhir tahun 2025.

Sejumlah kegiatan dirancang dengan prinsip tersebut, mulai dari Parade Barong Macan, pertunjukan teatrikal Tetantria Macan Gading, penggunaan dekorasi bambu tanpa plastik sekali pakai, hingga kehadiran Bamboo Café yang mengangkat produk lokal.

“Kami menyadari, memaknai Penglipuran, pesan “Desa Regeneratif” sepatutnya disampaikan kepada publik, ada menyoroti Penglipuran sebagai tempat “healing yang bermakna”, ada yang menyoroti ekonomi regeneratif dan wisata hijau, ada yang menekankan peran anak muda, UMKM, dan kearifan lokal serta ada yang menjelaskan dengan sangat terang perbedaan antara sustainable tourism dan regenerative tourism. Bagi kami, itu semua adalah bentuk gotong royong narasi. Kami di desa menata ruang, menata program, dan menata perilaku, sehingga publik bukan hanya tahu “ada event di Penglipuran”, tetapi juga mengerti mengapa dan untuk apa event itu diadakan,” kata Wayan Sumiarsa.

Ke depan, Pengelola Desa Wisata Penglipuran juga berencana menyusun agenda tahunan yang lebih transparan dan mudah diakses publik. Tidak hanya berfokus pada festival dan event, narasi desa akan diperluas dengan menghadirkan kisah para petani, perajin, pemuda, ibu-ibu pelaku UMKM, hingga tokoh adat.

Selain itu, Penglipuran membuka ruang kolaborasi dengan media untuk mengembangkan materi edukasi berbasis data sosial, budaya, dan lingkungan.

“Kami juga berupaya mengembangkan materi edukasi dan data yang bisa membantu Bapak/Ibu, baik dari sisi sosial, budaya, maupun lingkungan. Kami terbuka jika ada masukan apakah perlu media visit tematik, apakah perlu media clinic untuk mendalami konsep pariwisata regeneratif, atau bahkan kolaborasi konten khusus, misalnya serial tulisan atau program video tentang Journey to Regeneration from Penglipuran,” terangnya.

Meski hanya sebuah desa kecil di Bali, Penglipuran optimistis dapat menjadi contoh besar bahwa pariwisata tidak harus mengorbankan jati diri. Desa adat dan masyarakat lokal justru dapat menjadi subjek utama, sementara wisatawan hadir sebagai mitra regenerasi.

“Semoga hal tersebut membawa energi baru bagi kolaborasi ke depan demi Penglipuran yang semakin lestari, semakin menyejahterakan warganya, dan semakin memberi inspirasi bagi Indonesia dan dunia,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Bali Resmi Putuskan  Pansus TRAP Diperpanjang Enam Bulan

    DPRD Bali Resmi Putuskan  Pansus TRAP Diperpanjang Enam Bulan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – DPRD Provinsi Bali resmi memperpanjang masa kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) selama enam bulan ke depan. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan (rapim) yang dipimpin Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, di Gedung DPRD Bali, Senin (2/3). Rapat tersebut dihadiri seluruh pimpinan alat […]

  • Wagub Giri Prasta Terima Audiensi KONI Bali, Dorong Penguatan Sport Science dan Infrastruktur Penunjang Prestasi Atlet Bali

    Wagub Giri Prasta Terima Audiensi KONI Bali, Dorong Penguatan Sport Science dan Infrastruktur Penunjang Prestasi Atlet Bali

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menerima jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Jumat (6/3). Pertemuan tersebut membahas persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Bali serta strategi peningkatan prestasi olahraga Bali menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Ketua KONI Bali, Gusti Ngurah Oka […]

  • Edukasi Militer: Anak-Anak TK Kunjungi Pos Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    Edukasi Militer: Anak-Anak TK Kunjungi Pos Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Puluhan anak-anak dari TK Ki Hajar Dewantara dan TK Islam Handayani melakukan kunjungan edukasi ke Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad di Jalan Fatahilah, Kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia militer kepada anak-anak sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Rabu,(22/1/2025). Kunjungan […]

  • Listrik Padam, Aktivitas Lumpuh: Warga Kupang Ibarat Kehilangan “Jantung Kehidupan

    Listrik Padam, Aktivitas Lumpuh: Warga Kupang Ibarat Kehilangan “Jantung Kehidupan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 1
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bagi masyarakat Kota Kupang, listrik bukan sekadar penerang, tapi nadi kehidupan. Ketika aliran listrik dari PLN tiba-tiba padam sejak pukul 10.00 WITA dan tak kunjung menyala hingga lebih dari tiga jam kemudian, aktivitas warga pun seolah terhenti. Pemadaman yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Maulafa, membuat warga kelimpungan. Usaha kecil, aktivitas belajar, […]

  • Resort Rp13 Juta per Malam Disegel Pansus TRAP DPRD Bali, 5 Bangunan Berdiri di Atas Mangrove Konservasi

    Resort Rp13 Juta per Malam Disegel Pansus TRAP DPRD Bali, 5 Bangunan Berdiri di Atas Mangrove Konservasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BULELENG — Pansus TRAP DPRD Bali kembali menunjukkan ketegasannya dalam mengawal perlindungan lingkungan dengan menyegel sementara sebuah resort mewah di kawasan Pulau Menjangan, Selasa (28/4/2026). Plataran Menjangan Resort dan Spa dengan tarif fantastis mencapai Rp13 juta per malam itu diduga berdiri di atas kawasan mangrove yang masuk zona konservasi. Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua […]

  • Gol Tunggal Sadam Antar Perss Soe Raih Kemenangan Krusial Atas PSK Kabupaten Kupang

    Gol Tunggal Sadam Antar Perss Soe Raih Kemenangan Krusial Atas PSK Kabupaten Kupang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 2
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Laga antara Perss Soe dan PSK Kabupaten Kupang di babak penyisihan Grup E El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 berlangsung panas dan menegangkan. Pertandingan yang digelar Kamis 13 November sore di Stadion Marilonga, Ende, itu menghadirkan permainan berintensitas tinggi sejak menit pertama. Kedua tim tampil dengan gaya bermain berbeda. PSK Kabupaten Kupang mengandalkan […]

expand_less