Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tak Sekadar Indah, Desa Wisata Penglipuran Dorong Wisata Pulihkan Alam dan Warga Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com |  Desa Wisata (Dewi) Penglipuran selama ini dikenal luas sebagai desa wisata yang indah, rapi, bersih, dan instagramable. Namun, pengelola desa menyadari bahwa keindahan visual semata tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan pariwisata masa depan di Bali.

Dalam beberapa tahun terakhir, Penglipuran mulai menggeser cara pandang dari konsep pariwisata berkelanjutan menuju pariwisata regeneratif. Konsep ini menekankan bahwa pariwisata tidak hanya menghindari kerusakan, tetapi harus mampu memberi dampak positif bagi alam, budaya, dan masyarakat lokal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, saat acara ngobrol bareng media di Denpasar, Sabtu, 13 Desember 2025.

“Bukan hanya “jangan merusak”, tapi setiap kunjungan wisata justru diusahakan menambah kebaikan bagi hutan bambu, bagi struktur sosial & adat desa, bagi UMKM lokal dan bagi anak-anak muda Penglipuran yang kami libatkan dalam setiap kegiatan. Bukan hanya “mempertahankan yang sudah baik”, tapi secara aktif memperbarui dan menguatkan alam, budaya dan kehidupan sosial kami,” kata Wayan Sumiarsa.

Ia menegaskan, pesan Penglipuran sebagai Desa Regeneratif bukan sekadar slogan, melainkan kompas dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam penyusunan program akhir tahun 2025.

Sejumlah kegiatan dirancang dengan prinsip tersebut, mulai dari Parade Barong Macan, pertunjukan teatrikal Tetantria Macan Gading, penggunaan dekorasi bambu tanpa plastik sekali pakai, hingga kehadiran Bamboo Café yang mengangkat produk lokal.

“Kami menyadari, memaknai Penglipuran, pesan “Desa Regeneratif” sepatutnya disampaikan kepada publik, ada menyoroti Penglipuran sebagai tempat “healing yang bermakna”, ada yang menyoroti ekonomi regeneratif dan wisata hijau, ada yang menekankan peran anak muda, UMKM, dan kearifan lokal serta ada yang menjelaskan dengan sangat terang perbedaan antara sustainable tourism dan regenerative tourism. Bagi kami, itu semua adalah bentuk gotong royong narasi. Kami di desa menata ruang, menata program, dan menata perilaku, sehingga publik bukan hanya tahu “ada event di Penglipuran”, tetapi juga mengerti mengapa dan untuk apa event itu diadakan,” kata Wayan Sumiarsa.

Ke depan, Pengelola Desa Wisata Penglipuran juga berencana menyusun agenda tahunan yang lebih transparan dan mudah diakses publik. Tidak hanya berfokus pada festival dan event, narasi desa akan diperluas dengan menghadirkan kisah para petani, perajin, pemuda, ibu-ibu pelaku UMKM, hingga tokoh adat.

Selain itu, Penglipuran membuka ruang kolaborasi dengan media untuk mengembangkan materi edukasi berbasis data sosial, budaya, dan lingkungan.

“Kami juga berupaya mengembangkan materi edukasi dan data yang bisa membantu Bapak/Ibu, baik dari sisi sosial, budaya, maupun lingkungan. Kami terbuka jika ada masukan apakah perlu media visit tematik, apakah perlu media clinic untuk mendalami konsep pariwisata regeneratif, atau bahkan kolaborasi konten khusus, misalnya serial tulisan atau program video tentang Journey to Regeneration from Penglipuran,” terangnya.

Meski hanya sebuah desa kecil di Bali, Penglipuran optimistis dapat menjadi contoh besar bahwa pariwisata tidak harus mengorbankan jati diri. Desa adat dan masyarakat lokal justru dapat menjadi subjek utama, sementara wisatawan hadir sebagai mitra regenerasi.

“Semoga hal tersebut membawa energi baru bagi kolaborasi ke depan demi Penglipuran yang semakin lestari, semakin menyejahterakan warganya, dan semakin memberi inspirasi bagi Indonesia dan dunia,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Bali Percepat Transformasi Manajemen ASN, Sistem Merit Capai Kategori Sangat Baik.

    Pemprov Bali Percepat Transformasi Manajemen ASN, Sistem Merit Capai Kategori Sangat Baik.

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat transformasi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI terkait Sinergi Penataan dan Pengembangan Manajemen ASN di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (7/9/2026). Rapat kerja tersebut […]

  • Made Supartha: Dukungan Gubernur, DPRD, dan Masyarakat Perkuat Pengawasan Tata Ruang dan Perizinan

    Made Supartha: Dukungan Gubernur, DPRD, dan Masyarakat Perkuat Pengawasan Tata Ruang dan Perizinan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Pansus TRAP selama hampir tiga bulan terakhir. Hal tersebut disampaikan nya saat ditemui redaksi pada Senin (29/12), usai menjalankan […]

  • FEB “UNIKU” Kunjungi 2 Perusahaan Multinasional

    FEB “UNIKU” Kunjungi 2 Perusahaan Multinasional

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan telah melaksanakan kegiatan Company Visit ke 2 perusahaan multinasional yaitu PT. Virgin Bakery dan PT. Herbolis Pada tanggal 2 hingga 5 Febuari 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai penutup dari rangkaian mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan diikuti oleh 549 orang mahasiswa, serta 37 dosen dan […]

  • Disambut Meriah di Haitimuk, PS Malaka Pulang dengan Kepala Tegak: 8 Besar ETMC 2025 Jadi Modal Menuju 2026

    Disambut Meriah di Haitimuk, PS Malaka Pulang dengan Kepala Tegak: 8 Besar ETMC 2025 Jadi Modal Menuju 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 13
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com– Pemerintah Kabupaten Malaka menggelar acara penyambutan resmi bagi para pemain dan official PS Malaka di Rumah Jabatan Bupati Haitimuk, Rabu (3/12/2025), setelah tim kebanggaan warga perbatasan ini menuntaskan perjuangannya di ETMC 2025 Kabupaten Ende. Acara dipimpin langsung oleh Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), didampingi Wakil Bupati Henri Melki Simu, serta dihadiri Ketua […]

  • BEM Fakultas Hukum Universitas Udayana Gelar Kegiatan Mahasiswa Peduli Lingkungan di Kawasan Pantai Jerman

    BEM Fakultas Hukum Universitas Udayana Gelar Kegiatan Mahasiswa Peduli Lingkungan di Kawasan Pantai Jerman

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (BEM FH UNUD) menyampaikan sikap resmi berupa aspirasi, keprihatinan mendalam, serta tuntutan terhadap kondisi lingkungan di kawasan Pantai Jerman, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, yang saat ini mengalami penumpukan sampah plastik dalam jumlah signifikan. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan serta berbagai informasi yang beredar di masyarakat, ditemukan […]

  • Pertamina Buka Layanan Antar LPG Gratis Jenis Bright Gas, HAM; Meringankan Masyarakat

    Pertamina Buka Layanan Antar LPG Gratis Jenis Bright Gas, HAM; Meringankan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – PT Pertamina (Persero) menyediakan layanan antar LPG jenis Bright Gas, Gerakan ini mendapat respon baik dari masyarakat, salah satunya dari Himpunan Aktivis Millennial (HAM). Jakarta, Senin (24/3/2025) Koordinator HAM Mohammad Qusyairi mengatakan bahwa Pertamina dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam membantu masyarakat. “Positif sekali, layanan ini untuk mempermudah masyarakat yang enggan untuk […]

expand_less