Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi I DPRD Bali Sidak Bea Cukai Ngurah Rai, Pastikan Barang Sitaan Cukai Ilegal Transparan dan Tak Disalahgunakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean I Gusti Ngurah Rai, Selasa (4/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, khususnya terkait penindakan barang kena cukai ilegal, penyitaan, hingga mekanisme penyelesaiannya.

Rombongan Komisi I dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai, S.H., didampingi Anggota Komisi I Dr. Somvir serta Zulfikar. Kedatangan mereka diterima Kepala Seksi Kepatuhan Internal KPPBC I Gusti Ngurah Rai, Hasmi R. Karim, bersama jajaran.

Dalam sidak tersebut, Komisi I meninjau langsung gudang penyimpanan barang bukti hasil penindakan Bea Cukai, termasuk berbagai minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman beralkohol yang disita karena diduga melanggar ketentuan cukai. Para legislator memastikan kondisi barang bukti masih utuh, terdokumentasi dengan baik, dan berada dalam pengawasan petugas.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, menegaskan bahwa sidak dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab lembaga pengawas untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai penanganan barang sitaan yang selama ini menjadi perhatian publik.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi secara langsung dan tidak hanya berdasarkan berbagai informasi yang beredar di media sosial.

“Hari ini kami turun langsung melakukan sidak ke Bea Cukai. Kami ingin memastikan kondisi barang sitaan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Kami melihat sendiri barang-barang tersebut masih utuh dan tersimpan dengan baik. Dengan demikian masyarakat tidak perlu ragu ataupun berspekulasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, Komisi I akan terus mengawal proses penyelesaian barang sitaan hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD.

“Kami akan terus mengawal proses ini sampai selesai sehingga masyarakat mengetahui bagaimana mekanisme yang sebenarnya. Dari hasil sidak hari ini, kami melihat prosesnya berjalan secara terbuka dan transparan. Kami juga tidak menemukan adanya indikasi konspirasi dalam pengelolaan barang sitaan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Bali, Dr. Somvir, memberikan perhatian khusus terhadap pengamanan barang bukti berupa minuman beralkohol yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.

Ia mengingatkan agar seluruh barang sitaan dijaga secara ketat sehingga tidak menimbulkan potensi penyalahgunaan ataupun kebocoran selama proses hukum berlangsung.

“Minuman beralkohol ini memiliki nilai yang sangat tinggi. Kami ingin memastikan penyelesaiannya benar-benar sesuai prosedur. Jangan sampai ada penyalahgunaan atau bahkan beredar kembali untuk kepentingan tertentu,” kata Ketua Fraksi NasDem-Demokrat DPRD Bali tersebut.

Dr. Somvir mengaku sebelumnya sempat menerima berbagai informasi mengenai dugaan adanya peredaran kembali barang sitaan. Namun setelah melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar penjelasan dari pihak Bea Cukai, ia menyatakan informasi tersebut tidak terbukti dalam sidak kali ini.

“Hari ini kami melihat langsung barang-barang sitaan masih tersimpan di gudang. Penjelasan dari pihak Bea Cukai juga cukup terbuka. Kami berharap seluruh barang bukti tetap dijaga dengan baik karena nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Setelah seluruh proses hukum selesai dan telah memperoleh putusan pengadilan, penyelesaiannya harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui sidak tersebut, Komisi I DPRD Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh instansi pemerintah, termasuk dalam penanganan barang kena cukai ilegal. DPRD berharap pengelolaan barang sitaan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum semakin meningkat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Personel Polres Magelang Kota Ikuti Acara Tradisi Wisuda Purna Bakti

    8 Personel Polres Magelang Kota Ikuti Acara Tradisi Wisuda Purna Bakti

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Purna tugas atau pensiun adalah momen penuh makna bagi setiap anggota Polri. Pada Selasa (31/12/2024), Polres Magelang Kota menggelar acara tradisi Wisuda Purna Bakti yang dilaksanakan setelah upacara resmi. Acara tersebut dipimpin oleh Kapolres Magelang Kota, AKBP Dhanang Bagus Anggoro, S.I.K., M.H., sebagai bentuk penghormatan kepada delapan personel Polri yang telah memasuki […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 23 CPMI Ilegal ke Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 23 CPMI Ilegal ke Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SEBATIK,JARRAKPOS.COM – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 23 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang hendak menyeberang ke Tawau, Malaysia melalui Pelabuhan Somel, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Sabtu(21/2/2025). Keberhasilan ini bermula dari informasi yang diperoleh oleh Dantim Bais TNI, Kapten Inf Sinambela, dari jaringan intelijen terkait adanya rombongan […]

  • Dana Hibah Bermasalah, PHDI Tegas Minta Hentikan Pembangunan Pura Wayan Bulat

    Dana Hibah Bermasalah, PHDI Tegas Minta Hentikan Pembangunan Pura Wayan Bulat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik dana hibah pembangunan pura yang diterima I Wayan Bulat dari Pemerintah Provinsi Bali kembali memanas. Pasalnya, dana hibah sebesar Rp500 juta yang dicairkan melalui usulan Anggota DPRD Bali Ketut Tama Tenaya ternyata digunakan untuk membangun pura di atas lahan milik pihak lain, yaitu PT JH. Kondisi ini memantik perhatian banyak pihak, […]

  • Kapolresta Pimpin Upacara Sertijab dan Penyerahan Jabatan Kasi Humas Polresta

    Kapolresta Pimpin Upacara Sertijab dan Penyerahan Jabatan Kasi Humas Polresta

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Polresta Denpasar melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) Kabagren, Kabaglog, Kasattahti, Kasikeu serta penyerahan jabatan Kasi Humas Polresta Denpasar, Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Lantai 3 Gedung Pesat Gatra Polresta Denpasar Polda Bali. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, S.I.K., M.H. memimpin langsung upacara selaku Inspektur Upacara, serta diikuti oleh […]

  • Dari Rakyat untuk Bali: Masyarakat Serangan–Jimbaran Apresiasi Pansus TRAP

    Dari Rakyat untuk Bali: Masyarakat Serangan–Jimbaran Apresiasi Pansus TRAP

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Suasana di Gedung DPRD Provinsi Bali tampak berbeda dari biasanya pada Jumat, 24 April 2026. Usai sidang paripurna, sejumlah warga dari Serangan dan Jimbaran mendatangi kantor wakil rakyat tersebut dengan membawa bunga mawar putih. Kedatangan mereka bukan untuk menyampaikan protes, melainkan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap langkah tegas Panitia Khusus Tata […]

  • Olahraga di Sekolah Harus Lebih dari Sekedar Mata Pelajaran Begini Kata Dispora

    Olahraga di Sekolah Harus Lebih dari Sekedar Mata Pelajaran Begini Kata Dispora

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Kepala Seksi Sentra Olahraga Pendidikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Subaeti, SE, M.Si, menilai bahwa olahraga di sekolah seharusnya bukan sekadar mata pelajaran wajib, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter siswa. Menurutnya, masih banyak siswa yang menganggap olahraga hanya sebatas kewajiban di kelas, bukan sebagai kebiasaan hidup sehat. “Olahraga di sekolah […]

expand_less