Breaking News
light_mode
Trending Tags

Made Supartha Soroti Lambannya Implementasi Perda Bendega: Mosi Tidak Percaya HNSI Harus Jadi Alarm bagi Pemerintah

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Made Supartha, menilai munculnya mosi tidak percaya dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bali merupakan sinyal serius yang harus segera direspons pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Made Supartha saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Provinsi Bali bersama DPD HNSI Bali, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, BKPSDM, dan Biro Hukum Setda Bali, Senin (27/7/2026), yang membahas surat mosi tidak percaya terhadap Kepala DKP Bali.

Menurut Supartha, lahirnya mosi tidak percaya dari organisasi nelayan menunjukkan adanya persoalan mendasar yang perlu segera diselesaikan, khususnya terkait perlindungan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir.

“Kita sangat menyayangkan sampai muncul mosi tidak percaya kepada pemerintah. Ini harus menjadi pelajaran bersama. Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan kepada nelayan dan masyarakat pesisir, sehingga persoalan seperti ini tidak terus berlarut-larut,” tegas Supartha.

Ia menyoroti implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2017 tentang Bendega yang hingga kini dinilai belum berjalan optimal. Padahal, menurutnya, perda tersebut merupakan landasan hukum penting untuk memperkuat kelembagaan Bendega sebagai bagian dari kearifan lokal Bali sekaligus memberikan perlindungan terhadap nelayan.

“Sudah hampir sembilan tahun sejak perda ini disahkan, tetapi persoalan kelembagaan Bendega saja belum tuntas. Ini yang sangat saya sayangkan. Bendega bukan hanya organisasi nelayan, tetapi juga bagian dari budaya dan sistem sosial masyarakat pesisir Bali yang harus dijaga keberadaannya,” ujarnya.

Supartha menegaskan pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Perda Bendega agar tujuan pembentukannya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Menurutnya, implementasi sebuah peraturan daerah tidak boleh berhenti pada aspek administrasi semata, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat kelembagaan Bendega, serta memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat pesisir.

“Perda dibuat untuk dilaksanakan dan memberi manfaat kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh amanat perda berjalan secara optimal agar keberadaannya benar-benar dirasakan oleh para nelayan dan masyarakat pesisir di Bali,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Pemuda di Kuningan, Gagahi Siswi SMA Secara Bergilir

    4 Pemuda di Kuningan, Gagahi Siswi SMA Secara Bergilir

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Pelecehan seksual kembali terjadi di Kabupaten Kuningan Jawabarat, diawal tahun ini terjadi pada siswi SMA di Kuningan, korban Melati (16) menjadi korban biadab ke 4 Pemuda yang sebelumnya korban dicekoki minuman keras disalah satu tempat Kost. Ke 4 Pemuda itu diantaranya S, SR, VM dan RTT, kejadian berawal ketika korban berkenalan dengan […]

  • Perjuangkan Visi ARUN Bela Masyarakat Tertindas, Gung De Mecaru di Villa Sanur

    Perjuangkan Visi ARUN Bela Masyarakat Tertindas, Gung De Mecaru di Villa Sanur

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Penyewa Villa A.A. Gede Agung Aryawan, S.T dikenal Gung De. menggelar “Mecaru” di villa, Jalan Danau Poso No. 79 B Sanur, Denpasar, Rabu (10/12). Upacara itu dilakukan untuk membersihkan secara niskala dan menyucikan diri, rumah, dan lingkungan sekitar. Hal itu dilakukan setelah Imigrasi melalukan penahanan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Australia […]

  • Menteri Perhubungan Menutup Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru

    Menteri Perhubungan Menutup Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Libur Natal dan Tahun Baru telah usai. Masyarakat yang berpergian antarkota, antarprovinsi, antar pulau, sebagian besar telah kembali. Berdasarkan pemetaan melalui Mobile Positioning Data operator seluler, pergerakan masyarakat secara nasional yang melakukan perjalanan di dalam dan antar provinsi pada masa liburan Nataru, 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 mencapai 94,67 juta orang. […]

  • Fast Respon Polsek Siabu Tangkap Pengedar Narkoba di Sihepeng

    Fast Respon Polsek Siabu Tangkap Pengedar Narkoba di Sihepeng

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MADINA – JarrakPos- Fast Respon atau respon cepat dari jajaran Polsek Siabu, Polres Mandailing Natal (Madina) melakukan penangkapan terhadap terduga pengedar narkoba jenis sabu di Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Selasa (11/2/2025) pukul 23.30 Wib. Operasi penangkapan itu langsung dipimpin Plh Kapolsek Siabu Ipda Rizki Anwar, SH, bersama jajaran Unit Reskrim, serta puluhan masyarakat setempat. Satu […]

  • Mantan Pemain PSMS Bersilaturahmi dengan Buka Bersama

    Mantan Pemain PSMS Bersilaturahmi dengan Buka Bersama

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Medan – Mantan pemain terus meningkatkan silaturahmi.Kemarin (29/3) mereka melakukan buka bersama di Medan Hadir 40 mantan pemain PSMS lintas angkatan seperti Tumsila, Jampi Hutauruk, Badiaraja Manurung, AR Gurning,Witya Fusen, Nirwanto, Amri Siregar, Edy Surianto, Raj Kumar, Sari Azhar Tanjung, Jaya Silen, dll. Tujuan silaturahmi, menjaga marwah PSMS selaku sosok yg pernah berjuang demi kejayaan […]

  • Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup 2025 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Kabupaten Cirebon

    Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup 2025 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM — Kejuaraan Cabang Taekwondo Bupati Cup 2025 yang digelar di GOR Ranggajati, Sumber, pada Sabtu (8/2/2025), menjadi ajang pembinaan bagi atlet muda di Kabupaten Cirebon. Kompetisi yang diikuti sekitar 200 peserta ini, diharapkan dapat melahirkan bibit unggul untuk berlaga di tingkat provinsi hingga nasional. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, saat membuka […]

expand_less