Breaking News
light_mode
Trending Tags

Made Supartha Soroti Lambannya Implementasi Perda Bendega: Mosi Tidak Percaya HNSI Harus Jadi Alarm bagi Pemerintah

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Made Supartha, menilai munculnya mosi tidak percaya dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bali merupakan sinyal serius yang harus segera direspons pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Made Supartha saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Provinsi Bali bersama DPD HNSI Bali, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, BKPSDM, dan Biro Hukum Setda Bali, Senin (27/7/2026), yang membahas surat mosi tidak percaya terhadap Kepala DKP Bali.

Menurut Supartha, lahirnya mosi tidak percaya dari organisasi nelayan menunjukkan adanya persoalan mendasar yang perlu segera diselesaikan, khususnya terkait perlindungan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir.

“Kita sangat menyayangkan sampai muncul mosi tidak percaya kepada pemerintah. Ini harus menjadi pelajaran bersama. Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan kepada nelayan dan masyarakat pesisir, sehingga persoalan seperti ini tidak terus berlarut-larut,” tegas Supartha.

Ia menyoroti implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2017 tentang Bendega yang hingga kini dinilai belum berjalan optimal. Padahal, menurutnya, perda tersebut merupakan landasan hukum penting untuk memperkuat kelembagaan Bendega sebagai bagian dari kearifan lokal Bali sekaligus memberikan perlindungan terhadap nelayan.

“Sudah hampir sembilan tahun sejak perda ini disahkan, tetapi persoalan kelembagaan Bendega saja belum tuntas. Ini yang sangat saya sayangkan. Bendega bukan hanya organisasi nelayan, tetapi juga bagian dari budaya dan sistem sosial masyarakat pesisir Bali yang harus dijaga keberadaannya,” ujarnya.

Supartha menegaskan pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Perda Bendega agar tujuan pembentukannya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Menurutnya, implementasi sebuah peraturan daerah tidak boleh berhenti pada aspek administrasi semata, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat kelembagaan Bendega, serta memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat pesisir.

“Perda dibuat untuk dilaksanakan dan memberi manfaat kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh amanat perda berjalan secara optimal agar keberadaannya benar-benar dirasakan oleh para nelayan dan masyarakat pesisir di Bali,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magelang Kota Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 2025

    Polres Magelang Kota Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 880
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Apel gelar pasukan pengamanan Idul Fitri 1446 H tahun 2025 bertempat di halaman Polres Magelang Kota dipimpin langsung oleh Walikota Magelang Damar diikuti oleh ratusan personil dari TNI, Polri, Instansi Pemerintah  Kota Magelang, dan dari unsur organisasi kemasyarakatan di Kota Magelang. Jumat( 21/03/2025). Pada kesempatan apel pengamanan Walikota Magelang didampingi Kapolres Magelang […]

  • Dorong Investasi Hijau Buat Masa Depan Pariwisata Bali , NCPI Bali Harapkan Gubernur Koster Siap Hadir dan Buka Acara BEIF 2026

    Dorong Investasi Hijau Buat Masa Depan Pariwisata Bali , NCPI Bali Harapkan Gubernur Koster Siap Hadir dan Buka Acara BEIF 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Dewan Pimpinan Wilayah Nawa Cita Pariwisata Indonesia (DPW NCPI) Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa, 10 Pebruari 2026. Pertemuan audensi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata dalam mendorong investasi berkelanjutan di Bali. Audiensi dihadiri Ketua DPW […]

  • Pungli Uji KIR, Petugas Dishub Dicopot dari Jabatanya

    Pungli Uji KIR, Petugas Dishub Dicopot dari Jabatanya

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    BEKASI,JARRAKPOS.COM – Oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi bernama Siswanto minta maaf setelah videonya yang diduga melakukan pungli beredar di masyarakat! Siswanto sebelumnya diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap seorang kakek penarik angkot yang kendaraannya telat menjalani uji kelayakan kendaraan (KIR) selama tiga hari. Video yang memperlihatkan aksi tersebut viral dan memicu reaksi keras […]

  • Agus Tera Dapat Dukungan Dari Panglima Bungsu Yudi LHMB Dumai Selatan Untuk Pimpin GRIB Jaya Kota Dumai

    Agus Tera Dapat Dukungan Dari Panglima Bungsu Yudi LHMB Dumai Selatan Untuk Pimpin GRIB Jaya Kota Dumai

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Matakompas.Com DUMAI – Panglima Bungsu Yudi dari Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Dumai Selatan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh Agus Tera agar tetap memimpin GRIB Jaya di Kota Dumai.03/04/26 Menurut Yudi, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen dan loyalitas terhadap kepemimpinan Agus Tera yang dinilai mampu menjaga arah organisasi serta memperkuat peran GRIB Jaya di […]

  • Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Bali Didorong Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan Berkelanjutan.

    Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Bali Didorong Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan Berkelanjutan.

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak boleh menggeser kecerdasan manusia maupun kecerdasan budaya. Teknologi, kata dia, harus ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat nilai, identitas, dan karakter masyarakat dalam pembangunan Bali. Penegasan tersebut disampaikan Koster saat membuka Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (TI […]

  • Koster Ajak Ribuan Kader PDI Perjuangan Tabanan Mengingat Masa Lalu, Memahami Sejarah dan Perjalanan Partai

    Koster Ajak Ribuan Kader PDI Perjuangan Tabanan Mengingat Masa Lalu, Memahami Sejarah dan Perjalanan Partai

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Selasa (24/3/2026). Pengukuhan ini dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDIP Bali […]

expand_less